Tiket Kereta Cepat Whoosh Jadi Mulai Rp. 150.000, Sepi Peminatkah?

- Redaksi

Monday, 29 January 2024 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiket KCIC Whoosh Jadi Mulai Rp. 150.000-SwaraWarta.co.id (Sumber: Youtube)

SwaraWarta.co.id – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah mengumumkan penerapan skema tarif dinamis untuk tiket Kereta Cepat WHOOSH, dengan harga mulai dari Rp150.000.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemberlakuan harga baru ini, yang akan berlaku mulai 3 Februari 2024, dijelaskan oleh General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa.

Menurutnya, skema tarif dinamis memberikan fleksibilitas kepada penumpang untuk membeli tiket dengan harga yang lebih hemat saat melakukan perjalanan pada waktu tertentu.

Eva Chairunisa menjelaskan bahwa faktor-faktor tertentu mempengaruhi tarif dinamis ini.

Jam perjalanan, baik itu saat jam sibuk (peak hour) atau jam non-sibuk (off peak hour), momen liburan (high season) atau non-liburan (low season), serta hari kerja atau akhir pekan, semuanya memainkan peran dalam menentukan harga tiket.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Dibekuk Irak 0-2 di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Dengan skema ini, penumpang memiliki opsi untuk memilih tarif yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan daya belinya.

Eva mengatakan bahwa melalui penerapan skema dynamic pricing, penumpang bisa membeli tiket kereta cepat dengan harga yang lebih hemat dibanding bila melakukan perjalanan di waktu tertentu.

Penting untuk dicatat bahwa penerapan tarif dinamis ini bertujuan untuk memberikan penawaran yang lebih beragam kepada penumpang.

Eva menyatakan bahwa penumpang akan diberi alternatif perjalanan dengan tarif yang berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Eva juga menyoroti beberapa faktor yang memengaruhi skema tarif dinamis tersebut.

Pada jam sibuk atau musim liburan, tarif yang ditawarkan akan cenderung lebih tinggi, sedangkan pada jam non-sibuk atau musim tidak liburan, penumpang dapat menikmati tarif yang lebih terjangkau.

Baca Juga :  Heboh, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Diduga Adopsi Bayi Perempuan

Hal ini memberikan kemudahan bagi mereka yang memiliki fleksibilitas dalam jadwal perjalanan untuk memilih waktu yang lebih ekonomis.

Selain itu, Eva Chairunisa menekankan bahwa penerapan dynamic pricing ini akan terus dipantau dan dievaluasi agar tetap sesuai dengan kebutuhan penumpang dan operasional WHOOSH.

Pihak KCIC berkomitmen untuk terus meningkatkan pengalaman perjalanan penumpang dan menjaga keseimbangan antara penawaran layanan berkualitas dan keberlanjutan operasional.

Sebelumnya, Direktur Utama PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, turut angkat bicara mengenai isu sepi penumpang yang dialami oleh Kereta Cepat WHOOSH.

Meskipun tingkat okupansi masih di atas 60%, Dwiyana mengakui bahwa rata-rata penumpang harian saat ini mengalami penurunan sekitar 14.000 hingga 16.000 orang dari periode liburan Natal dan Tahun Baru yang mencapai sekitar 21.000 orang per hari.

Baca Juga :  Termasuk Satwa Dilindungi, Burung Cendrawasih Simpan Sejumlah Fakta Menarik

Dwiyana menilai penurunan ini sebagai hal yang wajar, mengingat adanya dinamika pergerakan penumpang selama masa peak season seperti libur Nataru dan periode normal.

Hal ini pastinya ada dinamika seperti itu. Sejak Desember lalu penumpang naik terus sampai sekitar 21.000 orang kemudian sekarang turun ke kisaran 16.000 penumpang.

Dalam konteks ini, penerapan skema tarif dinamis diharapkan dapat memberikan stimulus positif terhadap jumlah penumpang dengan memberikan opsi tarif yang lebih terjangkau pada periode non-peak.

Melalui evaluasi yang berkelanjutan, KCIC berupaya menjaga keseimbangan antara layanan yang berkualitas dan keberlanjutan operasionalnya.

Artinya, mereka terus beradaptasi dengan dinamika pergerakan penumpang dan mengoptimalkan kebijakan tarif untuk mengakomodasi kebutuhan beragam dari para pelanggan mereka.***

Berita Terkait

Hotman Paris Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Siap Hadapi Kasus Besar!
Apakah Benar Oki Lukman Meninggal Dunia? Fakta atau Hoaks!
Kapan Musim Hujan 2026 Tiba? Intip Bocoran Jadwal dan Persiapannya di Sini!
Dapur MBG Kembali Ngebul Usai Libur Panjang, Harga Pangan Mulai Merangkak Naik!
Kapan Pendaftaran IPDN 2026 Dibuka? Cek Jadwal dan Syarat Terbaru Di Sini!
Mengapa Pom Bensin Sering Kosong? Ini 5 Penyebab BBM Langka yang Jarang Disadari!
Menuju 17 Agustus 2026: HUT RI Tahun 2026 yang Ke Berapa? Yuk, Cek Faktanya!
Viral! Kopdes Merah Putih Kucurkan Rp1,8 Triliun untuk Pengadaan Kipas Angin: Urgensi atau Pemborosan?

Berita Terkait

Saturday, 18 July 2026 - 10:13 WIB

Hotman Paris Jadi Pengacara Febrie Adriansyah, Siap Hadapi Kasus Besar!

Saturday, 18 July 2026 - 09:53 WIB

Apakah Benar Oki Lukman Meninggal Dunia? Fakta atau Hoaks!

Thursday, 16 July 2026 - 14:45 WIB

Kapan Musim Hujan 2026 Tiba? Intip Bocoran Jadwal dan Persiapannya di Sini!

Wednesday, 15 July 2026 - 15:17 WIB

Dapur MBG Kembali Ngebul Usai Libur Panjang, Harga Pangan Mulai Merangkak Naik!

Tuesday, 14 July 2026 - 16:12 WIB

Kapan Pendaftaran IPDN 2026 Dibuka? Cek Jadwal dan Syarat Terbaru Di Sini!

Berita Terbaru

Prediksi Skor Spanyol vs Argentina

Olahraga

Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026

Saturday, 18 Jul 2026 - 11:21 WIB

Apakah Benar Oki Lukman Meninggal Dunia

Berita

Apakah Benar Oki Lukman Meninggal Dunia? Fakta atau Hoaks!

Saturday, 18 Jul 2026 - 09:53 WIB