Eks Bupati Ponorogo Gagal Masuk Senayan, Begini Kabarnya

- Redaksi

Friday, 15 March 2024 - 03:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Bupati Ponorogo dan istrinya 
( Dok. Istimewa)


SwaraWarta.co.id
Mantan Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, dan keluarganya harus menerima kekalahan pahit dalam pemilihan umum (Pemilu) legislatif 2019. 

Ia bersama istrinya, Sri Wahyuni, dan anaknya, M Zata Mahardika, yang merupakan kandidat dari Partai NasDem gagal mendapatkan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Dilaporkan bahwa Ipong maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Jatim I yang meliputi Surabaya dan Sidoarjo. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dapil ini dikenal sebagai dapil yang sulit dimenangkan karena banyak pesohor dan artis yang meraih suara di dapil tersebut.

Meskipun Ipong berhasil meraih 55.160 suara, namun suaranya masih berada di bawah Lita Machfud Arifin dari Partai NasDem yang mendapatkan 68.456 suara. 

Baca Juga :  BPBD Kota Batu Evakuasi Empat Pendaki Hipotermia di Gunung Buthak

Dalam perhitungan suara, Partai NasDem berhasil meraih 184.168 suara dan hanya mendapatkan satu kursi yang diduduki oleh Lita Machfud Arifin.

Sementara itu, saingan Ipong dalam Dapil Jatim I juga cukup ketat, terdapat beberapa petahana dan pendatang baru yang berhasil memenangkan kursi di DPR RI dari dapil tersebut.

Istri Ipong, Sri Wahyuni, dan putranya, Zata Mahardika, juga gagal memenangkan kursi dari dapil yang sama, yaitu Dapil Jatim VII yang meliputi Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Magetan, dan Ngawi. 

Sri Wahyuni yang merupakan petahana, meraih 81.260 suara atau suara tertinggi dari kandidat NasDem, namun perolehan suara total partai tidak cukup mengantarkannya ke Senayan. 

Sedangkan Zata Mahardika hanya mampu meraih 6.809 suara dan tidak mampu mendongkrak perolehan suara NasDem.

Baca Juga :  Grab Gandeng AWS untuk Tingkatkan Layanan dan Efisiensi Operasional di Asia Tenggara

Dalam dapil ini, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas dari Partai Demokrat berhasil meraih suara terbanyak sebesar 318.223 suara dan berhasil memenangkan kursi di DPR RI. 

PDIP juga berhasil meraih dua kursi dari dapil ini dengan menempatkan Novita Hardini dan Budi Sulistyo Kanang sebagai wakil rakyat di DPR RI. 

Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berhasil membawa pulang satu kursi dari dapil ini dengan perolehan suara 143.054 dan Riyono sebagai kandidat dengan suara tertinggi di partai tersebut.

Berita Terkait

Apa Maksudnya Status SPT Lebih Bayar? Simak Penjelasan Lengkap dan Solusinya
Panduan Lengkap Cara Sholat Idul Fitri: Niat, Tata Cara, dan Sunnahnya
Mengapa Hilal Harus 3 Derajat? Memahami Standar Baru Penentuan Awal Bulan Hijriah
6 Cara Bayar Zakat Fitrah Online yang Praktis, Aman, dan Sah
Kapan Sholat Ied 2026? Jadwal Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Terungkap
Pencairan TPG di Bulan Maret 2026 Semakin Dekat, Cek Status SKTP Anda!
7 Jenis Sembako Termurah yang Wajib Dibeli, Nomor 3 Paling Dicari Saat Harga Naik!
Heboh Ojol Bali Viral Video, Benarkah Ada Aksi Dewasa Bule dengan Driver Ojol Ini Fakta Sebenarnya Bikin Kaget Warganet

Berita Terkait

Friday, 20 March 2026 - 13:24 WIB

Apa Maksudnya Status SPT Lebih Bayar? Simak Penjelasan Lengkap dan Solusinya

Friday, 20 March 2026 - 07:59 WIB

Panduan Lengkap Cara Sholat Idul Fitri: Niat, Tata Cara, dan Sunnahnya

Thursday, 19 March 2026 - 12:56 WIB

Mengapa Hilal Harus 3 Derajat? Memahami Standar Baru Penentuan Awal Bulan Hijriah

Thursday, 19 March 2026 - 12:49 WIB

6 Cara Bayar Zakat Fitrah Online yang Praktis, Aman, dan Sah

Wednesday, 18 March 2026 - 16:22 WIB

Kapan Sholat Ied 2026? Jadwal Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Terungkap

Berita Terbaru