Belum Punya KKS Tenang, PT Pos Mulai Salurkan Bansos PKH & BPNT untuk KPM Non Rekening, Simak Jadwal Resminya

- Redaksi

Friday, 12 September 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2025 telah resmi dimulai. Kabar gembira ini disambut antusias jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah menantikan pencairan dana tersebut.

Empat bank penyalur utama, yaitu Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Rakyat Indonesia (BRI), telah memulai penyaluran sejak akhir pekan lalu. BSI menjadi bank pertama yang menyalurkan dana pada Jumat, disusul Mandiri pada Sabtu dini hari, kemudian BNI dan BRI pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Proses penyaluran ini menunjukkan kecepatan dan efisiensi dalam distribusi bansos.

Distribusi bansos telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia. Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah telah menerima penyaluran hingga 65% dari total kuota KPM. Wilayah Jabodetabek, yang awalnya tertinggal, kini juga mulai menerima bansos, dimulai dari Depok dan Bekasi, kemudian meluas ke beberapa wilayah Jakarta dan Tangerang Selatan. Jakarta Barat masih dalam proses penyaluran.

Penyaluran Bansos di Luar Pulau Jawa

Tidak hanya di Pulau Jawa, penyaluran bansos juga telah menjangkau beberapa wilayah di luar pulau tersebut, termasuk Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Lampung. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjangkau seluruh KPM di Indonesia, tanpa memandang lokasi geografis.

Nominal bantuan yang diterima KPM bervariasi, berkisar antara Rp600.000 hingga Rp853.000 per KPM. Variasi ini mungkin disebabkan perbedaan jenis bantuan dan jumlah anggota keluarga dalam satu KPM.

Pentingnya Pengecekan Saldo dan Mekanisme Penyaluran Alternatif

Pemerintah mengimbau KPM untuk rutin mengecek saldo rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka, terutama pada jam-jam update saldo, misalnya pukul 12.00 WIB siang hari. Pengecekan berkala akan membantu KPM memastikan pencairan bansos telah diterima.

Bagi KPM yang tidak memiliki rekening atau KKS, PT Pos Indonesia disiapkan sebagai penyalur alternatif. Penyaluran melalui PT Pos akan dimulai setelah penyaluran melalui empat bank utama mencapai sekitar 70% dari target nasional. PT Pos akan mengirimkan surat undangan resmi kepada KPM untuk mencairkan bantuan secara langsung di kantor pos.

Baca Juga :  Erick Thohir Berharap Kevin Diks dapat Diturunkan Melawan Jepang dan Arab Saudi

Di beberapa daerah, seperti Sumedang, penyaluran bansos melalui PT Pos telah menjangkau lebih dari 9.800 KPM dan akan terus bertambah. Proses penyaluran melalui PT Pos dilakukan secara bertahap untuk memastikan kelancaran distribusi.

Bonus Tambahan untuk KPM

Sebagai tambahan, pemerintah memberikan bonus kepada seluruh KPM yang telah menerima pencairan PKH dan BPNT. Bonus ini berupa uang tunai Rp400.000 dan 20 kilogram beras, yang dijadwalkan disalurkan mulai Senin. Bonus ini bertujuan untuk membantu KPM menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok dan menjaga ketahanan pangan rumah tangga rentan selama Juni-Juli 2025.

Pemerintah menargetkan seluruh proses pencairan bansos tahap kedua tahun 2025 selesai sebelum akhir September 2025. Hal ini untuk menghindari penundaan pencairan bansos pada triwulan berikutnya dan memastikan bantuan tepat waktu sampai ke tangan KPM.

Baca Juga :  Artis Kondang Raffi Ahmad Diduga Melakukan Pencucian Uang, Begini Informasinya!

Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi dari pemerintah dan segera melapor ke dinas sosial setempat jika mengalami kendala dalam pencairan bansos. Transparansi informasi dan responsif terhadap kendala menjadi kunci keberhasilan program bansos ini.

Pertimbangan Lebih Lanjut Mengenai Bansos

Keberhasilan program bansos tidak hanya bergantung pada penyaluran dana, tetapi juga pada pemanfaatan dana tersebut oleh KPM. Sosialisasi yang efektif tentang penggunaan bansos untuk memenuhi kebutuhan pokok dan meningkatkan kesejahteraan keluarga sangat penting.

Evaluasi berkala terhadap program bansos juga krusial untuk memastikan program tersebut mencapai tujuannya dan perbaikan berkelanjutan dapat dilakukan. Hal ini meliputi monitoring dan evaluasi terhadap penyaluran bansos, serta umpan balik dari KPM.

Penting untuk memastikan integritas dan transparansi dalam seluruh proses penyaluran bansos untuk mencegah penyalahgunaan dana dan memastikan bantuan tepat sasaran. Mekanisme pengawasan dan pelaporan yang kuat perlu diimplementasikan.

Berita Terkait

Menyambut Bulan Suci: Tata Cara dan Doa Mandi Sebelum Ramadhan
THR ASN 2026 Cair Lebih Awal? Ini Besaran dan Jadwal Terbarunya
Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Apakah Pegadaian Buka Hari Ini? Simak Jadwal Terbaru Sebelum Berangkat!
Cara Cek Desil Bansos 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Lewat HP dan Web
Viral! Seruan “Stop Bayar Pajak” di Jawa Tengah, Ini Penyebab dan Fakta Sebenarnya
Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan
Siapa Mohan Hazian? Pengusaha Muda di Balik Thanksinsomnia yang Kini Jadi Sorotan
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 18 February 2026 - 12:00 WIB

Menyambut Bulan Suci: Tata Cara dan Doa Mandi Sebelum Ramadhan

Wednesday, 18 February 2026 - 08:00 WIB

THR ASN 2026 Cair Lebih Awal? Ini Besaran dan Jadwal Terbarunya

Wednesday, 18 February 2026 - 06:14 WIB

Resmi! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Tuesday, 17 February 2026 - 07:33 WIB

Apakah Pegadaian Buka Hari Ini? Simak Jadwal Terbaru Sebelum Berangkat!

Monday, 16 February 2026 - 14:00 WIB

Cara Cek Desil Bansos 2026 Terbaru: Panduan Lengkap Lewat HP dan Web

Berita Terbaru

Cara Menonaktifkan YouTube Shorts

Teknologi

4 Cara Menonaktifkan YouTube Shorts dengan Mudah dan Efektif

Wednesday, 18 Feb 2026 - 11:00 WIB

Tata Cara Shalat Terawih 11 Rakaat di Rumah

Lifestyle

Panduan Lengkap Tata Cara Shalat Tarawih 11 Rakaat di Rumah

Wednesday, 18 Feb 2026 - 09:00 WIB