Apa yang Dimaksud dengan Interkoneksi Antara Faktor Biologi, Psikologi, dan Sosial Lingkungan dalam Model Biopsikososial?

- Redaksi

Thursday, 15 January 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apa yang Dimaksud dengan Interkoneksi Antara Faktor Biologi, Psikologi, dan Sosial Lingkungan dalam Model Biopsikososial?

Apa yang Dimaksud dengan Interkoneksi Antara Faktor Biologi, Psikologi, dan Sosial Lingkungan dalam Model Biopsikososial?

SwaraWarta.co.id – Kali ini kita akan membahas, apa yang dimaksud dengan interkoneksi antara faktor biologi, psikologi, dan sosial lingkungan dalam model biopsikososial?

Dalam dunia kesehatan modern, memahami penyakit tidak lagi hanya terbatas pada pemeriksaan laboratorium atau gejala fisik semata.

Pendekatan yang kini dianggap paling komprehensif adalah model biopsikososial. Namun, apa yang dimaksud dengan interkoneksi antara faktor biologi, psikologi, dan sosial lingkungan dalam model ini?

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara sederhana, model biopsikososial memandang bahwa kesehatan dan penyakit adalah hasil dari interaksi dinamis antara tiga pilar utama: kondisi biologis, proses psikologis, dan konteks sosial.

1. Faktor Biologi: Fondasi Fisik

Faktor biologi mencakup segala sesuatu yang berkaitan dengan aspek fisiologis tubuh manusia. Ini melibatkan:

  • Genetik: Kecenderungan turunan terhadap penyakit tertentu.
  • Kimia Otak: Keseimbangan neurotransmitter yang memengaruhi suasana hati.
  • Fungsi Organ: Efisiensi sistem kekebalan tubuh atau kesehatan sistem kardiovaskular.
Baca Juga :  Kawah Putih Ciwidey, Wisata Wajib Saat Berkunjung ke Bandung

Dalam model ini, biologi bukanlah satu-satunya penentu, melainkan “perangkat keras” yang berinteraksi dengan aspek lainnya.

2. Faktor Psikologi: Kekuatan Pikiran dan Emosi

Faktor psikologi melihat bagaimana pola pikir, emosi, dan perilaku seseorang memengaruhi kesehatan mereka. Komponen ini meliputi:

  • Koping Stres: Bagaimana cara seseorang menghadapi tekanan hidup.
  • Keyakinan Kesehatan: Pandangan individu mengenai kesembuhan atau kepatuhan terhadap pengobatan.
  • Trauma Masa Lalu: Pengalaman emosional yang dapat meninggalkan bekas pada kesehatan mental dan fisik.

3. Faktor Sosial Lingkungan: Konteks Kehidupan

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak hidup dalam hampa udara. Lingkungan sekitar sangat menentukan kualitas kesehatan seseorang, seperti:

  • Status Sosioekonomi: Akses terhadap nutrisi yang baik dan layanan kesehatan.
  • Dukungan Sosial: Hubungan dengan keluarga, teman, dan komunitas.
  • Budaya: Norma-norma sosial yang memengaruhi gaya hidup dan persepsi terhadap penyakit.
Baca Juga :  Perbedaan Riya dan Sum'ah: Memahami Dua Bentuk Penyakit Hati dalam Islam

Bagaimana Ketiganya Saling Terhubung (Interkoneksi)?

Interkoneksi ini berarti satu faktor dapat memicu atau memperburuk faktor lainnya. Sebagai contoh, mari kita lihat kasus depresi:

  1. Sosial: Seseorang kehilangan pekerjaan (stresor sosial).
  2. Psikologi: Kehilangan ini menyebabkan rasa rendah diri dan keputusasaan (aspek psikologi).
  3. Biologi: Stres psikologis yang berkepanjangan mengubah keseimbangan hormon kortisol dan serotonin di otak (perubahan biologis), yang kemudian memperburuk kondisi fisik seperti kelelahan kronis atau gangguan tidur.

Tanpa melihat interkoneksi ini, pengobatan mungkin hanya fokus pada obat-obatan (biologi), namun gagal mengatasi akar masalah di lingkungan sosial atau pola pikir pasien.

Memahami interkoneksi faktor biologi, psikologi, dan sosial lingkungan dalam model biopsikososial memungkinkan tenaga medis dan masyarakat umum untuk melihat kesehatan secara holistik. Pendekatan ini menekankan bahwa untuk sembuh seutuhnya, kita tidak hanya butuh obat, tetapi juga ketenangan pikiran dan lingkungan yang mendukung.

Baca Juga :  Premeditatio Malorum adalah Latihan untuk Menghadapi Kesulitan, Ini Manfaatnya!

 

Berita Terkait

Apa Sebutan untuk Suit di Negara Jepang? Mengenal Jan-Ken-Pon Lebih Jauh
Apa yang dimaksud dengan Menyesuaikan Pendidikan Sesuai Kodrat Alam? Simak Pembahasannya!
Apa yang Dimaksud dengan MBG Lansia? Mengenal Program Makan Bergizi Gratis
Apa Pendapat Kalian dengan Adanya MBG untuk Lansia? Apakah Kalian Setuju atau Tidak, dan Jelaskan Alasannya!
Mengapa Sikap Mandiri Penting Dimiliki oleh Seorang Murid? Mari Kita Bahas!
Berikan Contoh Penerapan Kolaborasi dalam Kegiatan Belajar di Sekolah?
Bagaimana Cara Murid Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tuntutan Belajar dan Pergaulan?
Sebutkan Ciri-Ciri Teks Negosiasi yang Benar

Berita Terkait

Thursday, 5 February 2026 - 11:00 WIB

Apa Sebutan untuk Suit di Negara Jepang? Mengenal Jan-Ken-Pon Lebih Jauh

Thursday, 5 February 2026 - 08:00 WIB

Apa yang dimaksud dengan Menyesuaikan Pendidikan Sesuai Kodrat Alam? Simak Pembahasannya!

Wednesday, 4 February 2026 - 14:35 WIB

Apa Pendapat Kalian dengan Adanya MBG untuk Lansia? Apakah Kalian Setuju atau Tidak, dan Jelaskan Alasannya!

Tuesday, 3 February 2026 - 16:58 WIB

Mengapa Sikap Mandiri Penting Dimiliki oleh Seorang Murid? Mari Kita Bahas!

Tuesday, 3 February 2026 - 14:38 WIB

Berikan Contoh Penerapan Kolaborasi dalam Kegiatan Belajar di Sekolah?

Berita Terbaru