Apa Itu Kalimat Majemuk? Jenis, Ciri-ciri, dan Contoh Lengkap

- Redaksi

Thursday, 9 October 2025 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa Itu Kalimat Majemuk

Apa Itu Kalimat Majemuk

SwaraWarta.co.id – Mempelajari sebuah tata bahasa Bahasa Indonesia tak lengkap rasanya tanpa memahami apa itu kalimat majemuk.

Kalimat ini adalah salah satu struktur kalimat dasar yang sering digunakan dalam komunikasi sehari-hari maupun tulisan formal.

Definisi Kalimat Majemuk

Secara sederhana, kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua atau lebih klausa independen (klausa yang dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal) atau gabungan klausa independen dan klausa dependen (klausa yang tidak dapat berdiri sendiri).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penting untuk diingat bahwa klausa-klausa ini dihubungkan oleh kata penghubung yang disebut konjungsi. Kalimat majemuk memungkinkan penulis atau pembicara untuk menyampaikan ide yang lebih kompleks dan menghubungkan berbagai informasi atau gagasan dalam satu kesatuan.

Baca Juga :  Keutamaan Doa Nabi Yunus Bila Sering Diamalkan

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk

Ada beberapa jenis utama kalimat majemuk yang perlu Anda ketahui:

  1. Kalimat Majemuk Setara (Koordinatif)

Jenis ini menghubungkan dua atau lebih klausa yang kedudukannya setara atau sederajat. Konjungsi yang digunakan antara lain: dan, atau, tetapi, sedangkan, lalu.

  • Contoh: Ibu memasak di dapur, dan Ayah mencuci mobil di halaman.
  1. Kalimat Majemuk Bertingkat (Subordinatif)

Jenis ini menghubungkan dua klausa yang kedudukannya tidak setara. Ada induk kalimat (klausa utama yang bisa berdiri sendiri) dan anak kalimat (klausa yang bergantung pada induk kalimat). Konjungsi yang sering dipakai: karena, meskipun, bahwa, ketika, jika.

  • Contoh: Dia tidak datang ke pesta karena hujan turun sangat deras.
  1. Kalimat Majemuk Campuran
Baca Juga :  Apa Arti Keku-Keku? Mengenal Istilah Unik yang Tengah Populer

Jenis ini merupakan gabungan dari kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Kalimat ini memiliki minimal tiga klausa dalam satu kesatuan.

  • Contoh: Dia sedang membaca buku, sedangkan adiknya bermain game ketika ibu pulang dari pasar.

Ciri-Ciri Utama Kalimat Majemuk

Untuk membedakan kalimat majemuk dari kalimat tunggal, perhatikan ciri-ciri berikut:

  1. Memiliki Lebih dari Satu Subjek dan Predikat: Setiap klausa, baik yang setara maupun yang bertingkat, memiliki pasangan subjek dan predikatnya sendiri.
  2. Menggunakan Konjungsi: Selalu menggunakan kata penghubung yang sesuai untuk menggabungkan klausa-klausa.
  3. Menyampaikan Gagasan Kompleks: Struktur ini dirancang untuk memperluas informasi atau menunjukkan hubungan sebab-akibat, waktu, pilihan, atau pertentangan.

Memahami kalimat majemuk akan sangat membantu Anda dalam menyusun tulisan yang lebih padu, informatif, dan jelas, meningkatkan kualitas komunikasi Anda secara keseluruhan. Selamat mencoba!

Berita Terkait

JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan
Mengapa Sriwijaya Disebut Kedatuan Bukan Kerajaan? Simak Penjelasannya Berikut Ini!
130.000 Won Berapa Rupiah? Simak Kurs Won Korea Terbaru Hari Ini
Apa Faktor Utama yang Menyebabkan Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun 2026? Mari Kita Bahas!
BAGAIMANA PERKEMBANGAN MEDIA SOSIAL SEJAK AWAL KEMUNCULAN HINGGA SAAT INI? SIMAK PEMBAHASANNYA BERIKUT INI!
Mengapa Urban Farming Cocok Sebagai Awal Karier Green Jobs Bagi Milenial Kota? Begini Penjelasannya!
Mengapa Kalian Harus Memiliki Jiwa Toleran Terhadap Orang Lain? Begini Alasannya!
Mengapa Manusia Bisa Tergelincir ke Tempat yang Serendah-rendahnya? Berikut Penjelasannya!

Berita Terkait

Friday, 20 February 2026 - 21:04 WIB

JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan

Friday, 20 February 2026 - 09:42 WIB

Mengapa Sriwijaya Disebut Kedatuan Bukan Kerajaan? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Thursday, 19 February 2026 - 15:10 WIB

130.000 Won Berapa Rupiah? Simak Kurs Won Korea Terbaru Hari Ini

Thursday, 19 February 2026 - 15:03 WIB

Apa Faktor Utama yang Menyebabkan Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun 2026? Mari Kita Bahas!

Sunday, 15 February 2026 - 11:49 WIB

BAGAIMANA PERKEMBANGAN MEDIA SOSIAL SEJAK AWAL KEMUNCULAN HINGGA SAAT INI? SIMAK PEMBAHASANNYA BERIKUT INI!

Berita Terbaru