Pria di Bali ditemukan Tewas Tergeletak di Pinggir Jalan

- Redaksi

Thursday, 14 March 2024 - 02:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pria tewas di Bali 
(Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.idWarga Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, dihebohkan dengan penemuan dua pria di tepi Jalan Banjar Carik Padang pagi ini. 

Salah satu orang meninggal, sedangkan yang lainnya terluka parah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari detikBali, kejadian terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.30 Wita. 

Sampai saat ini, polisi masih menelusuri penyebab dua orang ditemukan di tepi jalan oleh warga. 

“Masih diselidiki. Masih kami kumpulkan dulu keterangan saksi-saksi dan pendukung lainnya,” kata Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP I Komang Agus Dharmayana, Rabu malam.

Dari foto-foto yang dikutip dari detikBali, terlihat seorang pria cedera parah sedang duduk di tanah. 

Baca Juga :  Konvoi Bikin Resah, Kapolres Lamongan Ingatkan Orang Tua untuk Awasi Anak dengan Ketat

Di sekitarnya, ada mayat yang ditutupi dengan daun pisang. Tak jauh dari keduanya, ada sepeda motor warna biru. 

Belum diketahui pasti apa penyebab terjadinya kejadian ini. 

Berdasarkan informasi yang dikutip dari detikBali, dugaan sementara adalah dua kemungkinan penyebabnya, yaitu kecelakaan atau pengeroyokan yang mengakibatkan kejadian ini terjadi.

Kedua pria tersebut berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka bekerja sebagai buruh bangunan di Desa Buit, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Terdapat informasi yang beredar bahwa keduanya adalah korban pengeroyokan. Meski begitu, ada juga yang menyebut bahwa mereka menjadi korban kecelakaan.

Pada Rabu dini hari, sekitar pukul 00.30 Wita, warga sempat mendengar suara ribut di tepi jalan ini. 

Baca Juga :  Cara Daftar BLT Kesra 2025 untuk Dapat Bantuan Rp 900.000

Kedua pria yang diketahui berboncengan dikejar oleh sekelompok orang, namun belum diketahui berapa jumlahnya.

Pukul 06.00 Wita, warga melihat satu korban telah meninggal dunia dan terletak di rumput di depan Pos Banjar Carik Padang, sementara satu orang lainnya terlihat merana. 

Wajahnya babak belur dan masih mengeluarkan darah.

Setelah melihat hal ini, warga melaporkan kejadian ini kepada pihak desa dan polisi. Keduanya kemudian dievakuasi menggunakan ambulans. 

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk menemukan penyebab kejadian ini.

“Kalau sudah terang kasusnya, kami kabari,” pungkas Komang Agus.

Berita Terkait

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya
Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan
Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI
BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP 2026 untuk Cetak Talenta Unggul
Iran Deklarasi Siap Perang Hadapi Amerika Serikat: Analisis Ketegangan yang Memanas

Berita Terkait

Thursday, 22 January 2026 - 17:36 WIB

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!

Thursday, 22 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional

Wednesday, 21 January 2026 - 11:35 WIB

VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Wednesday, 21 January 2026 - 10:11 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan

Monday, 19 January 2026 - 15:31 WIB

Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI

Berita Terbaru

Cara Komplain IndiHome Agar Gangguan Cepat Teratasi

Teknologi

Cara Komplain IndiHome Agar Gangguan Cepat Teratasi dengan Baik

Thursday, 22 Jan 2026 - 14:47 WIB

Bisnis Kecil yang Paling Aman di Tahun 2026

Bisnis

8 Bisnis Kecil yang Paling Aman di Tahun 2026

Thursday, 22 Jan 2026 - 14:39 WIB