Kapal Tanker Malaysia Dapat Izin Lewat Selat Hormuz dari Iran, Bagaimana Nasib Indonesia?

- Redaksi

Friday, 27 March 2026 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Tanker Malaysia Dapat Izin Lewat Selat Hormuz dari Iran

Kapal Tanker Malaysia Dapat Izin Lewat Selat Hormuz dari Iran

SwaraWarta.co.id – Di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah, kabar baik datang dari Malaysia. Negeri Jiran tersebut berhasil mendapatkan izin dari Iran untuk melintasi Selat Hormuz, jalur pelayaran tersibuk dunia yang saat ini berada di bawah kendali ketat militer Iran.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, secara langsung menyampaikan apresiasi kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, atas izin tersebut setelah melalui rangkaian diplomasi intensif dengan sejumlah negara kunci seperti Mesir dan Turki.

Lantas, bagaimana nasib Indonesia di tengah situasi ini?

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan

Sementara kapal-kapal berbendera Malaysia mulai diproses untuk melanjutkan perjalanan pulang, nasib berbeda dialami oleh kapal tanker milik Indonesia. Dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih tertahan di perairan Teluk Arab.

Baca Juga :  Iran Bersumpah akan Balas Serangan Israel yang Menawaskan Pimpinan Politik Hamas

Kedua kapal tersebut diketahui membawa muatan minyak mentah dan belum mendapatkan izin serupa dari otoritas Iran untuk melintasi Selat Hormuz. Berdasarkan laporan terbaru, posisi kedua kapal ini masih berada di area Teluk dan belum dapat meninggalkan kawasan konflik.

Diplomasi Jadi Kunci

Menanggapi situasi ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan tengah menempuh jalur negosiasi dan diplomasi dengan pihak Iran.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa upaya pembebasan kedua kapal sedang dilakukan secara intensif.

“Kita lagi upaya diplomasi agar ada cara yang lebih baik untuk mereka bisa dikeluarkan,” ujar Bahlil di Jakarta beberapa waktu lalu.

Alternatif Pasokan Energi

Sebagai langkah antisipasi, pemerintah telah mengamankan sumber minyak mentah alternatif dari luar Selat Hormuz. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketahanan energi nasional tidak terganggu meskipun kedua kapal belum dapat keluar dari wilayah konflik.

Baca Juga :  Trump Umumkan Gencatan Senjata Antara Israel dan Iran Setelah 12 Hari Perang

“Geopolitik tidak dalam kondisi yang baik-baik saja, tetapi kesiapan pemerintah dalam mendesain, mempersiapkan semua alternatif untuk crude, BBM, dan LPG, insyaallah aman,” tegas Bahlil.

Perbandingan dengan Malaysia

Keberhasilan Malaysia mendapatkan izin melintas tidak lepas dari pendekatan diplomatik yang dilakukan secara masif. PM Anwar Ibrahim mengakui bahwa proses tersebut tidak mudah mengingat Iran merasa telah berulang kali “ditipu” dalam perjanjian internasional sehingga membutuhkan jaminan keamanan yang mengikat.

Sementara itu, Indonesia masih terus berupaya meyakinkan Iran untuk memberikan akses serupa bagi kapal-kapal tanker nasional. PT Pertamina International Shipping sendiri memastikan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan aparat berwenang setempat demi keselamatan seluruh kru kapal.

Baca Juga :  Kafiatur Rizky Tampil Cemerlang di Laga Melawan Timor Leste, Ini Faktanya!

Dengan masih tertahannya dua kapal Pertamina, publik Indonesia menanti langkah konkret pemerintah dalam diplomasi energi di tengah ketatnya persaingan geopolitik global.

 

Berita Terkait

Jangan Lewatkan! Ini Syarat Perpanjang SIM Terbaru yang Wajib Dipahami
Mau Melamar Kerja? Ini Cara Download Sertifikat Akreditasi BAN-PT Paling Mudah dan Cepat!
Apakah Haji Bolot Meninggal Dunia? Cek Fakta yang Sebenarnya Disini!
Info Terupdate: Apakah Hari Ini Ada Demo di Jakarta? Cek Lokasi dan Rute Alternatifnya!
Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya
Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!
Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 09:19 WIB

Jangan Lewatkan! Ini Syarat Perpanjang SIM Terbaru yang Wajib Dipahami

Friday, 12 June 2026 - 11:15 WIB

Mau Melamar Kerja? Ini Cara Download Sertifikat Akreditasi BAN-PT Paling Mudah dan Cepat!

Friday, 12 June 2026 - 10:11 WIB

Apakah Haji Bolot Meninggal Dunia? Cek Fakta yang Sebenarnya Disini!

Friday, 12 June 2026 - 09:56 WIB

Info Terupdate: Apakah Hari Ini Ada Demo di Jakarta? Cek Lokasi dan Rute Alternatifnya!

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Berita Terbaru