Bagaimana Bullying dapat Mempengaruhi Kesehatan Fisik? Mari Kita Bahas!

- Redaksi

Saturday, 25 October 2025 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagaimana Bullying dapat Mempengaruhi Kesehatan Fisik

Bagaimana Bullying dapat Mempengaruhi Kesehatan Fisik

SwaraWarta.co.id – Bagaimana bullying dapat mempengaruhi kesehatan fisik? Bullying atau perundungan adalah masalah sosial serius yang tidak hanya meninggalkan luka emosional, tetapi juga membawa konsekuensi signifikan pada kesehatan fisik korban.

Sering kali, dampak fisik ini terabaikan, padahal dampaknya bisa berlangsung jangka panjang dan mengganggu kualitas hidup seseorang.

Respon Stres Kronis dan Sistem Kekebalan Tubuh

Saat seseorang menjadi korban bullying, tubuh merespon dengan melepaskan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin secara berlebihan. Kondisi ini memicu respons “lawan atau lari” (fight-or-flight), meningkatkan tekanan darah, detak jantung, dan ketegangan otot. Jika bullying terjadi berulang, stres menjadi kronis.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stres berkepanjangan ini melemahkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, korban bullying menjadi lebih rentan terhadap penyakit infeksi ringan seperti flu, demam, dan infeksi tenggorokan. Tubuh yang seharusnya fokus melawan kuman, justru terkuras energinya untuk menghadapi tekanan emosional.

Baca Juga :  Mengatasi Bullying di Lingkungan Sekolah: 6 LangkahEfektif untuk Melindungi Anak

Gangguan Fisik Psikosomatis

Selain itu, tekanan psikologis yang intens sering bermanifestasi menjadi gejala fisik yang dikenal sebagai psikosomatis. Korban dapat sering mengeluhkan sakit kepala tegang, pusing, dan migrain.

Gangguan pencernaan juga umum terjadi. Stres dapat meningkatkan sensitivitas usus dan lambung, menyebabkan sakit perut kronis, mual, bahkan memperburuk kondisi seperti Irritable Bowel Syndrome (IBS) atau GERD. Pola tidur yang terganggu (insomnia atau mimpi buruk) akibat kecemasan juga merupakan dampak fisik yang merusak, menghambat pemulihan tubuh.

Cedera Langsung dan Perilaku Berisiko

Tentu saja, bullying fisik dapat menyebabkan cedera langsung seperti memar, luka sobek, hingga patah tulang. Namun, yang juga perlu diwaspadai adalah perilaku berisiko yang muncul sebagai mekanisme pelarian diri, seperti perubahan pola makan ekstrem (makan berlebihan atau menolak makan), yang dapat berujung pada gangguan makan.

Baca Juga :  Mengatasi Kegelisahan dengan Istighfar: Manfaat Spiritual yang Menenangkan Jiwa

Mengenali dan mengatasi bullying sangat krusial. Ini bukan hanya tentang menyelamatkan mental seseorang, tetapi juga melindungi kesehatan fisik mereka dari bahaya jangka pendek dan jangka panjang. Dukungan penuh dari lingkungan sekitar menjadi kunci utama untuk membantu korban pulih seutuhnya.

 

Berita Terkait

Berdasarkan Video yang Bapak/Ibu Simak, Bagaimana Respon atau Pendapat Bapak/Ibu Terhadap Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat?
Setelah Mengetahui Konsep Casel, Bagaimana Anda Mengembangkan Aktivitas yang Mengakomodasi Casel dalam Pembelajaran Anda di Kelas Anda Dihadapkan pada Kasus Tertentu?
Bagaimana Anda Memandang Pentingnya Penyusunan Rancangan Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional? Simak Penjelasannya!
Manakah dari Berikut Ini yang Bukan Merupakan Komponen dari Model Experiential Learning Kolb? Mari Kita Bahas Secara Lengkap!
Pendidikan Budi Pekerti Harus Seleras dengan Nilai-nilai Pancasila, Bagaimana Ki Hadjar Dewantara Menjelaskan Tentang Budi Pekerti?
Bapak Ibu Guru yang Bersemangat, Bagaimana Kita Dapat Membuat Lingkungan Sekolah Menjadi Lebih Sejahtera?
Kunci Jawaban Coklat Bagaimana MPLS yang Perlu Kamu Ketahui
Jawaban Coklat Kucing MPLS: Arti Teka-Teki yang Bikin Penasaran!

Berita Terkait

Saturday, 11 July 2026 - 16:40 WIB

Berdasarkan Video yang Bapak/Ibu Simak, Bagaimana Respon atau Pendapat Bapak/Ibu Terhadap Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat?

Saturday, 11 July 2026 - 10:49 WIB

Setelah Mengetahui Konsep Casel, Bagaimana Anda Mengembangkan Aktivitas yang Mengakomodasi Casel dalam Pembelajaran Anda di Kelas Anda Dihadapkan pada Kasus Tertentu?

Saturday, 11 July 2026 - 10:38 WIB

Bagaimana Anda Memandang Pentingnya Penyusunan Rancangan Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional? Simak Penjelasannya!

Friday, 10 July 2026 - 15:24 WIB

Manakah dari Berikut Ini yang Bukan Merupakan Komponen dari Model Experiential Learning Kolb? Mari Kita Bahas Secara Lengkap!

Friday, 10 July 2026 - 15:07 WIB

Pendidikan Budi Pekerti Harus Seleras dengan Nilai-nilai Pancasila, Bagaimana Ki Hadjar Dewantara Menjelaskan Tentang Budi Pekerti?

Berita Terbaru