Viral Aksi Pengemis ‘aa kasian aa’ Ternyata Ini Fakta Sebenarnya

- Redaksi

Wednesday, 17 January 2024 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aksi viral pengemis ‘ ada Kasian aa’
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Satpol PP Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, menelusuri video viral di media sosial tentang seorang wanita yang mengemis di sebuah lokasi wisata di Bogor. 

Dalam video tersebut terlihat seorang wanita yang sedang mengemis sambil menyodorkan baskom kepada pengendara yang melintas sambil mengucapkan ‘Aa, kasihan, Aa

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teh, kasihan’. Dalam percakapan dengan seorang pria yang mencoba berkomunikasi dengan wanita tersebut, wanita tersebut mengaku mengalami kekerasan seperti dimarahi suami, dipukul kepala, dan ditendang pada bagian kaki. 

“Dimarahin suami, dipukul kepala, yang ini kaki ditajongin (ditendang)” kata wanita itu alam video viral.

Novita Nurmalia, anggota Satpol PP Kecamatan Pamijahan, mengonfirmasi bahwa seorang wanita sedang mengemis di lokasi wisata dan dikenali sebagai Baldiah (55) atau Ibu Mbal, yang berasal dari Ciasihan, Pamijahan. 

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Aturan Khusus untuk Lindungi Anak di Dunia Siber

“Kalau kejadian dia ngemis-ngemis, itu memang benar,” kata Novita saat dimintai konfirmasi.

Dia menjelaskan video tersebut menjadi viral karena narasi yang menyebutkan Baldiah sebagai korban kekerasan. 

Namun, setelah Satpol PP mengecek dengan keluarga Baldiah, mereka memberikan penjelasan bahwa tidak ada kejadian KDRT yang terjadi. 

“Itu kan di video viralnya ada kata-kata yang istilahnya dia (korban KDRT) sama suaminyalah istilahnya. Faktanya sih kemarin sudah ditanyain (ke pihak keluarga), ternyata tidak ada (KDRT),” ucapnya.

Novita menyatakan bahwa Baldiah sering terlihat mengemis di lokasi wisata pada Sabtu dan Minggu. 

Baldiah juga pernah diangkut ke kantor Kecamatan dan diserahkan ke keluarga dengan harapan dia tidak akan kembali mengemis. 

“Kalau kemarin memang sama Pol PP dijemput dari TKP, karena kan dulu Pol PP sering tuh kasih tahu ngelarang Ibu Mbal itu ngemis, sering ditemui, tapi ya susah ya, balik lagi, balik lagi,” kata Novita

Baca Juga :  Teknologi Terbaru dalam Dunia Pisau: Inovasi yang Mengubah Cara Kita Memandangnya

Dia menjelaskan bahwa Baldiah memiliki suami dan seorang anak yang masih bersekolah di SD. 

Suami Baldiah tidak memiliki pekerjaan dan juga memiliki keterbatasan tunarungu dan tunawicara. 

“Memang itu suaminya kan punya keterbatasan juga, dia (suami) kan tunarungu dan tunawicara. Jadi mungkin kalau manggil istrinya itu dengan isyarat, dengan tepukan (pukulan ringan) atau apa gitu, kan, mungkin disangkanya dia itu mukul, jadi karena ada keterbatasan juga suaminya,” ujar Novita

Novita juga menjelaskan bahwa Baldiah mengalami keterbatasan mental. Keluarganya juga sudah melarang Baldiah untuk mengemis, namun dia tidak menurutinya. 

“Nah si ibu ini (Baldiah) punya keterbatasan juga. Keterbatasan mental, jadi kurang nyambung gitu kalau ngobrol,” ujarnya.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Tumbang Usai Laga dengan Australia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, Netizen: Kangen STY

Kepala Desa Ciasihan, Lilih, juga menepis narasi bahwa Baldiah mengalami KDRT dan mengungkapkan bahwa Baldiah dan suaminya sama-sama mengalami keterbatasan. 

“Tidak benar itu. Bukan KDRT. Ibu Baldiah itu memang kurang normal, suka ngemis di Gunung Bunder kalau hari Sabtu-Ahad. Iya (dia tulang punggung keluarga). Suaminya memang kurang normal juga, selain dari tunarungu dan tunawicara.,” kata Lilih.

Keluarga Baldiah menjaga dia dari mengemis dan menjadi salah satu penerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

“Ada anaknya masih sekolah di SD. Ngemis itu emang alasannya untuk ngebiayain anak sekolah. Sekarang tidak (mengemis). Insyaallah, kalau dari pemerintahan, dapat PKH, BNPT, KIP, dan beras,” kata Lilih.

Berita Terkait

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal
JCO Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Tips Berburu Donat Warm & Fresh!
Cara Cek PIP di Kemdikbud go.id Terbaru September 2026
Penyebab dan Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan
Kapan TKA SMA 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap yang Perlu Diketahui

Berita Terkait

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Saturday, 5 September 2026 - 10:14 WIB

Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya

Friday, 4 September 2026 - 14:56 WIB

Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Friday, 4 September 2026 - 09:31 WIB

JCO Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Lengkap dan Tips Berburu Donat Warm & Fresh!

Thursday, 3 September 2026 - 09:38 WIB

Cara Cek PIP di Kemdikbud go.id Terbaru September 2026

Berita Terbaru

Apa Isi Tri Darma Perguruan Tinggi

Pendidikan

Apa Isi Tri Darma Perguruan Tinggi? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Saturday, 5 Sep 2026 - 14:40 WIB

Penyebab Utama Tekanan Darah

Kesehatan

Tensi Rendah Kenapa Bisa Terjadi pada Tubuhmu?

Saturday, 5 Sep 2026 - 14:29 WIB