Sempat Hilang, Mahasiswa IPB Ditemukan Meninggal di Pulau Sempu

- Redaksi

Friday, 29 December 2023 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah Dinyatakan Hilang, Mahasiswa IPB Ditemukan Meninggal di Pulau Sempu-SwaraWarta.co.id (Sumber: Detik)

SwaraWarta.co.id – Diberitakan bahwa Galang Edhi Swasono, seorang mahasiswa berusia 20 tahun dari Institut Pertanian Bogor (IPB), mengalami kejadian tragis ketika ditemukan meninggal dunia di Pulau Sempu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi dari Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi, mayat Galang ditemukan oleh seorang nelayan di Teluk Semut sekitar pukul 07.30 WIB.

Proses evakuasi berjalan dengan lancar, dan jenazah Galang berhasil dievakuasi ke Pantai Sendangbiru sekitar pukul 07.50 WIB.

Selanjutnya, jenazah tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syaiful Anwar Kota Malang untuk ditangani lebih lanjut oleh petugas yang berwenang sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga.

Galang Edhi Swasono hilang pada tanggal 27 Desember 2023, di Blok Telaga Lele, kawasan Pulau Sempu.

Sebagai mahasiswa jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata IPB, Galang sedang melakukan penelitian di Pulau Sempu.

Baca Juga :  2.803 Warga Binaan di NTB Dapat Remisi Nyepi dan Idul Fitri, 5 Orang Langsung Bebas

Ia meninggalkan rombongan pada pukul 09.00 WIB dan seharusnya kembali bersama rombongan penelitian pada pukul 11.00 WIB.

Namun, hingga pukul 11.30 WIB, Galang Edhi tidak muncul.

Pencarian dimulai setelah tim peneliti di Pulau Sempu memutuskan untuk mencari Galang yang tidak kembali sesuai jadwal.

Meskipun upaya pencarian dilakukan sejak malam hari, Galang tidak ditemukan hingga pukul 23.00 WIB. Kejadian ini kemudian dilaporkan pada tanggal 28 Desember 2023.

Pulau Sempu, yang terletak di wilayah Malang selatan, Jawa Timur, merupakan kawasan suaka alam dan memiliki status cagar alam sejak tahun 1928.

Administratifnya berada di Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Pulau Sempu dianggap sebagai cagar alam karena keunikan alam dan kekayaan hayati yang dimilikinya.

Dalam proses pencarian korban yang dilaporkan hilang, tim SAR gabungan melakukan pencarian di perairan laut sekitar Pulau Sempu menggunakan perahu jukung Basarnas dan perahu nelayan setempat.

Secara bersamaan, tim pencarian darat menyisir sekitar telaga Lele di Pulau Sempu.

Baca Juga :  Saung Angklung Udjo: Wisata Budaya yang Wajib Dikunjungi di Bandung!

Informasi mengenai kejadian hilangnya Galang juga disebarkan kepada nelayan yang beraktivitas di sekitar Pulau Sempu, dengan harapan dapat mempercepat proses evakuasi.

Pulau Sempu, selain dikenal sebagai cagar alam, juga memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan yang tinggi.

Menurut data Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur tahun 2009, terdapat 314 jenis tumbuhan di pulau tersebut.

Pulau yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia ini menjadi destinasi penelitian dan konservasi alam yang penting.

Kepulauan seringkali menjadi tempat eksplorasi ilmiah bagi para peneliti, seperti yang dilakukan oleh Galang Edhi Swasono.

Namun, kejadian ini juga mengingatkan kita akan risiko dan tantangan yang dapat dihadapi di lingkungan alam yang belum sepenuhnya terjamah.

Pencarian Galang tidak hanya melibatkan tim SAR laut, tetapi juga tim darat yang menyisir area sekitar telaga Lele.

Kondisi geografis Pulau Sempu, yang terletak di wilayah Malang selatan dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia, menambah kompleksitas dalam upaya pencarian.

Selain itu, statusnya sebagai kawasan suaka alam menjadikan pulau ini memiliki kebijakan khusus terkait konservasi alam dan penelitian.

Baca Juga :  Jakarta X Beauty 2024: Surga Kecantikan untuk Semua, Tanpa Batas Gender dan Usia

Kehilangan seorang mahasiswa seperti Galang Edhi Swasono bukan hanya duka bagi keluarga dan teman-temannya, tetapi juga bagi komunitas akademis dan pecinta alam.

Kepergiannya menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam setiap ekspedisi penelitian, serta perlunya kewaspadaan ekstra di lingkungan alam yang mungkin memiliki tantangan tak terduga.

Pulau Sempu, dengan kekayaan alam dan keanekaragaman hayatinya, menjadi aset berharga bagi konservasi dan penelitian ilmiah.

Penetapan sebagai cagar alam sejak 1928 adalah langkah penting dalam menjaga ekosistemnya.

Semoga kejadian ini dapat menjadi momentum untuk lebih memperhatikan protokol keamanan dalam setiap kegiatan penelitian di alam terbuka, sehingga risiko kehilangan semacam ini dapat diminimalkan.

Kepergian Galang Edhi Swasono mengingatkan kita akan fragilitas manusia di tengah keindahan alam.

Semoga keluarga dan teman-temannya dapat menemukan kekuatan dan dukungan satu sama lain dalam menghadapi kehilangan ini.

Selamat jalan, Galang Edhi Swasono. Semoga kedamaian menyertaimu di perjalanan selanjutnya.***

Berita Terkait

Apakah CPNS 2026 Sudah Dibuka? Ini Fakta dan Informasi Resmi Terbaru
Kapan Pengumuman PPPK Sekolah Rakyat 2026? Cek Jadwal Lengkap dan Cara Melihat Hasil Seleksinya!
Apakah Harga Pertamax Akan Turun? Begini Sinyal dari Pemerintah
Viral! Garasi Mewah Berdiri di Atas Trotoar Bandung Dibongkar Satpol PP, Pemiliknya Ternyata Ketua RW
Viral di Media Sosial, Kasus Penganiayaan ART WNI di Malaysia Kembali Jadi Sorotan
Pegadaian Buka Jam Berapa? Berikut Ini Jadwal Jam Operasionalnya!
Apakah Oliver Tree Meninggal? Simak Fakta dan Kronologi Resminya
Jangan Lewatkan! Ini Syarat Perpanjang SIM Terbaru yang Wajib Dipahami

Berita Terkait

Thursday, 18 June 2026 - 10:10 WIB

Apakah CPNS 2026 Sudah Dibuka? Ini Fakta dan Informasi Resmi Terbaru

Wednesday, 17 June 2026 - 15:05 WIB

Kapan Pengumuman PPPK Sekolah Rakyat 2026? Cek Jadwal Lengkap dan Cara Melihat Hasil Seleksinya!

Wednesday, 17 June 2026 - 08:52 WIB

Viral! Garasi Mewah Berdiri di Atas Trotoar Bandung Dibongkar Satpol PP, Pemiliknya Ternyata Ketua RW

Monday, 15 June 2026 - 15:36 WIB

Viral di Media Sosial, Kasus Penganiayaan ART WNI di Malaysia Kembali Jadi Sorotan

Monday, 15 June 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Buka Jam Berapa? Berikut Ini Jadwal Jam Operasionalnya!

Berita Terbaru