Berbuka Puasa dengan Mie Instan: Bolehkah? Ini Dampaknya bagi Kesehatan

- Redaksi

Wednesday, 12 March 2025 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mie instan (Dok. Ist)

Mie instan (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Berbuka puasa adalah momen penting untuk mengisi kembali energi setelah seharian menahan lapar dan haus.

Banyak orang memilih makanan praktis seperti mie instan untuk berbuka karena cepat disajikan dan mudah dibuat. Namun, apakah mie instan adalah pilihan yang baik untuk berbuka? Bagaimana dampaknya bagi kesehatan? Simak penjelasan berikut.

Bolehkah Berbuka dengan Mie Instan?

Menurut dr. Vikie Nouvrisia Anandaputri, M. Gizi., Sp.GK dari Mayapada Hospital Bogor, mengonsumsi mie instan saat berbuka sebenarnya diperbolehkan, tetapi harus diimbangi dengan makanan bergizi lainnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mie instan sebaiknya dikombinasikan dengan sumber protein seperti telur, ayam, atau ikan, serta sayuran yang kaya serat, vitamin, dan mineral. Hal ini penting agar tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang cukup setelah berpuasa seharian.

Baca Juga :  Tetap Sehat saat Idul Adha, Jaga Gula Darah dengan Jamu dan Bahan Alami

Mie instan dibuat dari tepung terigu yang mengandung karbohidrat tinggi, tetapi rendah protein dan serat. Beberapa kandungan lain dalam mie instan yang perlu diperhatikan, antara lain:

Tinggi natrium (garam): Konsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, dan gangguan ginjal.

Tinggi kalori dan lemak: Jika dikonsumsi terlalu sering tanpa pengaturan porsi, mie instan bisa menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko obesitas.

Rendah serat: Karena minim serat, mie instan tidak memberikan rasa kenyang yang bertahan lama, sehingga bisa membuat seseorang cepat lapar lagi.

Dampak Berbuka Puasa dengan Mie Instan

Jika mie instan dikonsumsi tanpa tambahan makanan bergizi, ada beberapa risiko yang bisa muncul:

1. Cepat Lapar Kembali

Mie instan tidak mengandung cukup protein dan serat yang bisa membuat perut kenyang lebih lama. Setelah berbuka dengan mie instan, Anda mungkin akan merasa lapar lagi dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Panduan Menata Ruang Kerja di Rumah Agar Lebih Produktif: Tips dan Trik Simpel yang Efektif

2. Menyebabkan Dehidrasi

Kandungan garam dalam mie instan cukup tinggi, yang bisa membuat tubuh lebih cepat haus dan berisiko mengalami dehidrasi. Ini bisa menjadi masalah saat berpuasa, terutama jika kebutuhan cairan tubuh tidak terpenuhi dengan baik.

3. Meningkatkan Risiko Penyakit Metabolik

Konsumsi mie instan yang berlebihan dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit seperti:

Hipertensi: Garam yang tinggi dalam mie instan dapat meningkatkan tekanan darah.

Kolesterol tinggi: Kandungan lemak jenuh dalam mie instan bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Diabetes: Mie instan memiliki indeks glikemik tinggi, yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan meningkatkan risiko diabetes.

Tips Agar Mie Instan Lebih Sehat untuk Berbuka

Jika tetap ingin berbuka dengan mie instan, ada beberapa cara untuk membuatnya lebih sehat:

Baca Juga :  Update Terbaru PlayStation 5: Menggali Inovasi dan Peningkatan Terkini

Tambahkan sumber protein: Campurkan telur, ayam, atau tahu untuk menambah asupan gizi.

Masukkan sayuran: Tambahkan sayuran seperti bayam, wortel, atau sawi agar lebih kaya serat dan vitamin.

Kurangi bumbu instan: Gunakan setengah atau kurang dari takaran bumbu instan untuk mengurangi asupan garam.

Gunakan kaldu alami: Sebagai pengganti bumbu instan, bisa menggunakan kaldu ayam atau sayur agar lebih sehat.

Pilih varian mie yang lebih sehat: Saat ini, ada beberapa pilihan mie instan yang lebih sehat dengan kandungan serat lebih tinggi atau bahan alami.

Berita Terkait

VUE.ID Mengulas Arti Cincin di Jari: Makna, Tanda, dan Filosofi Pemakaiannya
Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Nisfu Syaban: Niat dan Keutamaannya
Kreatif dan Ekonomis! Cara Membuat Kemoceng dari Tali Rafia yang Awet
5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya
Apa Itu Child Grooming? Kenali Tanda, Tahapan, dan Cara Melindungi Anak
Cara Mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV
Panduan Lengkap Tata Cara Tayamum yang Benar Sesuai dengan Syariat
Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Anxiety, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Tuesday, 3 February 2026 - 09:04 WIB

VUE.ID Mengulas Arti Cincin di Jari: Makna, Tanda, dan Filosofi Pemakaiannya

Monday, 2 February 2026 - 07:00 WIB

Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Nisfu Syaban: Niat dan Keutamaannya

Friday, 30 January 2026 - 14:41 WIB

Kreatif dan Ekonomis! Cara Membuat Kemoceng dari Tali Rafia yang Awet

Wednesday, 28 January 2026 - 10:38 WIB

5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya

Saturday, 24 January 2026 - 09:00 WIB

Apa Itu Child Grooming? Kenali Tanda, Tahapan, dan Cara Melindungi Anak

Berita Terbaru