Kemlu Berhasil Pulangkan 400 WNI Korban Penipuan Daring dari Myanmar

- Redaksi

Tuesday, 18 March 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemlu Berhasil Pulangkan 400 WNI Korban Penipuan Daring dari Myanmar

Kemlu Berhasil Pulangkan 400 WNI Korban Penipuan Daring dari Myanmar

SwaraWarta.co.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia berhasil memulangkan 400 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penipuan daring (online scamming) dari Myawaddy, Myanmar.

Pemulangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melindungi WNI di luar negeri, terutama mereka yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Ratusan WNI tersebut berhasil dikeluarkan dari wilayah konflik Myawaddy, Myanmar, dan diseberangkan ke Kota Maesot, Thailand, melalui 2nd Friendship Bridge.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka kemudian menjalani proses pemeriksaan kesehatan dan identifikasi sebelum dipulangkan ke Indonesia.

“Total 400 WNI mendapat pengarahan dari Kemenlu RI di Bandara Don Mueang Bangkok menjelang pemulangan ke Tanah Air,” kata perwakilan Kemlu.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Selat Bali dan Lombok, Masyarakat Diminta Waspada

Para WNI tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa, 18 Maret 2025.

Mereka diterbangkan dari Bandara Don Mueang Bangkok setelah melalui proses penyaringan kesehatan dan National Referral Mechanism di Mae Sot, Thailand.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Budi Gunawan menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia bekerja sama dengan pemerintah Thailand dan Tiongkok dalam proses pemulangan ini.

Sebanyak 400 orang tersebut merupakan bagian dari total 554 WNI yang dijadwalkan akan dipulangkan pada pekan ini.

“Sebanyak 554 warga negara Indonesia, yang terdiri dari 449 laki-laki dan 105 perempuan, telah menjadi korban online scamming berskala besar di wilayah Myawaddy,” kata Budi Gunawan dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga :  Argentina Lolos ke Babak 16 Besar Copa America 2024 Setelah Menaklukkan Chili

Para WNI korban penipuan daring akan ditampung sementara di Asrama Haji Pondok Gede selama tiga hari. Pemerintah juga akan memberikan pelayanan medis dan psikologis untuk memulihkan kondisi mereka.

Upaya pemulangan ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia dalam melindungi WNI di luar negeri.

Kemlu mengimbau WNI untuk selalu waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri dan memastikan legalitas perusahaan yang menawarkan pekerjaan tersebut.

 

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru