Korban Meninggal Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok Bertambah Lagi

- Redaksi

Sunday, 12 May 2024 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Evakuasi korban kecelakaan SMK Depok
( Dok. Ist)


SwaraWarta.co.id
– Setelah kecelakaan bus terguling di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/5) sekitar pukul 18.45 WIB, korban telah dievakuasi ke RSUD Kota Subang. Sejumlah keluarga korban mulai berdatangan ke lokasi.

“Istighfar, tawakal, ini yang terbaik,” kata salah satu keluarga korban.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Minggu (12/4/2024) pukul 02.32 WIB, sejumlah keluarga korban telah memadati area RSUD Subang. 

Baca Juga:

Diduga Rem Blong! Bus Pariwisata yang Membawa Pelajar SMK Mengalami Kecelakaan di Subang, Total Ada 11 Orang yang Meninggal

Terlihat isak tangis keluarga korban di lokasi. Tim evakuasi yang terdiri dari 42 ambulans yang dikirim oleh Pemkot Depok dan jajaran Polres Metro Depok juga telah tiba di RSUD Subang. 

Baca Juga :  Menyikapi Panas Ekstrem di Bogor: Faktor Penyebab dan Prediksi BMKG

Ambilans kini mengantre untuk mengevakuasi para korban ke Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) SMK Lingga Kencana dan RSUD Kota Depok.

“Yang meninggal dunia dibawa ke Yayasan Lingga Kencana,” kata Kasat Lantas Polres Metro Depok Kompol Multazam Lisendra kepada wartawan.

Baca Juga:

Naas, Bus SMK Lingga Kencana Depok Kecelakaan di Subang

Pihak kepolisian dari Polres Metro Depok juga terlihat berkoordinasi dengan tim evakuasi untuk mengevakuasi para korban. 

Tim evakuasi dari Polres Metro Depok dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Metro Depok, yaitu Kompol Multazam Lisendra.

Diketahui bahwa sebanyak 11 orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Mayoritas korban merupakan pelajar dari SMK Lingga Kencana. 

Baca Juga :  Moh Fakhuri ayah Almarhumah calon dokter muda Aulia Risma Wafat selasa ini.

Pemkot Depok dan jajaran Polres Metro Depok menurunkan 42 ambulans untuk mengevakuasi korban kecelakaan bus yang mengangkut rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok di Subang. 

Polisi mengatakan pelajar Depok yang menjadi korban meninggal dunia akan dibawa ke Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) SMK Lingga Kencana.

Pemkot Depok juga telah menyediakan fasilitas perawatan bagi pelajar atau guru SMK Lingga Kencana yang mengalami luka akibat kecelakaan di Subang. Multazam mengatakan korban luka akan dirawat di RSUD Depok.

“Yang luka-luka dibawa ke RSUD untuk nanti didistribusikan oleh dinas Kesehatan ke rumah sakit-rumah sakit yang apabila tidak tertampung digeser ke rumah sakit lainnya yang dirujuk oleh dinas Kesehatan,” katanya.

Berita Terkait

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya
Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos
RESMI! Harga Pertamax Mengalami Kenaikan, Cek Rincian Tarif Terbarunya
VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!
Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 09:48 WIB

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 June 2026 - 09:37 WIB

Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos

Wednesday, 10 June 2026 - 07:40 WIB

RESMI! Harga Pertamax Mengalami Kenaikan, Cek Rincian Tarif Terbarunya

Tuesday, 9 June 2026 - 10:42 WIB

VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG

Monday, 8 June 2026 - 10:14 WIB

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Berita Terbaru

Apakah Pertamax Disubsidi?

Berita

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 Jun 2026 - 09:48 WIB