Ma’ruf Amin Sebut dirinya Ingin jadi Anak Presiden

- Redaksi

Friday, 31 May 2024 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ma’ruf Amin
( Dok. Ist)

swarawarta.co.id – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin membahas tentang kebebasan manusia untuk memilih beriman atau tidak dan menentukan jalannya dalam hidup. 

Namun demikian, Ma’ruf menyatakan bahwa terdapat hal-hal yang manusia tidak dapat memilih, karena telah ditentukan oleh Allah. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ma’ruf menyampaikan hal tersebut dalam pidatonya pada pembukaan Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa MUI Se-Indonesia, pada hari Rabu, 29 Mei 2024. 

Baca Juga : Putri Wapres Ma’ruf Amin Resmi Dukung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD saat Pemilu 2024

Pada awalnya, Ma’ruf menekankan bahwa Allah dapat membuat semua orang beriman, namun hal itu tidak dilakukan karena iman tidak bisa dipaksakan.

“Kalau Allah mau mengimankan semua bisa, memaksa semua bisa, apakah Allah mau memaksa orang suruh iman semua? Kata Allah jangan, iman tidak boleh dipaksa,” kata Ma’ruf, seperti dilihat dalam video sambutan yang diunggah di akun YouTube Wakil Presiden.

Baca Juga :  Myanmar dan Laos Berbagi Poin dalam Laga Sengit di Piala AFF U-19

“Allah tidak mau memaksa, Allah bisa, seperti malaikat semua, malaikat tuh iman semua, malaikat tidak ada yang pernah maksiat kepada Allah. Malaikat itu semua bisa,” sambungnya.

Ma’ruf menegaskan bahwa terdapat beberapa hal yang telah diputuskan oleh Allah untuk manusia. 

Baca Juga : RUU Penyiaran Jadi Kontroversial, Wapres Ma’ruf Amin Buka Suara

Salah satunya adalah tempat kelahiran manusia yang tidak dapat dipilih.

“Kita juga ada yang dipaksa sama Allah, misal kita lahir di mana, kita nggak bisa milih. Pak Gubernur, walaupun sekarang jadi Gubernur Bangkabelitung lahirnya di Aceh. Nggak bisa saya milih lahir di Bangka. Nggak ada orang bisa milih mau lahir di mana,” ujar Ma’ruf.

Baca Juga :  Kapolres Sebut Warga Aceh Kembali Tolak Imigran Rohingya

Selain itu, Ma’ruf juga menekankan bahwa manusia tidak dapat memilih siapa orang tuanya. 

Contohnya, jika diberi kesempatan untuk memilih orang tua, maka seseorang mungkin akan memilih menjadi anak seorang presiden.

“Orang tidak bisa milih siapa bapaknya, siapa ibunya. Apa bisa milih? Kalau bisa milih, saya ingin jadi anak presiden. Tapi kan nggak bisa. Itu majbur (ditakdirkan Allah),” kata Ma’ruf.

“Ada yang lahirnya hitam, ada yang putih, ada yang hidungnya mancung, ada yang hidungnya pesek, apa bisa milih, kalau bisa milih semua cakep,” tuturnya.

 Namun demikian, Ma’ruf mengatakan bahwa Allah tidak memaksa manusia untuk memilih jalannya dalam hidup. 

Hal ini, menurutnya, diberikan agar manusia dapat memilih secara bebas dan mendekat kepada Allah dengan iman dan kecintaan yang dimilikinya.

Baca Juga :  Kaum Hawa Wajib Tahu, Ini Dia Niat Menyahur Hutang Puasa Ramadhan

“Tetapi dalam masalah memilih jalan hidup, Allah tidak maksa, supaya milih, iman itu, dengan ikhtiar kita supaya datang kepada Allah. Supaya datang kepada Tuhannya dengan ketaatan yang pilihannya sendiri, supaya datang kepada tuhannya dengan ketaatan yang berdasarkan kecintaan. Makannya disuruh milih, nah inilah istilahnya kita milih mau beriman apa tidak beriman kalau sudah beriman masuk syurga kalau tidak beriman nah itu, ada yang dia pilih jalan surga ada yang pilih kamar belakang,” tuturnya.

Berita Terkait

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!
Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Thursday, 4 June 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Thursday, 4 June 2026 - 07:49 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Wednesday, 3 June 2026 - 11:24 WIB

Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!

Berita Terbaru