Jelang Ramadhan 2025, Wamendiktisaintek Menegaskan bahwa Kegiatan Akademik Tetap Berjalan Seperti Biasa

- Redaksi

Saturday, 4 January 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Disebutkan bahwa Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Fauzan, menegaskan bahwa kegiatan akademik di perguruan tinggi tidak akan diliburkan selama bulan Ramadan 2025.

Hal tersebut ia sampaikan dalam sesi Taklimat Media yang membahas Arah Kebijakan Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Jakarta pada Sabtu, 4 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fauzan menjelaskan bahwa pemerintah tidak memiliki rencana untuk memberlakukan kebijakan libur bagi perguruan tinggi selama Ramadan.

Pernyataan ini sekaligus menepis isu yang berkembang di masyarakat terkait kemungkinan meliburkan kegiatan pendidikan selama bulan suci tersebut.

Fauzan mengklarifikasi bahwa wacana tersebut tidak relevan untuk diterapkan di tingkat pendidikan tinggi.

Menurutnya, kebijakan akademik tetap akan berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada perubahan signifikan selama Ramadan.

Baca Juga :  Mobil Daihatsu Luxio Terbakar di Malang, Pengemudi Alami Luka Bakar

Pembicaraan mengenai libur pendidikan selama Ramadan sebenarnya bukan hal baru.

Di era pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau yang dikenal dengan Gus Dur, kebijakan ini sempat diberlakukan.

Namun, setelah masa tersebut, kebijakan serupa tidak lagi diterapkan secara luas, terutama di jenjang pendidikan tinggi.

Belakangan, isu ini kembali mencuat, khususnya di kalangan masyarakat yang mempertanyakan kemungkinan meliburkan kegiatan pendidikan di bulan Ramadan.

Meski demikian, pemerintah melalui Wamendiktisaintek telah memberikan penegasan bahwa perguruan tinggi tetap akan melaksanakan kegiatan akademiknya seperti biasa.

Meski tidak ada kebijakan libur khusus untuk perguruan tinggi selama Ramadan, pemerintah telah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri.

Baca Juga :  Bagaimana Cara Membuat Lingkungan Belajar yang Menyenangkan?

Dalam SKB tersebut, tercatat sebanyak 16 hari libur nasional dan tujuh hari cuti bersama yang berlaku untuk tahun 2025.

SKB ini sendiri telah ditandatangani oleh Menteri Agama, dan Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan hari-hari besar keagamaan, termasuk Idulfitri yang jatuh di akhir Ramadan.

Namun, khusus untuk perguruan tinggi, kegiatan akademik tetap akan disesuaikan dengan kalender akademik masing-masing institusi tanpa adanya libur tambahan selama bulan suci.

Isu libur Ramadan yang sempat mengemuka ini menimbulkan beragam tanggapan di masyarakat.

Beberapa pihak mendukung ide tersebut dengan alasan memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan dosen untuk lebih fokus menjalankan ibadah selama Ramadan.

Baca Juga :  Libur Panjang Januari 2025: Kesempatan Berharga untuk Keluarga dan Rekreasi

Namun, di sisi lain, ada pula yang menilai bahwa kegiatan akademik sebaiknya tetap berjalan untuk menjaga ritme belajar mengajar dan pencapaian target akademik.

Dengan penegasan dari Wamendiktisaintek, pemerintah berharap masyarakat dapat memahami bahwa kebijakan akademik perguruan tinggi tetap mengacu pada kalender pendidikan yang telah dirancang sebelumnya.

Perguruan tinggi juga diharapkan mampu memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa dan dosen dalam menjalankan ibadah selama Ramadan tanpa mengorbankan kualitas pembelajaran.

Keputusan untuk tidak meliburkan kegiatan akademik ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan tinggi di Indonesia.

Di tengah berbagai tantangan, seperti penyesuaian jadwal selama Ramadan, perguruan tinggi diharapkan tetap menjadi motor penggerak dalam mencetak generasi unggul yang berdaya saing global.***

Berita Terkait

VIRAL! Link Video Diduga Mahasiswi Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Tersebar di Media Sosial, Ini Fakta Aslinya yang Bikin Netizen Penasaran!
Geger! Link Video Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Viral di TikTok, Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya!
Bikin Penasaran! Ini Cara Mengusulkan PIP di SIPINTAR Biar Pasti Cepat Cair!
Pemerintah Bagi-bagi HP Gratis, Bansos Bakal Langsung Cair ke Rekening!
Kenapa Cuaca Hari Ini Panas Sekali? Ternyata 5 Penyebab Ini Bikin Suhu Terasa Seperti Oven!
TERBONGKAR! Inilah Penyebab BBM Langka di Bali yang Bikin Antrean Panjang!
Mengungkap Sosok Asli Siapa Nidal Hasan? Psikiater Militer yang Berubah Menjadi Pembunuh 13 Orang dan Kini Menanti Regu Tembak
Apa yang Dimaksud dengan Integrasi Nasional dan Mengapa Hal Ini Penting bagi Indonesia Sebagai Negara yang Memiliki Keberagaman Suku, Agama, dan Budaya?

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 11:17 WIB

VIRAL! Link Video Diduga Mahasiswi Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Tersebar di Media Sosial, Ini Fakta Aslinya yang Bikin Netizen Penasaran!

Thursday, 15 October 2026 - 10:46 WIB

Geger! Link Video Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Viral di TikTok, Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya!

Thursday, 15 October 2026 - 10:11 WIB

Bikin Penasaran! Ini Cara Mengusulkan PIP di SIPINTAR Biar Pasti Cepat Cair!

Wednesday, 14 October 2026 - 15:17 WIB

Pemerintah Bagi-bagi HP Gratis, Bansos Bakal Langsung Cair ke Rekening!

Wednesday, 14 October 2026 - 15:09 WIB

Kenapa Cuaca Hari Ini Panas Sekali? Ternyata 5 Penyebab Ini Bikin Suhu Terasa Seperti Oven!

Berita Terbaru