Waduh BSU Tahap II 2025 Hanya Untuk Pekerja Kategori Ini, Kamu Termasuk?

- Redaksi

Friday, 4 July 2025 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah resmi menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap II tahun 2025. Penyaluran BSU tahap I telah mencapai 2.450.068 penerima hingga 24 Juni 2025. Proses pencairan dilakukan melalui Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, dan BSI) serta PT Pos Indonesia.

Banyaknya pekerja yang belum menerima BSU tahap I memicu antisipasi dan penantian terhadap tahap II. Pemerintah menjanjikan penyaluran bertahap untuk memastikan keadilan dan efisiensi distribusi bantuan. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pencairan tahap II akan diumumkan secara resmi oleh Kemnaker.

BSU tahap II tahun 2025 ditujukan bagi pekerja dan buruh yang memenuhi kriteria tertentu. Kriteria tersebut bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Kemnaker secara berkala akan melakukan evaluasi dan verifikasi data penerima untuk menghindari penyalahgunaan dana.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kriteria Penerima BSU Tahap II Tahun 2025

Berikut kriteria yang harus dipenuhi oleh pekerja dan buruh untuk menerima BSU tahap II:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Terdaftar dan aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan minimal hingga bulan April 2025. Keanggotaan aktif ini akan menjadi salah satu dasar verifikasi data penerima BSU.
  • Mempunyai gaji atau upah maksimal Rp 3.500.000. Batas gaji ini bertujuan untuk menargetkan bantuan kepada pekerja dengan penghasilan rendah.
  • Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Negeri Sipil (PNS), baik di BUMN maupun BUMD. Kriteria ini memastikan bantuan tidak diberikan kepada mereka yang sudah mendapatkan penghasilan tetap dari pemerintah.
  • Bukan anggota polisi dan prajurit TNI aktif. Penerima BSU difokuskan pada pekerja swasta dan sektor informal.
  • Tidak sedang menerima bantuan sosial (bansos) lain dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun anggaran berjalan. Hal ini untuk mencegah duplikasi bantuan dan memastikan efisiensi anggaran.
Baca Juga :  Berikan Nuansa Baru New Honda Vario 125 CC 2024 Bikin Pemilik PD, Intip Harga Sesuai Tipenya di Sini!

Penting untuk dipahami bahwa pekerja yang memenuhi seluruh kriteria di atas berpeluang besar menerima BSU tanpa perlu melakukan pendaftaran. Proses verifikasi data dilakukan oleh Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan secara otomatis berdasarkan data yang terdaftar.

Kemnaker menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran BSU. Proses verifikasi data yang ketat bertujuan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menghindari penyimpangan. Informasi lebih lanjut mengenai BSU dapat diakses melalui situs resmi Kemnaker.

Cara Mengecek Status Pencairan BSU

Untuk memeriksa status pencairan BSU, pekerja dapat mengakses situs resmi Kemnaker. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka situs resmi BSU Kemnaker.
  • Login atau daftar akun baru menggunakan email aktif dan data diri sesuai KTP.
  • Pilih menu “Cek Bantuan BSU”.
  • Status pencairan akan ditampilkan, apakah sudah cair, dalam proses, atau belum lolos verifikasi.
Baca Juga :  Juragan Kos di Ngawi Tewas Dibunuh, Penghuni hingga Tetangga Diperiksa Pihak kepolisian

Besaran BSU yang diterima adalah Rp 600.000, yang merupakan akumulasi bantuan untuk dua bulan. Jika dinyatakan sebagai penerima, dana akan langsung ditransfer ke rekening yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Pastikan data pribadi dan rekening Anda selalu terupdate di BPJS Ketenagakerjaan agar proses pencairan berjalan lancar.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan sistem penyaluran bantuan sosial agar lebih efektif dan efisien. Diharapkan BSU tahap II ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para pekerja dan buruh yang terdampak ekonomi, serta memberikan kontribusi pada pemulihan ekonomi nasional.

Informasi lebih detail mengenai persyaratan dan mekanisme pencairan BSU dapat diakses melalui website resmi Kemnaker atau menghubungi call center BPJS Ketenagakerjaan. Tetap waspada terhadap informasi yang tidak resmi dan pastikan untuk selalu mengacu pada sumber terpercaya.

Berita Terkait

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!
Donald Trump Ambil Alih Venezuela dalam Operasi Militer Besar-besaran

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Tuesday, 6 January 2026 - 09:43 WIB

Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran

Berita Terbaru

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online

Berita

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Wednesday, 7 Jan 2026 - 14:07 WIB