Syair Cinta Jalaludin Rumi yang Simpan Makna Mendalam.

- Redaksi

Wednesday, 1 May 2024 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Contoh tulisan Jalaludin Rumi (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Jalaludin Rumi adalah seorang penyair sufi Persia yang dikenal dengan nama panggilan Rumi. 

Dia menciptakan puisi dan syair yang sangat indah, salah satunya yang terkenal adalah Cinta dalam Diam. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syair-syair dalam puisi tersebut mempunyai makna yang sangat romantis dan banyak orang yang menggunakan syair-syair tersebut untuk mengungkapkan cinta mereka pada pasangan mereka. 

Baca Juga:

Syair Abu Nawas dalam Bahasa Arab, Latin, dan Indonesia

Rumi adalah seorang yang pintar dan sangat dihormati sebagai teolog Maturidi dan ulama di Persia. 

Karyanya telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa dan menjadi populer di seluruh dunia

Walaupun Rumi telah meninggal pada tahun 1273, namanya masih populer dan menjadi salah satu penyair terbaik di dunia.

Kumpulan Syair Cinta Jalaluddin Rumi 

Syair Cinta Jalaludin Rumi yang Simpan Makna Mendalam
Potret Jalaluddin Rumi (Dok. Ist)

Sebagian orang tentu sudah tidak asing dengan Rumi. Sebab karyanya masih melegenda hingga saat ini. Berikut kumpulan Syair cinta Jalaluddin Rumi 

Baca Juga :  Mengapa Kasta Brahmana Diyakini Sebagai Penghubung Antara Manusia dan Tuhan? Berikut ini Pembahasannya!

1. Aku memilih mencintaimu dalam diam.

Karena dalam diam tak akan ada penolakan.

Aku memilih mencintaimu dalam kesepian.

Karena dalam kesepian tidak ada orang lain yang memilikimu,

kecuali aku.

Aku memilih memujamu dari kejauhan.

Karena kejauhan melindungiku dari rasa sakit.

Aku memilih menciummu dalam angin.

Bukankah bibirku juga akan merasakan kelembutan dari angin?

Aku memilih memilikimu dalam mimpi.

Karena dalam mimpiku, kamu tidak akan pernah mati

2. Puisi Jalaludin Rumi 

Aku bukanlah orang Nasrani, 

Aku bukanlah orang Yahudi, 

Baca Juga:

Mengenal Sosok Imaduddin Utsman, Ternyata Ini Karyanya

Aku bukanlah orang Majusi, 

Dan Aku bukanlah orang Islam

Keluarlah, lampaui gagasan sempitmu tentang benar dan salah. 

Sehingga kita dapat bertemu dalam “Suatu Ruang Murni” tanpa dibatasi berbagai prasangka atau pikiran yang gelisah.

Baca Juga :  Jelaskan Pengertian Kegagalan Sektor Publik dan Mengapa Sektor Publik Mengalami Inefisiensi Ekonomi

3.Dalam terang-Mu aku belajar mencintai. 

Dalam keindahan-Mu aku belajar menulis puisi. 

Kau senantiasa menari dalam hatiku, 

Meski tiada seorang yang melihat-Mu, 

Dan terkadang aku pun ikut menari bersama-Mu. 

Dan, sungguh, Penglihatan Agung inilah yang menjadi inti dari seniku.

4. Ingatlah bahwa Nabi Muhammad pernah berkata: “Satu penglihatan tentang-Nya adalah suatu berkah yang tak terhingga.” 

Setiap daun dari sebatang pohon membawa seuntai firman dari dunia yang tak terlihat. 

Lihatlah, tiap-tiap daun yang jatuh ke tanah sebagai suatu berkah dari-Nya. 

Baca Juga:

5 Tarian NTT yang Memiliki Nilai Adat Budaya dan Sejarah Adiluhung

Segala sesuatu di alam ini senantiasa menari dalam harmoni, 

Bernyanyi tanpa lidah, dan mendengar tanpa telinga, ya, semua itu adalah berkah yang tak terhingga dari-Nya.

5. Setiap penglihatan tentang keindahan akan lenyap. 

Baca Juga :  Tesla Menerapkan Strategi Distribusi Yang Berbeda Dibandingkan Produsen Mobil Tradisional, Tesla Menjual Langsung Ke Konsumen

Setiap perkataan yang manis akan memudar. 

Namun, janganlah kau berputus asa, 

Krena mereka semua datang dari sumber yang sama, dari Keabadian. 

Masukilah Keabadian itu, maka kau akan melihat segala sesuatu tumbuh dan berkembang, 

Memberi hidup baru dan kegembiraan baru bagimu.

6. Aku telah melihat wajah mulia Sang Raja. 

Baca Juga:

Lirik Sholawat Nadhom Alfiyah dalam Bahasa Arab, Latin dan Terjemahannya

Dia adalah mata dan matahari surga.

Dia adalah teman seperjalanan dan penyembuh semua mahluk. 

Dia adalah jiwa dan alam semesta yang melahirkan jiwa-jiwa. 

Dia menganugerahkan kebijaksanaan pada kebijaksanaan, kemurnian pada kemurnian. 

Dia adalah tikar sembahyang bagi jiwa orang-orang suci. 

Setiap atom di tubuhku berlompatan sambari menangis dan berseru: “Terpujilah Tuhanku.”

Itulah beberapa syair Cinta Jalaluddin Rumi yang sering menjadi perbincangan banyak orang. Sebab syair tersebut memiliki makna yang cukup mendalam.

Berita Terkait

Apa Saja Dampak dari Bencana Alam Terhadap Kehidupan Manusia? Simak Pembahasannya Kali Ini!
Sudah Siapkan Dokumen? Ini Panduan Lengkap Cara Membuat Akun SPMB SMA 2026!
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting Bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?
APA DAMPAK BAGI MANUSIA DARI LINGKUNGAN YANG RUSAK KAREN SAMPAH PLASTIK? BERIKUT PEMBAHASANNYA!
BAGAIMANA CARA MENUMBUHKAN PERILAKU DISIPLIN DAN SALING MENGHARGAI DALAM MENJALANKAN IBADAH PADA DIRI SESEORANG?
Bagaimana Cara Memberikan Dorongan Kepada Teman Kita untuk Beramal Baik dan Menjauhi Amal yang Buruk?
Menurut Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan, Apa yang Dimaksud dengan Penyusutan Arsip?
APA YANG MENJADI PEMBEDA ANTARA DIGITAL CITIZEN DAN CITIZEN JOURNALISM? BAGAIMANA KARAKTERISTIK MEREKA? BERIKUT PEMBAHASANNYA!

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 09:10 WIB

Apa Saja Dampak dari Bencana Alam Terhadap Kehidupan Manusia? Simak Pembahasannya Kali Ini!

Thursday, 4 June 2026 - 08:12 WIB

Sudah Siapkan Dokumen? Ini Panduan Lengkap Cara Membuat Akun SPMB SMA 2026!

Wednesday, 3 June 2026 - 09:38 WIB

Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting Bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keragaman Suku, Agama, dan Budaya?

Wednesday, 3 June 2026 - 07:01 WIB

APA DAMPAK BAGI MANUSIA DARI LINGKUNGAN YANG RUSAK KAREN SAMPAH PLASTIK? BERIKUT PEMBAHASANNYA!

Tuesday, 2 June 2026 - 14:27 WIB

BAGAIMANA CARA MENUMBUHKAN PERILAKU DISIPLIN DAN SALING MENGHARGAI DALAM MENJALANKAN IBADAH PADA DIRI SESEORANG?

Berita Terbaru