Kecelakaan Bus Handoyo di Tol Cipali, 12 Korban Meninggal Dunia

- Redaksi

Saturday, 16 December 2023 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus Handoyo Kecelakaan, 12 Orang Meninggal-SwaraWarta.co.id (Sumber: Medcom.id)

SwaraWarta.co.id – Kecelakaan maut kembali terjadi menjelang libur akhir tahun, di mana Bus Handoyo Terguling setelah melaju tak terkendali di Tol Cipali.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi bus terguling saat hendak menikung dikarenakan kehilangan keseimbangan karena bus melaju dalam kecepatan tinggi.

Bus Handoyo dalam perjalanan akhir pekan dari Yogyakarta ke kota tujuan Bogor yang harus berakhir tragis di KM 72 Tol Cipali, Purwakarta, Jumat (15/12/2023) sore.

Bus PO Handoyo terguling, menewaskan 12 dari 21 penumpang. “Korban meninggal 12 orang, luka berat 2, dan luka ringan 7 orang,” kata Kapolres.

Dari 21 penumpang, termasuk dua sopir, satu kernet, dan 18 penumpang laki-laki, perempuan, serta anak-anak.

“Detail lebih lanjut masih dalam pemeriksaan petugas,” tekannya.

Kemarin, korban tewas dan luka dirawat di dua rumah sakit di Purwakarta, yaitu Rumah Sakit Siloam dan Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta.

Baca Juga :  Jadwal Offline BCA Terbaru 2024, Internet Banking, dan Layanan Kantor

Kombes Ibrahim Tompo, Kabid Humas Polda Jabar, menduga bahwa sopir bus kurang antisipasi, menyebabkan kendaraan oleng dan menabrak guard rail di jalan berbelok ke kiri.

Tompo menjelaskan, “Di tikungan tersebut, pengemudi diduga kurang antisipasi, sehingga kendaraan oleng tak terkendali dan menabrak guard rail. Selanjutnya, kendaraan terguling dengan roda kiri di atas badan jalan menghadap selatan,” ungkapnya.

“Meski begitu, penyebab kecelakaan masih perlu penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Proses evakuasi bus PO Handoyo yang terlibat kecelakaan di Tol Cipali, Kabupaten Purwakarta, Jumat (15/12/2023), berhasil dilakukan oleh petugas. Polisi juga memastikan bahwa sopir bus tersebut selamat.

“Total penumpang ada 21 orang, termasuk dua sopir dan satu kernet, sementara yang lain adalah penumpang. Sopir berhasil selamat dari insiden tragis ini,” ungkap Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Dadang, pada Jumat (15/12/2023).

Dadang mengungkapkan bahwa saat ini sopir bus telah diamankan oleh petugas di Mapolres Purwakarta.

Polisi terus melakukan evakuasi korban dan pendataan identitas korban.

Baca Juga :  Banjir di Kolaka Utara, Jembatan Ambruk dan 115 KK Terisolir

“Sopir sudah kami amankan dan dibawa ke Polres untuk penanganan lebih lanjut. Belum diperiksa karena masih dalam kondisi syok,” ujarnya.

Polisi terus menyelidiki kecelakaan ini. “Dugaan sementara adalah hilang kendali, kami terus melakukan pemeriksaan untuk mengkonfirmasinya,” kata Dadang.

Pengurus PO Bus Handoyo menyatakan bahwa bus itu berangkat dari Yogyakarta sekitar pukul 05.30 WIB dan berencana keluar gerbang tol untuk melakukan penurunan dan penaikan penumpang di tempat yang disebut cek boarding di sekitar Gerbang Tol Cikampek.

“Iya, memang rutenya seperti itu, keluar gerbang terlebih dahulu untuk menurunkan atau menaikkan penumpang atau barang.

Setelah itu, perjalanan untuk kemudian dilanjutkan menuju tujuan, yaitu Bogor,” ujar Sulis, Pengurus PO Handoyo wilayah Karawang, di lokasi kejadian pada Jumat (15/12/2023).

Polisi mencatat bahwa jumlah penumpang di bus adalah 22 orang, dengan dua sopir bus, satu kernet, dan sisanya penumpang.

Namun, Wadirlantas Polda Jabar AKBP Edwin Afandi menyatakan bahwa dua penumpang tersebut tidak terdaftar dalam manifes keberangkatan bus.

Baca Juga :  Ismail Haniyeh, Petinggi Hamas Meningal dunia, Diduga diserang Israel

“Saat ini, kami sedang melakukan pendataan terhadap penumpang yang jumlahnya 22 itu dan mengumpulkan informasi. Sementara itu, kami masih mencocokkan kartu tanda pengenal dengan keterangan penumpang yang masih hidup. Kedua penumpang tersebut sebenarnya tidak terdaftar dalam tiket,” ungkap Wadirlantas Polda Jabar AKBP Edwin Afandi di rumah sakit pada Jumat (15/12/2023).

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap korban yang selamat, diketahui bahwa bus melaju dari arah Cirebon dan hendak keluar di Gerbang Tol Cikampek, Purwakarta. Saat melewati tikungan, bus masih berjalan dengan kecepatan tinggi.

“Untuk sementara ini, data menunjukkan bahwa sopir memiliki SIM B2 umum.

Informasi dari penumpang yang kami terima mengindikasikan bahwa sebelum memasuki tikungan, kecepatan bus masih tinggi, dan di lokasi kejadian, kami menemukan jejak rem,” ungkapnya.

Sampai saat ini sopir masih dimintai keterangan untuk mengetahui kejadian pastinya insiden kecelakaan ini.***

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru