Update Berita Tabrakan Kereta Api Cicalengka: Dua Korban Luka Masih Dirawat

- Redaksi

Saturday, 6 January 2024 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah Satu Korban Luka Tabrakan Kereta Cicalengka-SwaraWarta.co.id (Sumber: Liputan6)

SwaraWarta.co.id – Dari evakuasi insiden kecelakaan kereta api di Cicalengka, Kabupaten Bandung, untuk saat ini jalur sudah bisa dilalui.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, mengonfirmasi bahwa dua korban luka masih dirawat di rumah sakit.

Salah satunya adalah seorang ibu yang baru melahirkan dengan luka memar di kepala.

KAI bertanggung jawab atas seluruh biaya pengobatannya, termasuk CT Scan untuk menilai dampak kecelakaan.

Seorang ibu hamil delapan bulan, korban lainnya, akan dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan intensif.

KAI menjamin semua biaya pengobatan dan pemindahan ke rumah sakit yang lebih sesuai.

Baca Juga :  Egianus Kogoya: Tetap Lanjutkan Perlawanan Meski Klaim Lepaskan Pilot Philip Mehrtens atas Dasar Kemanusiaan

Kejadian tragis ini melibatkan tabrakan antara Kereta Api Turangga dan Kereta Api Commuter Line Bandung Raya pada petak jalan antara Stasiun Haurpugur dan Stasiun Cicalengka.

PT KAI melaporkan empat korban meninggal, termasuk masinis, asisten masinis pramugara, dan Polsuska yang bertugas di kereta.

Selain itu, 33 orang luka-luka dan dilarikan ke empat rumah sakit terdekat. Evakuasi dua kereta dilakukan dengan berhasil pada Sabtu dini hari dan diumumkan aman oleh tim Jalan dan Jembatan Daop 2 Bandung pada pukul 06.30 WIB.

KAI mencatat bahwa sejumlah perjalanan kereta di Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung harus direkayasa, diputar, atau dibatalkan sebagai dampak kecelakaan ini.

Jalur kereta berhasil dinormalisasi dan diuji coba pada pukul 07.28 WIB dengan kecepatan terbatas 5 km/jam.

Baca Juga :  PKB Magelang Usung Edi Cahyana Sebagai Calon Bupati

Kecelakaan ini mengejutkan banyak pihak dan memicu respons cepat dari PT KAI untuk menangani konsekuensinya.

Tanggung jawab penuh diambil terkait perawatan korban, evakuasi, dan normalisasi jalur.

Keadaan telah dinyatakan aman, tetapi dampaknya terhadap perjalanan kereta api di Daop 2 Bandung tetap dirasakan.

Ketidaknyamanan dan ketakutan yang dialami penumpang serta keluarga korban menjadi perhatian utama.

Kita berharap langkah-langkah tanggap dari PT KAI dapat memberikan bantuan dan kepastian bagi mereka yang terkena dampak.

Keamanan dan keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam sistem transportasi.

Sementara kita berduka atas korban yang meninggal dan mendoakan kesembuhan bagi yang terluka, penting bagi pihak terkait untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terkait penyebab kecelakaan ini.

Baca Juga :  Jadi Sasaran Roasting Kiky Saputri, Anies Baswedan Buka Suara

Hal ini penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan dan meningkatkan standar keamanan dalam layanan kereta api.

Kita berharap semua pihak dapat bersatu dalam mendukung keluarga korban dan berkontribusi dalam meningkatkan keamanan transportasi publik.

Semoga tindakan responsif dari PT KAI dan pihak berwenang setempat dapat membantu meredakan dampak tragis ini dan memastikan perlindungan yang lebih baik bagi penumpang di masa mendatang.***

Berita Terkait

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya
Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan
Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI
BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP 2026 untuk Cetak Talenta Unggul
Iran Deklarasi Siap Perang Hadapi Amerika Serikat: Analisis Ketegangan yang Memanas

Berita Terkait

Thursday, 22 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional

Wednesday, 21 January 2026 - 11:35 WIB

VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Wednesday, 21 January 2026 - 10:11 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan

Monday, 19 January 2026 - 15:31 WIB

Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI

Monday, 19 January 2026 - 10:20 WIB

BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan

Berita Terbaru

Apa Ciri Khas dari Gotong Royong

Pendidikan

Mengenal Budaya Luhur Bangsa: Apa Ciri Khas dari Gotong Royong?

Friday, 23 Jan 2026 - 10:08 WIB

Cara Ganti Nama di Google Meet

Teknologi

Cara Ganti Nama di Google Meet dengan Mudah dan Cepat

Friday, 23 Jan 2026 - 10:01 WIB

 Cara Menghadapi Krisis Dunia

Ekonomi

4 Strategi Tepat Cara Menghadapi Krisis Dunia

Friday, 23 Jan 2026 - 09:52 WIB