Mitos Malam 1 Suro, Masyarakat Jawa Wajib Tahu!

- Redaksi

Monday, 8 July 2024 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Malam 1 Suro yang populer di masyarakat Jawa (Dok. Ist)

Ilustrasi Malam 1 Suro yang populer di masyarakat Jawa (Dok. Ist)

 

SwaraWarta.co.id Malam 1 Suro adalah momen penting bagi masyarakat Jawa dan Muslim, namun dipercayai pula terdapat beberapa mitos dan pantangan pada malam tersebut.

Mitos Malam 1 Suro yang Cukup Populer

Beberapa pantangan dipercaya bisa mendatangkan kesialan bagi orang-orang yang melanggarnya. Beberapa mitos terkait pantangan yang diyakini pada malam 1 Suro di antaranya adalah:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Larangan Keluar Rumah

Larangan keluar rumah karena masyarakat mempercayai lebih baik berdiam diri di dalam rumah terutama pada malam hari. Apabila dilanggar maka akan mendatangkan kesialan atau hal negatif.

Baca Juga:

Kapan Tahun Baru Islam 2024? Ini Tanggal Lengkapnya dan Maknanya

2. Tidak Boleh Berbicara saat Ritual Mubeng

Tidak boleh berbicara atau berisik yaitu melakukan ritual Mubeng Benteng dan Tapa Bisu yang dilakukan pada malam 1 Suro. Ritual ini dilakukan dengan tidak berbicara dan hanya ada di keraton Yogyakarta.

3. Tidak Boleh Mengadakan Pesta

Tidak boleh mengadakan pesta atau hajatan karena bagi masyarakat Jawa, mengadakan hajatan seperti pernikahan, sunatan, dan lainnya di bulan Suro merupakan pamali. Apabila dilakukan maka orang tersebut akan terkena bencana.

Baca Juga :  Belasan Video Mesum Pelajar SMA di Magetan Mendadak Viral di Media Sosial

4. Tidak Boleh Berkata Kasar

Tidak boleh berkata kasar atau berbicara hal buruk ketika malam 1 suro. Jika tidak menjaga lisan dari perkataan buruk maka hal-hal yang dibicarakan itu akan menjadi kenyataan.

5. Dicari Makhluk Gaib Jika Bertindak Lalai

Sebagian orang Jawa mempercayai keberadaan makhluk gaib yang muncul pada bulan Suro. Makhluk ini diyakini akan keluar mencari manusia yang bertindak lalai.

6. Dilarang Pindah atau Bangun Rumah

Dilarang pindahan atau membangun rumah pada malam 1 Suro karena masyarakat Jawa percaya aktivitas tersebut akan mendatangkan kesialan.

7. Acara Ruwatan

Melakukan tradisi acara ruwatan atau pembersihan untuk terbebas dari sukerta atau kekotoran. Orang yang diruwat memiliki kriteria merupakan putra/putri tunggal, sepasang putra-putri, dan satu putra diapit dua putri.

Baca Juga:

5 Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan untuk Dilakukan Karena Memiliki Nilai Pahala

Baca Juga :  Vespa 946 Snake: Edisi Terbatas dengan Desain Musim Dingin dan Sentuhan Elegan

Meskipun terdapat beberapa mitos dan pantangan, sebenarnya tidak ada ajaran dalam Islam yang memerintahkan untuk melakukan hal tersebut.

Sebaliknya, Islam menganjurkan untuk mengisi malam 1 Suro dengan amalan baik dan meningkatkan ketaatan terhadap Allah SWT.

Amalan saat Bulan Suro Menurut Agama Islam

Sebagai umat Muslim, pada malam 1 Suro sebaiknya dilakukan amalan-amalan baik sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Berikut adalah beberapa amalan yang dianjurkan:

1. Mandi

Untuk menyambut awal tahun Hijriah semestinya diisi dengan hati dan fisik yang bersih. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menyucikan diri dengan mandi.

Baca Juga:

Mengenal Tradis Larungan Kambing Kendhit dan Buceng Alit di Telaga Ngebel

2. Berziarah kepada ulama

Memasuki tahun baru Islam disarankan untuk berziarah kepada para ulama. Baik itu yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

3. Membaca Surah Al-Ikhlas

Pada malam 1 Suro umat muslim dianjurkan untuk mengamalkan surah Al-Ikhlas. Surah ini dibaca sebanyak 1.000 kali.

4. Menunaikan salat sunah

Momennya memasuki awal tahun sebaiknya diisi dengan salat sunah, seperti salat sunah 4 rakaat, tahajud, taubat, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Cekcok Usai Nyoblos di TPS, Pria di Kupang Tega Bakar Pacarnya

5. Menyambung silaturahmi

Pada malam 1 Suro atau Muharram diisi dengan menyambung silaturahmi kepada semua orang. Termasuk sanak keluarga, orang-orang terdekat, tetangga, maupun orang-orang alim atau ahli ilmu.

6. Menambah nafkah keluarga

Umat muslim dianjurkan menambah nafkah keluarga pada bulan Muharram ini. Contohnya dengan memberi hadiah pada istri dan anak.

7.Membaca doa awal bulan Muharram

Terdapat doa yang dibacakan setelah salat magrib sebanyak 3 kali pada awal bulan Muharram. Apabila mengamalkannya maka Allah SWT akan memerintahkan 2 malaikat untuk melindunginya dari fitnah dan tipu daya setan.

Baca Juga:

Mengenal Tradisi Larun Sesaji yang dilaksanakan Sejumlah Daerah

Adapun setiap amalan tersebut memiliki keutamaan dan manfaat masing-masing dalam mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.

Sebagai umat Muslim, hendaknya kita meningkatkan ketaatan dan keimanan pada bulan Muharram ini, dan menjauhi setiap amalan yang dianggap bertentangan dengan ajaran Islam.

Berita Terkait

Apa Maksudnya Status SPT Lebih Bayar? Simak Penjelasan Lengkap dan Solusinya
Panduan Lengkap Cara Sholat Idul Fitri: Niat, Tata Cara, dan Sunnahnya
Mengapa Hilal Harus 3 Derajat? Memahami Standar Baru Penentuan Awal Bulan Hijriah
6 Cara Bayar Zakat Fitrah Online yang Praktis, Aman, dan Sah
Kapan Sholat Ied 2026? Jadwal Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Terungkap
Pencairan TPG di Bulan Maret 2026 Semakin Dekat, Cek Status SKTP Anda!
7 Jenis Sembako Termurah yang Wajib Dibeli, Nomor 3 Paling Dicari Saat Harga Naik!
Heboh Ojol Bali Viral Video, Benarkah Ada Aksi Dewasa Bule dengan Driver Ojol Ini Fakta Sebenarnya Bikin Kaget Warganet

Berita Terkait

Friday, 20 March 2026 - 13:24 WIB

Apa Maksudnya Status SPT Lebih Bayar? Simak Penjelasan Lengkap dan Solusinya

Friday, 20 March 2026 - 07:59 WIB

Panduan Lengkap Cara Sholat Idul Fitri: Niat, Tata Cara, dan Sunnahnya

Thursday, 19 March 2026 - 12:56 WIB

Mengapa Hilal Harus 3 Derajat? Memahami Standar Baru Penentuan Awal Bulan Hijriah

Thursday, 19 March 2026 - 12:49 WIB

6 Cara Bayar Zakat Fitrah Online yang Praktis, Aman, dan Sah

Wednesday, 18 March 2026 - 16:22 WIB

Kapan Sholat Ied 2026? Jadwal Muhammadiyah, NU, dan Pemerintah Terungkap

Berita Terbaru