Hotel-Hotel di Prancis Ketar-Ketir, 2024 Pajak Turis Naik 3 Kali Lipat

- Redaksi

Thursday, 21 December 2023 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pajak Turis di Prancis Naik 3 Kali Lipat-SwaraWarta.co.id (Sumber: Pixabay)

SwaraWarta.co.idPrancis bersiap menghadapi Olimpiade 2024 dengan menaikkan pajak turis, menciptakan kehebohan di industri hotel.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pajak bervariasi, mulai dari 0,25 euro untuk penginapan standar hingga 5 euro untuk yang mewah.

Rencana kenaikan pajak hingga 3 kali lipat mendapat kritik, terutama dari serikat hotel dan restoran.

Pemerintah mempertahankan kebijakan tersebut dengan alasan akan membantu pendanaan transportasi umum.

Namun, industri hotel merasa terpukul, mengklaim bahwa keputusan ini merusak daya saing mereka dan citra Prancis saat menjadi tuan rumah Olimpiade.

Serikat hotel dan grup jaringan hotel menyatakan kebijakan tersebut sebagai “pukulan berat” bagi sektor mereka.

Baca Juga :  Elkan Baggott Tolak Panggilan Timnas Indonesia, Pilih Fokus di Klub

Mereka menyoroti bahwa kenaikan pajak sebesar 200% akan menghasilkan 423 juta euro per tahun, jauh melampaui biaya proyek transportasi umum yang hanya butuh 200 juta euro.

Pemerintah sebelumnya mengkhawatirkan kenaikan harga akomodasi selama Olimpiade, tetapi kebijakan baru ini membuat industri hotel merasa dikhianati.

Mereka menyoroti paradoks pemerintah yang khawatir akan kenaikan harga hotel, tetapi justru menaikkan tarif pajak turis.

Catherine Querard, presiden GHR, menyatakan keprihatinan bahwa pemerintah akan menyalahkan industri hotel setelah menaikkan tarif pajak turis.

Sebelum kenaikan pajak, hotel-hotel sudah menaikkan harga kamar untuk periode Olimpiade.

Kontroversi semakin berkembang ketika pemerintah daerah mengumumkan kenaikan tajam tiket angkutan umum selama Olimpiade, memicu protes dari masyarakat.

Baca Juga :  Heboh Film "Guru Tugas" Berujung Penangkapan 3 Orang, Ini Kata PWNU

Tiket Metro akan naik dua kali lipat dan bahkan mencapai 10 kali lipat selama event tersebut.

Pemerintahan Presiden Emmanuel Macron berencana meloloskan anggaran tahun 2024, termasuk pajak turis, tanpa pemungutan suara berdasarkan pasal konstitusi Prancis.

Keputusan ini menciptakan perdebatan antara pemerintah dan industri hotel, yang merasa kebijakan tersebut tidak mempertimbangkan dampaknya secara menyeluruh.

Pemerintah mempertahankan bahwa kenaikan pajak turis adalah solusi untuk mendanai proyek transportasi umum yang diperlukan selama Olimpiade.

Meskipun begitu, skeptisisme tetap ada di kalangan industri hotel yang merasa menjadi korban dari langkah ini.

Ketidaksetujuan mencuat ketika pemerintah menyatakan bahwa pajak yang dikumpulkan akan mencapai 423 juta euro per tahun, sementara proyek transportasi hanya membutuhkan 200 juta euro.

Baca Juga :  Selebgram Spiritualis Rafi Ramadhan Ditangkap Polisi Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Industri hotel meragukan klaim ini dan menilai bahwa kenaikan pajak tidak sebanding dengan manfaat yang dijanjikan.

Sebagai dampak dari kebijakan tersebut, industri hotel merasa citra Prancis sebagai tuan rumah Olimpiade terancam.

Mereka khawatir kenaikan harga akomodasi dan tarif pajak turis akan memberikan dampak negatif pada kunjungan wisatawan, mengurangi daya tarik negara tersebut sebagai destinasi pariwisata.

Sementara pemerintah mencoba menjelaskan bahwa kenaikan pajak turis adalah langkah yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan, industri hotel tetap bersikeras bahwa kebijakan ini merugikan mereka secara signifikan.

Perdebatan antara pemerintah dan industri terus berkembang, menciptakan ketidakpastian dalam persiapan menyambut Olimpiade 2024.***

Berita Terkait

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
8 Bisnis Kecil yang Paling Aman di Tahun 2026
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya
Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan
Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI
BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP 2026 untuk Cetak Talenta Unggul

Berita Terkait

Thursday, 22 January 2026 - 17:36 WIB

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!

Thursday, 22 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional

Thursday, 22 January 2026 - 14:39 WIB

8 Bisnis Kecil yang Paling Aman di Tahun 2026

Wednesday, 21 January 2026 - 11:35 WIB

VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Wednesday, 21 January 2026 - 10:11 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan

Berita Terbaru

Cara Komplain IndiHome Agar Gangguan Cepat Teratasi

Teknologi

Cara Komplain IndiHome Agar Gangguan Cepat Teratasi dengan Baik

Thursday, 22 Jan 2026 - 14:47 WIB

Bisnis Kecil yang Paling Aman di Tahun 2026

Bisnis

8 Bisnis Kecil yang Paling Aman di Tahun 2026

Thursday, 22 Jan 2026 - 14:39 WIB