Pemuda Tewas Usai Ditusuk di Kafe Kawasan Kemang

- Redaksi

Thursday, 7 March 2024 - 05:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penusukan pemuda (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Pada hari Rabu, 6 Maret 2024, seorang pemuda yang berinisial AM (26) mengalami nasib tragis di sebuah kawasan nongkrong populer di Jakarta Selatan, yaitu Kemang. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan dari kapolsek Mampang Prapatan, Kompol David Y. Kanitero, kejadian tersebut terjadi pada dini hari. 

“Ditemukan bahwa benar adanya seorang laki-laki mengalami luka tusuk pada tangan kanan dan pinggang kiri dan tidak lama kemudian korban meninggal dunia,” kata David saat dihubungi, Kamis (7/3)

Pihak kepolisian menerima informasi dari petugas di RSUD Pasar Minggu bahwa ada seorang laki-laki yang berluka tusuk dan berstatus sebagai korban dari sebuah keributan di sebuah kafe di Kemang.

Baca Juga :  Antisipasi Penularan Human Metapneumovirus (HMPV) di Jakarta: Langkah Pemprov dan Imbauan Pakar

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui sebab-sebab terjadinya keributan dan luka tusuk yang dialami oleh korban. 

Berdasarkan saksi-saksi dari rekan korban, diketahui bahwa korban terlibat dalam perkelahian yang terjadi di kafe tempat ia berada, dimana ia dikeroyok oleh lima pria yang salah satu di antaranya membawa senjata tajam.

“Kemudian, saksi mencoba memisahkan dan tidak lama kemudian diketahui korban mengalami luka tusuk. Kemudian saksi membawa korban ke klinik terdekat, RSJC Kemang, namun tidak bisa dan kemudian saksi membawa korban ke RSUD Pasar Minggu,” jelasnya

Diduga saat itulah korban mengalami luka tusuk pada tangan kanan dan pinggang kiri yang mengakibatkan ia harus dilarikan ke rumah sakit. Namun sayangnya korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia.

Baca Juga :  Semarak Debat Kedua Pilgub DKI: Dukungan Meriah dari Para Pendukung Paslon di BCIS Jakarta Utara

Kepolisian belum dapat mengungkapkan motif terjadinya keributan tersebut. Namun pihak kepolisian telah membuka penyelidikan dan mendalami kasus tersebut guna menemukan fakta-fakta yang valid untuk menjalankan proses hukum

Berita Terkait

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Berita Terkait

Sunday, 13 September 2026 - 09:38 WIB

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Berita Terbaru

Kangen Band Resmi Bubar

Berita

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Sunday, 13 Sep 2026 - 09:38 WIB