Identifikasikanlah Sejumlah Hal Positif dari Progresifisme Kemudian Jelaskan Mengapa Muncul Pandangan Bahwa Progresifisme Sebagai Suatu Gerakan Pendidikan

- Redaksi

Thursday, 2 May 2024 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Identifikasikanlah Sejumlah Hal Positif dari Progresifisme Kemudian Jelaskan Mengapa Muncul Pandangan Bahwa Progresifisme Sebagai Suatu Gerakan Pendidikan

SwaraWarta.co.idIdentifikasikanlah sejumlah hal positif dari progresifisme kemudian jelaskan mengapa muncul
pandangan bahwa profresifisme sebagai suatu gerakan pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Progresifisme telah menjadi pilar penting dalam perkembangan
dunia pendidikan. Konsep ini mengusung ide bahwa pendidikan harus berpusat pada
kebutuhan individu siswa, memperkuat kreativitas, dan mempromosikan pemikiran
kritis.

Dalam upaya menjelajahi berbagai aspek positif
progresifisme, kita akan menyingkap bagaimana gerakan ini telah menjadi tonggak
dalam pendidikan kontemporer.

Mari kita ulas mengenai identifikasikanlah sejumlah hal positif dari progresifisme kemudian
jelaskan mengapa muncul pandangan bahwa profresifisme sebagai suatu gerakan pendidikan.

Berikut ini Mengapa
Muncul Pandangan Bahwa Progresifisme Sebagai Suatu Gerakan Pendidikan:

1. Penekanan pada Pembelajaran Aktif

Baca Juga :  Sikap Berikut Yang Sesuai Dengan Nilai Yang Terkandung Dalam Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Adalah

Progresifisme menekankan pembelajaran aktif di mana siswa
tidak hanya menjadi penyerap informasi, tetapi juga aktor utama dalam proses
pembelajaran mereka.

Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar apa yang
diajarkan, tetapi juga bagaimana belajar. 

Ini memungkinkan mereka untuk
mengembangkan keterampilan mandiri yang diperlukan untuk sukses dalam
kehidupan.

Baca juga: Apa Arti Penting Kehadiran Perencanaan Berbasis Data untuk Satuan Pendidikan Anda

2. Fokus pada Pengalaman dan Keterlibatan Siswa

Progresifisme menempatkan pengalaman langsung dan
keterlibatan siswa di pusat pembelajaran.

Melalui pendekatan ini, siswa diajak
untuk aktif terlibat dalam eksperimen, proyek kolaboratif, dan diskusi
kelompok. 

Dengan memanfaatkan konteks nyata, pembelajaran menjadi lebih
bermakna dan relevan bagi siswa.

3. Pemahaman yang Mendalam tentang Konsep

Berbeda dengan model pendidikan tradisional yang menekankan
pada penghafalan fakta, progresifisme menekankan pemahaman yang mendalam
tentang konsep. 

Baca Juga :  Apa Saja Apresiasi yang Diberikan Sekolah untuk Siswa Berprestasi? Berikut Penjelasannya!

Siswa didorong untuk bertanya, mengeksplorasi, dan menyelidiki
topik dengan lebih mendalam. Hal ini tidak hanya mengembangkan pemahaman yang
lebih baik, tetapi juga membangun keterampilan pemecahan masalah yang kuat.

Baca juga: Pembangunan Pendidikan di Indonesia Masih Belum Merata Sepenuhnya

4. Keterlibatan Orang Tua dan Komunitas

Progresifisme mengakui pentingnya keterlibatan orang tua dan
komunitas dalam pendidikan siswa. Melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua,
dan masyarakat, pendidikan dapat menjadi lebih holistik dan relevan dengan
kebutuhan lokal. Ini menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih inklusif dan
berkelanjutan.

Namun, meskipun terdapat sejumlah keberhasilan yang jelas
dari progresifisme dalam pendidikan, pandangan bahwa gerakan ini dipandang
sebagai “gerakan pendidikan” tidaklah mengherankan. Hal ini mungkin
disebabkan oleh beberapa alasan.

Baca Juga :  BERIKAN Pendapat Anda Mengenai Strategi Pemasaran Yang Digunakan Oleh Tokopedia Untuk Menarik Pengguna Baru Dan Mempertahankan Pelanggan

Pertama, pendekatan progresifisme sering kali menantang
struktur tradisional dalam pendidikan, seperti kurikulum standar dan pengukuran
hasil tes. Ini dapat menimbulkan perdebatan dan ketidakpastian di antara mereka
yang memiliki kepentingan dalam mempertahankan status quo.

Kedua, beberapa kritikus mungkin menganggap pendekatan
progresifisme terlalu “longgar” atau “eksperimental”,
dengan argumen bahwa pendidikan harus lebih terstruktur dan terfokus pada
akuisisi pengetahuan yang konsisten.

Namun, penting untuk diingat bahwa progresifisme dalam
pendidikan telah membawa dampak positif yang signifikan bagi banyak siswa di
seluruh dunia. 

Dengan terus mendorong inovasi dan kolaborasi antara berbagai
pemangku kepentingan, kita dapat terus memperkuat dan memperluas keberhasilan progresifisme dalam menciptakan pengalaman pendidikan yang bermakna dan relevan
bagi semua siswa.

 

Berita Terkait

Apakah Ciri dan Elemen Puisi Rakyat? Simak Pembahasannya!
Mengapa Kita Perlu Mempelajari Teori Belajar dalam Mengajarkan Matematika? Simak Pembahasannya!
Mengenal Pesantren Assalafiyah: Kearifan Lokal dan Kemodernan
Kenapa Harus Kembang Api? Mengungkap Sejarah dan Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru di Berbagai Negara
Cara Melihat Nilai TKA Secara Mandiri dengan Mudah, Simak Langkah-langkahnya!
Apa Perbedaan Imlek dan Natal: Dari Tradisi hingga Makna Spiritual
Apa Arti Keku-Keku? Mengenal Istilah Unik yang Tengah Populer
Mengenal 3 Sandi Pramuka yang Paling Sering Digunakan

Berita Terkait

Thursday, 1 January 2026 - 16:33 WIB

Apakah Ciri dan Elemen Puisi Rakyat? Simak Pembahasannya!

Wednesday, 31 December 2025 - 08:00 WIB

Mengapa Kita Perlu Mempelajari Teori Belajar dalam Mengajarkan Matematika? Simak Pembahasannya!

Tuesday, 30 December 2025 - 13:46 WIB

Mengenal Pesantren Assalafiyah: Kearifan Lokal dan Kemodernan

Wednesday, 24 December 2025 - 10:11 WIB

Kenapa Harus Kembang Api? Mengungkap Sejarah dan Tradisi Unik Perayaan Tahun Baru di Berbagai Negara

Wednesday, 24 December 2025 - 09:45 WIB

Cara Melihat Nilai TKA Secara Mandiri dengan Mudah, Simak Langkah-langkahnya!

Berita Terbaru

Apakah Ciri dan Elemen Puisi Rakyat?

Pendidikan

Apakah Ciri dan Elemen Puisi Rakyat? Simak Pembahasannya!

Thursday, 1 Jan 2026 - 16:33 WIB