Berita

Hadir di Acara Dekopin, Emil Dardak: Koperasi Harus Siap Menghadapi Megatren Dunia 2045

 

SwaraWarta.co.id Emil Elestianto Dardak menjadi pembicara dalam acara yang diadakan untuk merayakan Hari Koperasi Ke-77 di Batu.

Dalam acara ini, Emil mengingatkan pentingnya mempersiapkan diri menghadapi megatren dunia pada tahun 2045.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Emil Dardak Temui Gibran di Solo untuk Minta Dukungan Maju di Pilgub 2024

Acara ini diselenggarakan oleh Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dengan tema “Regulasi Berjati Diri untuk Memantapkan Bisnis Koperasi Menuju Indonesia Emas.”

Emil menekankan bahwa Indonesia akan memiliki banyak penduduk usia produktif pada tahun 2045, yang dapat menjadi sumber daya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Komposisi penduduk usia produktif yang besar merupakan sumber daya produksi yang akan menggerakkan perekonomian. Negeri ini akan mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045 dengan memanfaatkan generasi produktif,” ujar Emil dalam keterangannya, Senin (22/7).

Dia juga menjelaskan bahwa generasi muda Indonesia memiliki keunggulan dalam beberapa hal, seperti:

– Melek teknologi

– Tertarik pada multimedia

– Mahir dalam mencari informasi

– Aktif membuat konten digital

– Belajar dengan praktik langsung

Keterampilan ini, menurut Emil, dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dalam pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan partisipasi sosial.

Emil percaya bahwa bonus demografi ini akan membantu keberlanjutan koperasi di Jawa Timur, terutama melalui digitalisasi.

Dia mengajak generasi muda untuk meningkatkan literasi digital agar koperasi bisa mengadopsi teknologi dan bersaing dengan platform belanja online.

“Terjadi pergeseran pola konsumsi masyarakat di mana Generasi millenial dan Generasi Z melakukan research, mencari review dan membandingkan produk yang sejenis melalui sosial media. Koperasi yang seringkali beroperasi secara offline tidak boleh ketinggalan dalam hal ini,” katanya

Emil menegaskan pentingnya memanfaatkan kondisi demografi ini dengan baik, terutama karena momen ini hanya terjadi sekali dalam sejarah Indonesia, antara tahun 2020-2030.

Dia memberi contoh negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Cina, yang berhasil memanfaatkan bonus demografi untuk kemajuan ekonomi mereka.

“Jepang, Korea Selatan, dan Cina merupakan negara yang berhasil memanfaatkan bonus demografi mereka,” ujarnya

Baca Juga: PAN Kembali Usung Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024, Apa Alasannya?

Emil juga mendorong penguatan peran koperasi melalui regulasi yang lebih baik, dukungan teknologi, peningkatan kapasitas digital, dan akses keuangan.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

KLJ Agustus 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal dan Informasi Terbarunya

SwaraWarta.co.id - Bagi para lansia penerima manfaat di DKI Jakarta, pertanyaan tentang KLJ Agustus 2026 kapan…

12 hours ago

Berapa Lama Sampel Makanan Harus Disimpan Sebagai Bank Sampel pada Pengelolaan Pangan Siap Saji? Berikut Pembahasannya!

SwaraWarta.co.id – Mari disimak, berapa lama sampel makanan harus disimpan sebagai bank sampel pada pengelolaan…

13 hours ago

Apakah Hari Ini Ada Demo? Update Terkini 26 Agustus 2026

SwaraWarta.co.id – Pertanyaan “apakah hari ini ada demo” menjadi salah satu pencarian paling populer di mesin…

13 hours ago

Cara Membuka SafeSearch dengan Mudah di HP dan Laptop

SwaraWarta.co.id - Bagaimana cara membuka safeSearch? Mencari informasi di internet tanpa hambatan sering kali membuat…

14 hours ago

VIRAL! Konten Kreator Vilmei Dibuat Murka oleh Karyawannya yang Tilap Uang 1,2 Miliar

SwaraWarta.co.id - Kabar mengejutkan datang dari dunia maya. Konten kreator terkenal, Meicy Villia atau yang…

15 hours ago

Mengapa Warga Pati Demo ke Jakarta? Ini Tuntutan dan Kronologinya

SwaraWarta.co.id – Mengapa warga Pati demo ke Jakarta? Sejumlah warga Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berbondong-bondong…

1 day ago