Jelaskan Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa Dikatakan Lebih Ringkas, Lebih Relevan dan Lebih Berdampak?

- Redaksi

Friday, 31 May 2024 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa Dikatakan Lebih Ringkas, Lebih Relevan dan Lebih Berdampak

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

SwaraWarta.co.id – Jelaskan mengapa pengelolaan kinerja guru di PMM bisa dikatakan lebih ringkas, lebih relevan, dan lebih berdampak.

Platform Merdeka Mengajar (PMM) telah membawa angin segar
dalam dunia pendidikan Indonesia.

Salah satu aspek yang menarik perhatian adalah bagaimana PMM
mengubah pendekatan pengelolaan kinerja guru.

Dibandingkan dengan metode tradisional, PMM menawarkan cara
yang lebih ringkas, relevan, dan berdampak dalam menilai serta meningkatkan
kinerja guru.

Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa Dikatakan Lebih Ringkas, Lebih Relevan dan Lebih Berdampak:

1. Ringkas: Fokus pada Esensi

Baca Juga :  Pendaftaran CPNS dan PPPK 2023 Diperpanjang hingga 11 Oktober 2023, Simak Info Lengkapnya!

PMM menyederhanakan proses penilaian kinerja guru dengan
berfokus pada esensi pembelajaran. Alih-alih terjebak dalam birokrasi yang
rumit, PMM mendorong guru untuk mendokumentasikan praktik baik mereka melalui
fitur “Refleksi Diri” dan “Portofolio”.

Fitur ini memungkinkan guru untuk merekam momen-momen
pembelajaran yang bermakna, merefleksikan pengalaman, dan berbagi praktik
terbaik dengan rekan sejawat. 

Dengan demikian, pengelolaan kinerja menjadi
lebih ringkas dan berpusat pada pengembangan profesional guru.

Baca juga: Bagaimana Rencana Anda dalam Mengatasi Tantangan Tersebut Agar Bisa Memastikan Perubahan Terjadi?

2. Relevan: Terhubung dengan Kebutuhan Aktual

PMM memahami bahwa setiap guru memiliki kebutuhan
pengembangan yang berbeda. Oleh karena itu, PMM menyediakan berbagai pelatihan
daring yang relevan dengan kebutuhan guru.

Baca Juga :  Puan Maharani Desak Pemerintah Tangani Darurat HIV/AIDS di Kalangan Remaja

Melalui fitur “Pelatihan Mandiri“, guru dapat
memilih topik pelatihan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka. 

Dengan
demikian, pengelolaan kinerja tidak hanya sekadar penilaian, tetapi juga
menjadi sarana bagi guru untuk terus belajar dan berkembang secara mandiri.

3. Berdampak: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

Dampak positif PMM dalam pengelolaan kinerja guru terlihat
dari peningkatan kualitas pembelajaran.

Ketika guru memiliki akses mudah
terhadap pelatihan yang relevan dan didorong untuk berbagi praktik baik, mereka
secara alami akan termotivasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mereka.

Fitur “Komunitas Belajar” di PMM juga
memfasilitasi kolaborasi antar guru, sehingga mereka dapat saling belajar dan
menginspirasi satu sama lain. 

Baca Juga :  Pengakuan Mengejutkan Prabowo di Hari Lahir Pancasila: Terlalu Banyak Korupsi dan Manipulasi

Dengan demikian, pengelolaan kinerja guru dalam
PMM tidak hanya berdampak pada individu guru, tetapi juga pada kualitas
pembelajaran secara keseluruhan.

PMM telah menghadirkan pendekatan baru dalam pengelolaan
kinerja guru yang lebih ringkas, relevan, dan berdampak.

Dengan fokus pada esensi pembelajaran, pelatihan yang
relevan, dan kolaborasi antar guru, PMM berhasil menciptakan lingkungan yang
mendukung pengembangan profesional guru secara berkelanjutan. Hal ini pada
gilirannya akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pembelajaran di
Indonesia.

 

Berita Terkait

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS
Menjalani Ibadah di Bulan Suci: Sudah Berapa Hari Puasa Berjalan?
Terungkap! Jejak Kelam KDRT Ibu Tiri Nizam Syafei yang Sempat Damai Kini Berujung Maut

Berita Terkait

Friday, 27 February 2026 - 18:41 WIB

Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Thursday, 26 February 2026 - 16:50 WIB

Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!

Thursday, 26 February 2026 - 16:17 WIB

Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terbaru