Fakta Menarik Turbulensi Singapore Airlines, Terjadi di Atas Wilayah Udara Myanmar

- Redaksi

Wednesday, 22 May 2024 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fakta Menarik Singapore Airlines – SwaraWarta.co.id (Sumber: CNA)

SwaraWarta.co.id – Turbulensi hebat di atas Myanmar mengguncang penerbangan Singapore Airlines SQ321 yang awalnya direncanakan dari Bandara Heathrow London, Inggris, menuju Changi Airport, Singapura.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini terjadi sekitar 11 jam setelah keberangkatan, saat pesawat mencapai ketinggian 11.300 meter di atas Cekungan Irrawaddy.

Turbulensi ekstrem ini terjadi selama lebih dari satu menit, dengan gelombang naik dan turun yang kuat beberapa kali.

FlightRadar.24 mencatat bahwa pesawat turun 6.000 kaki dalam lima menit, dari 37.000 kaki ke 31.000 kaki.

Meskipun terjadi penurunan tajam, pilot berhasil mengendalikan pesawat dan mengalihkannya ke Bangkok setelah panggilan darurat dari penerbangan.

Baca Juga :  Donald Trump Ancam Serang Iran Jika Perundingan Nuklir Gagal

BACA JUGA: Pengakuan Salah Satu Penumpang Turbulensi Singapore Airlines

Pesawat mendarat darurat di Bandara Suvarnabhumi Bangkok pukul 15.45 waktu setempat.

Bandara Suvarnabhumi menerima panggilan darurat dari penerbangan Singapore Airlines yang melaporkan penumpang terluka akibat turbulensi.

Bandara Suvarnabhumi menerima panggilan darurat dari penerbangan SQ321, yang melaporkan penumpang terluka akibat turbulensi.

Pesawat mendarat pukul 15:45 waktu Bangkok, dengan tim medis siap merawat korban luka.

Dalam kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia.

Korban tewas adalah seorang pria berkewarganegaraan Inggris berusia 73 tahun, bernama Geoff Kitchen. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa korban menderita penyakit jantung.

Thornbury Musical Theatre Group, tempat Kitchen bekerja, mengonfirmasi kematian tersebut.

Baca Juga :  Lembang Park & Zoo, Kebun Binatang Seru di Bandung

Kementerian Luar Negeri Inggris juga memberikan bantuan kepada keluarganya.

Tim medis disiapkan untuk merawat 71 orang yang terluka, termasuk enam yang mengalami luka parah.

BACA JUGA: Syarat Gadai Motor Tanpa BPKB, Dijamin Proses Cepat!

Sebanyak 30 penumpang dirawat di rumah sakit, sementara yang lain menerima perawatan di bandara.

General Manager Bandara Suvarnabhumi menyatakan bahwa pendaratan darurat telah diinformasikan sekitar 10 menit sebelumnya.

Hampir 200 penumpang menunggu untuk melanjutkan perjalanan mereka, sedangkan pesawat lain dari Singapore Airlines dengan 131 penumpang telah berangkat dari Bangkok menuju Singapura.

Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesiapan dan keterampilan pilot dalam menghadapi situasi darurat, serta perlunya perawatan medis yang cepat dan efisien bagi para korban.

Baca Juga :  Fairy Garden Bandung: Liburan Ala Negeri Dongeng yang Instagramable

Turbulensi selalu menjadi risiko yang perlu diperhitungkan dalam penerbangan, dan keamanan penumpang harus tetap menjadi prioritas utama.***

Berita Terkait

3 Jet Tempur Rafale Segera Mendarat di Indonesia, TNI AU Tingkatkan Kekuatan Udara
Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump
Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran

Berita Terkait

Saturday, 10 January 2026 - 10:09 WIB

3 Jet Tempur Rafale Segera Mendarat di Indonesia, TNI AU Tingkatkan Kekuatan Udara

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Berita Terbaru