SwaraWarta.co.id – Apa penyebab kebakaran trans home joga? Kebakaran hebat yang melanda Trans Home di Jalan Jogja-Solo, Berbah, Sleman, pada Kamis (1/10/2026) meninggalkan duka mendalam.
Si jago merah melalap gedung tiga lantai plus basement dan menewaskan dua karyawati. Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian. Namun, sejumlah saksi dan dugaan sementara mengarah pada beberapa faktor yang memicu kobaran api.
Dugaan Penyebab Utama: Pembakaran Sampah
Dugaan terkuat muncul dari aktivitas pembakaran sampah di area belakang gudang. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa api diduga dipicu oleh kelalaian petugas kebersihan (cleaning service) yang membakar sampah sekitar pukul 13.00 WIB. Cuaca terik disertai angin kencang membuat api cepat membesar. Dalam waktu singkat, api menyambar tumpukan toren air berbahan plastik di area luar hingga menjalar ke area parkir motor karyawan.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Faktor Angin Kencang dan Material Mudah Terbakar
Angin kencang menjadi faktor krusial yang membuat api menyebar begitu cepat. Warga menyaksikan api yang awalnya hanya terlihat dari bagian belakang gedung langsung menjalar ke area depan. Selain itu, material bangunan yang mudah terbakar seperti bahan kimia, thinner, dan barang elektronik menjadi kendala utama proses pemadaman. Bahkan, asap tebal masih mengepul dari basement akibat barang-barang berbahan karet yang terbakar.
Spekulasi Lain: Karyawan Menyalakan Motor?
Di tengah kepanikan, muncul spekulasi yang beredar di masyarakat. Seorang warga mengaku mendengar bahwa kebakaran bermula ketika seorang karyawan menyalakan sepeda motor, lalu api menyambar ke toren air. Namun, informasi ini belum dapat dipastikan kebenarannya. Pihak kepolisian menegaskan masih melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan penyebab pasti peristiwa ini.
Dampak dan Kerugian
Kebakaran ini tidak hanya menghanguskan bangunan dan barang dagangan, tetapi juga menimbulkan kerugian besar. Kerugian material ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah, bahkan ada yang menyebut angka Rp50 miliar. Dua karyawan yang menjadi korban, Sulistyani (44) dan Wiken Novalia Davin (20), ditemukan meninggal dunia di lantai 3 dekat tangga. Sejumlah karyawan lain juga dilaporkan mengalami luka lecet dan sesak napas akibat asap pekat.
Hingga artikel ini ditulis, penyebab pasti kebakaran Trans Home Jogja masih menjadi misteri yang terus diselidiki. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian pembakaran sampah yang diperparah oleh angin kencang dan banyaknya material mudah terbakar. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan kerja yang menyimpan bahan-bahan berbahaya. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

















