Ketua KPPS di Jakarta Utara Meninggal Dunia Usai Bertugas, Sempat Mengeluh Sakit dan Minta Pulang

- Redaksi

Thursday, 15 February 2024 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, didampingi oleh Dandim 0502/JU Kolonel Kav Tofan Tri Anggoro dan Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Utara Iyan Sofian Hadi
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Seorang ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 70, Koja, Jakarta Utara, meninggal dunia setelah bertugas. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban diketahui sempat mengeluh sakit saat proses penghitungan suara dan pingsan setelah sampai di rumahnya. 

Kapolsek Koja, Kompol M Syahroni, mengatakan korban bernama Iyos Rusli (50). Saat proses pemungutan suara, korban sempat mengeluh sakit dan meminta untuk pulang pada Rabu (14/2/2024). 

“Iyos Rusli sedang melaksanakan tugas sebagai KPPS di TPS 70 dan sedang membacakan dan menghitung surat suara. Tiba-tiba merasakan tidak enak badan dan pamit pulang,” kata Syahroni, Kamis (15/2).

Baca Juga :  Kemlu Berhasil Pulangkan 400 WNI Korban Penipuan Daring dari Myanmar

Sesampai di rumahnya, korban tiba-tiba pingsan dan saat diperiksa, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia

Pihak keluarga mengatakan korban memiliki riwayat penyakit diabetes. 

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban dan info yang telah didapatkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit diabetes,” ujarnya.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, didampingi oleh Dandim 0502/JU Kolonel Kav Tofan Tri Anggoro dan Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Utara Iyan Sofian Hadi, melayat ke rumah duka pada pagi hari.

“Kami datang untuk melayat bapak Yos Rusli yang meninggal karena kelelahan semalam,” kata Gidion.

Gidion menyampaikan duka mendalam kepada keluarga atas meninggalnya korban setelah bertugas sebagai ketua KPPS.

Baca Juga :  Terungkap! Penyebab Penundaan Pengangkatan CPNS dan PPPK 2024

“Menyampaikan duka mendalam untuk keluarga yang ditinggalkan oleh almarhum. Memberikan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Berita Terkait

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya

Berita Terkait

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Berita Terbaru