Makam Panjang Trowulan : Pusat Wisata Mojokerto yang Tidak Boleh dilewatkan

- Redaksi

Saturday, 16 March 2024 - 02:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Penampakan makam panjang Trowulan
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Mojokerto mempunyai wisata yang sayang untuk dilewatkan yakni Makam Panjang Trowulan.

Hampir semua wisatawan yang berkunjung pasti akan terkesima melihat sejarah dari makam panjang Trowulan. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah orang berpendapat bahwa makam panjang Trowulan menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan saat mengunjungi Mojokerto. 

Sejarah Singkat Makam Panjang Trowulan

Situs Makam Panjang Trowulan di wilayah Trowulan, Mojokerto yang menjadi pusat Kerajaan Majapahit merupakan tempat yang masih menyimpan banyak misteri. 

Tempat ini terletak di Dusun Ungah-unggahan, Desa/Kecamatan Trowulan, dan berjarak sekitar 200 meter arah timur laut dari Kolam Segaran.

Bangunan Makam Panjang yang berada di sana cukup sederhana, hanya berupa pendapa yang dinaungi oleh pohon beringin raksasa.

Baca Juga :  Doa agar Terhindar dari Godaan Setan:Wajib Diamalkan!

Namun di dalamnya terdapat sebuah makam yang ukurannya tak lazim, berbeda dengan makam pada umumnya, makam yang satu ini mempunyai ukuran yang lebih besar yakni 5×2 meter. 

Batu nisan dengan tulisan sangsketa
Batu nisan dengan tulisan sansketa
( Dok. Istimewa)

Di situ juga terdapat sebuah batu yang mirip dengan batu nisan yang bertuliskan bahasa Sansekerta dan angka tahun 1012 Masehi serta perjalanan hidup manusia.

Menurut Juru Kunci Makam Panjang Sunoto, Makam Panjang ini bukan makam manusia, melainkan tempat bertapa Mbah Dono Puro yang dipercayai sebagai leluhur dari orang Jawa. 

Selain petilasan Mbah Dono Puro, di tempat ini juga terdapat mata air yang tak pernah kering. 

Mata air sekitar 20 meter arah barat Makam dari Panjang itu disebut warga sekitar dengan Sumber Towo. 

Baca Juga :  Perlukah Kedua Kalimat di atas Disunting? Apa Alasannya

Sesuai dengan rasa airnya yang tawar atau dalam bahasa Jawa disebut Towo.

Menurut Sunoto, banyak pengunjung yang datang ke Makam Panjang. Ada yang sekadar menghormati leluhur mereka, ada juga yang menggelar ritual untuk beragam tujuan. 

Setiap pengunjung yang ingin menggelar ritual di Makam Panjang harus lebih dulu menyucikan diri di Sumber Towo.

Terdapat empat ruangan yang airnya bersumber dari mata air yang sama, yakni sebuah ruangan khusus untuk air minum, dua ruangan khusus untuk mandi, dan satu ruangan khusus untuk berendam.

Setelah itu pengunjung dibolehkan untuk meditasi di sebuah sanggar yang berada di dalam Makam Panjang.

Perlu diketahui, tempat ini dianggap sebagai tempat bertapa leluhur oleh masyarakat sekitar. 

Baca Juga :  Jelaskan Tentang Falsafah Doraemon? Begini Makna Sesungguhnya!

Nenek moyang masyarakat Unggah-unggahan sengaja menyebut situs ini sebagai Makam Panjang untuk melindungi petilasan leluhur mereka.

Sunoto juga menambahkan, tempat ini diberi nama Makam Panjang karena dipercayai dapat menambah panjang segala sesuatu yang kurang. 

Ada yang kurang mampu ekonomi, tidak punya pekerjaan, ingin dagangan laris, mencari kesembuhan dari penyakit, atau hal lainnya yang dirasa kurang. 

Oleh karena itu, berbagai agama dan kepercayaan boleh datang ke tempat ini, karena Makam Panjang menerima semua agama dan kepercayaan.

Dengan segala keistimewaannya, Makam Panjang beserta Sumber Towo yang terletak di sekitarnya dapat menjadi tempat yang menarik untuk dipelajari serta dijadikan tempat wisata religi bagi masyarakat.

Terlebih bagi mereka yang mencari ketenangan dan kedamaian jiwa di tengah kesibukan kota.

Berita Terkait

Menurut Anda, Mengapa Membuka Akses Belajar di Era Digital Menjadi Hal yang Sangat Penting? Bagaimana Hubungannya dengan Hak Cipta yang Restriktif?
Socrates Award Itu Apa? Rahasia di Balik Penghargaan Dunia yang Bikin Penasaran!
Jangan Asal! Ternyata Ini Rahasia Cara Membuat Surat Izin Sakit Sekolah yang Baik dan Benar Beserta Contohnya
Untuk Meningkatkan Pemahaman Anda dengan Topik Materi Minggu Ini, Silakan Diskusikan Mengenai Karakteristik Pasar Monopoli dan Oligopoli dan Bagaimana Kedua Pasar Ini Memperoleh Keuntungan
Bagaimana Peran Kelompok Kerja Sebagai Komunitas Belajar Profesional dapat Membantu Membangun Budaya Refleksi, Kolaborasi, dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data
Mengapa Pemilu dapat Dikatakan Sebagai Salah Satu Bentuk Penerapan Demokrasi? Begini Penjelasannya!
Apa Permasalahan Pembelajaran yang Nyata di Kelas Anda? Berikut ini Penjelasannya!
Seorang Guru Merancang Strategi Koding untuk Muridnya Namun Menyadari Bahwa Fasilitas Komputer di Sekolah Terbatas, Langkah Apa yang Paling Tepat Dilakukan pada Tahap Desain?

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 10:02 WIB

Menurut Anda, Mengapa Membuka Akses Belajar di Era Digital Menjadi Hal yang Sangat Penting? Bagaimana Hubungannya dengan Hak Cipta yang Restriktif?

Tuesday, 27 October 2026 - 07:52 WIB

Socrates Award Itu Apa? Rahasia di Balik Penghargaan Dunia yang Bikin Penasaran!

Monday, 26 October 2026 - 10:13 WIB

Jangan Asal! Ternyata Ini Rahasia Cara Membuat Surat Izin Sakit Sekolah yang Baik dan Benar Beserta Contohnya

Sunday, 25 October 2026 - 11:00 WIB

Untuk Meningkatkan Pemahaman Anda dengan Topik Materi Minggu Ini, Silakan Diskusikan Mengenai Karakteristik Pasar Monopoli dan Oligopoli dan Bagaimana Kedua Pasar Ini Memperoleh Keuntungan

Saturday, 24 October 2026 - 14:15 WIB

Bagaimana Peran Kelompok Kerja Sebagai Komunitas Belajar Profesional dapat Membantu Membangun Budaya Refleksi, Kolaborasi, dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data

Berita Terbaru