Wanita di Pulworejo Ditetapkan Jadi Tersangka Usai Pacarnya Gantung Diri

- Redaksi

Tuesday, 11 June 2024 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bunuh diri (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Seorang pria berusia 30 tahun dari Kecamatan Purworejo ditemukan tewas dengan luka lebam di bagian lehernya. 

Polisi menduga bahwa pacarnya adalah pelaku penganiayaan sebelum korban gantung diri.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Sejoli Tega Habisi Nyawa Lansia : Terinspirasi dari Internet

Menurut Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Catur Agus Yudo Praseno, korban dan tersangka adalah sepasang kekasih. 

“Korban dengan tersangka itu pacaran, pelakunya cewek korbannya laki-laki,” kata Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Catur Agus Yudo Praseno saat dihubungi awak media, Senin (10/6)

Kedua orang tersebut sedang bersama dengan dua teman mereka ketika mereka meminum minuman keras. Setelah itu, korban dan tersangka kembali ke rumah kontrakan mereka.

Baca Juga :  Syahrul Yasin Limpo Hadiri Sidang Firli Bahuri Sebagai Saksi

Tersangka kemudian memberitahu korban bahwa ia akan kembali menjalin hubungan dengan mantan pacarnya. 

Korban marah dan cekcok pun terjadi di antara mereka. Tersangka mengakui bahwa dia sempat melakukan penganiayaan terhadap korban, yang kemudian dicekik hingga meninggalkan bekas luka pada lehernya.

Kepolisian menetapkan tersangka, TNR (22), sebagai tersangka kasus penganiayaan tersebut. Namun, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan.

“Jadi tersangka yang pacarnya itu kita tahan karena memang melakukan penganiayaan,” sambungnya

Ibu korban, Saliyem, menyatakan bahwa anaknya pergi tanpa pamit pada Sabtu malam dan sempat pulang ke rumah untuk menukar sepeda motor sebelum pergi lagi. 

Namun, pada Minggu dini hari, teman korban memberitahukan bahwa korban pingsan tak sadarkan diri di rumah kos temannya yang tak jauh dari rumah duka.

Baca Juga :  Istana Pastikan Hadiah Jam Rolex Ratusan Juta untuk Pemain Timnas dari Dana Pribadi

Keluarga korban masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. 

Polisi akan menyampaikan hasil pasti penyebab kematian korban secara resmi oleh Bidokkes Polda Jateng.

Baca Juga:

Diduga Memiliki Dendam, Pria Banten Tega Tusuk Rekannya Sendiri

“Saya terus ke sana, anak saya itu sudah nggletak gitu, tak angkat masih klokor-klolor gitu suaranya, terus saya minta tolong temannya yang di situ untuk bawa ke rumah saki. Terus bertiga naik motor sama anak saya itu ke rumah sakit, saya juga bertiga boncengan sama suami saya. Sampai rumah sakit dia sudah nggak ada (meninggal),” urai Suliyem saat ditemui di rumah duka, Minggu (9/6).

Berita Terkait

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya
Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos
RESMI! Harga Pertamax Mengalami Kenaikan, Cek Rincian Tarif Terbarunya
VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!
Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Berita Terkait

Wednesday, 10 June 2026 - 09:48 WIB

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 June 2026 - 09:37 WIB

Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos

Wednesday, 10 June 2026 - 07:40 WIB

RESMI! Harga Pertamax Mengalami Kenaikan, Cek Rincian Tarif Terbarunya

Tuesday, 9 June 2026 - 10:42 WIB

VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG

Monday, 8 June 2026 - 10:14 WIB

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Berita Terbaru

Apakah Pertamax Disubsidi?

Berita

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 Jun 2026 - 09:48 WIB