Buah Senna untuk Cuci Usus? Ternyata Ada Juga Manfaat Lainnya Loh!

- Redaksi

Wednesday, 27 March 2024 - 03:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Buah Senna
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Buah Senna untuk cuci usus sering dimanfaatkan oleh sejumlah kalangan masyarakat. 

Buah Senna untuk cuci usus tergolong pengobatan secara alami sehingga cukup direkomendasikan. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun pengonsumsian buah Senna untuk cuci usus harus berdasarkan resep atau saran dokter

Manfaat Lain Buah Senna untuk Cuci Usus 

Manfaat daun senna untuk kesehatan pencernaan sangat banyak. Berikut ini beberapa diantaranya:

1. Melancarkan BAB

Ekstrak daun senna terbukti bersifat laksatif dan dapat membuat pembuangan sampah pencernaan menjadi lebih lancar sehingga mengurangi gejala sembelit atau konstipasi.

Bab terasa lancar
Bab terasa lancar
( Dok. Istimewa

Ekstrak daun senna membantu memadatkan feses sehingga lebih mudah keluar dari usus besar. 

Baca Juga :  Peringatan dari BPOM RI: Hindari Es Teh Manis dengan Ciri-ciri Ini

2.Menjaga Kesehatan Mikrobiota Usus

Daun senna kaya akan senyawa flavonoid yang bersifat antioksidan dan baik untuk kesehatan usus.

Membersihkan usus
Membersihkan usus
( Dok. Istimewa

Senyawa ini juga dapat menjaga keseimbangan mikrobiota usus sehingga bakteri baik usus dapat melawan bakteri berbahaya. 

3 Memperkuat Lapisan Pelindung Usus

Ketika radang usus muncul, lapisan pelindung usus rentan terinfeksi patogen berbahaya. 

Dengan kandungan flavonoidnya, daun senna dapat membantu mengurangi senyawa yang memicu reaksi peradangan di saluran pencernaan, terutama di lapisan dinding usus. 

4 Mengurangi Gejala Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS)

Sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS) terjadi karena masalah pada usus besar, seperti gangguan kontraksi otot usus. 

Baca Juga :  Kenapa Perut Bagian Bawah Sakit? Kenali Berbagai Penyebab dan Gejalanya

Kandungan aktif dalam daun senna membantu mengatasi konstipasi yang disebabkan oleh IBS. 

5 Meredakan Gejala Ambeien

Daun senna dapat membantu mengurangi gejala terkait ambeien karena membantu melancarkan pencernaan. 

Meredakan ambien
Meredakan ambien
( Dok. Istimewa)

Daun Senna yang tidak segera diatasi membuat Anda mengejan lebih keras untuk mengeluarkan feses. 

Oleh karena itu, bantalan anus keluar dari posisi semula. Ambeien juga membuat feses kering dan keras sehingga membuat otot rektum dan anus terluka dan berdarah. 

Konsumsi ekstrak daun senna mampu mengurangi sembelit sehingga risiko BAB berdarah dan bantalan anus berpindah pun berkurang.

Berita Terkait

Kenapa Perut Bagian Bawah Sakit? Kenali Berbagai Penyebab dan Gejalanya
Apakah HIV Bisa Sembuh? Memahami Fakta Medis dan Harapan Baru
Apakah Ibu Menyusui Boleh Makan Durian? Mitos vs Fakta yang Busui Wajib Tahu
Kenapa Ada Benjolan di Ketiak? Penyebab Umum dan Kapan Harus Waspada
7 Cara Meredakan Nyeri Haid secara Alami dan Ampuh
Berapa Lama Sebelum Konsepsi Sebaiknya Calon Ibu Mulai Mengonsumsi Asam Folat?
Cara Menghitung Gerakan Janin yang Perlu Ibu Hamil Wajib Tahu
Apakah Scaling Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan? Simak Syarat dan Prosedurnya!

Berita Terkait

Monday, 5 January 2026 - 17:19 WIB

Kenapa Perut Bagian Bawah Sakit? Kenali Berbagai Penyebab dan Gejalanya

Saturday, 3 January 2026 - 15:45 WIB

Apakah HIV Bisa Sembuh? Memahami Fakta Medis dan Harapan Baru

Thursday, 1 January 2026 - 15:29 WIB

Apakah Ibu Menyusui Boleh Makan Durian? Mitos vs Fakta yang Busui Wajib Tahu

Tuesday, 30 December 2025 - 14:36 WIB

Kenapa Ada Benjolan di Ketiak? Penyebab Umum dan Kapan Harus Waspada

Thursday, 18 December 2025 - 15:55 WIB

7 Cara Meredakan Nyeri Haid secara Alami dan Ampuh

Berita Terbaru

Cara Buat SKCK Secara Online

Berita

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Wednesday, 7 Jan 2026 - 14:07 WIB

Langkah-Langkah Cara Mendapatkan Akun SIMPKB

Pendidikan

3 Cara Mendapatkan Akun SIMPKB untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Wednesday, 7 Jan 2026 - 07:00 WIB