SD Kare 07 Madiun ditutup Usai Tidak dapat Siswa selama 2 Tahun

- Redaksi

Saturday, 13 July 2024 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SDN 07 Karena Madiun yang kini telah resmi ditutup
(Dok. Ist)

SDN 07 Karena Madiun yang kini telah resmi ditutup (Dok. Ist)

swarawarta.co.id – Jumlah SD negeri di Kabupaten Madiun terus menurun. Sekolah terbaru yang tutup adalah SDN Kare 07.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyetujui usulan penutupan sekolah ini, sehingga nama sekolah tersebut tidak lagi tercantum dalam Data Pokok Pendidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dapodikdasmen).

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun, Siti Zubaidah, tahun ini sekolah tersebut resmi ditutup.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘’Jadi tahun ini sudah resmi ditutup,’’ ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Siti Zubaidah.

Rencana penutupan sudah dimulai pada 2022 karena SDN Kare 07 gagal mendapatkan murid, bahkan calon pendaftar hampir tidak ada.

Baca Juga :  Sempat Nikah Siri, Keluarga Korban Pembunuhan Perempuan Tanpa Kepala Buka Suara

‘’Karena sudah resmi ditutup, calon pendaftar yang ada kami arahkan untuk daftar ke sekolah yang terdekat, SDN Kare 06,’’ tambahnya.

Pada 2023 lalu, SDN Kare 07 kembali gagal mendapat siswa. Oleh karena itu, opsi penutupan akhirnya dipilih dan calon pendaftar yang ada diarahkan untuk mendaftar ke sekolah terdekat, yaitu SDN Kare 06.

Sekolah terdekat yang ditunjuk juga memfasilitasi alumnus SDN Kare 07 untuk mengurus legalisir ijazah dan lainnya.

Menurut Siti, sejak tahun lalu sekolah telah dikosongkan dan pengajar sudah bertugas di SDN Kare 1 dan SDN 3 Cermo.

Baca Juga: Syarat Pendaftaran PPDB SMP Kota Semarang 2024, Calon Peserta Didik Wajib Tahu!

Baca Juga :  Kaesang Pangarep Sebut 'Jateng is Red', PDIP Angkat Bicara

Saat ini, pihaknya masih dalam proses pengurusan terkait aset sekolah yang telah ditutup.

‘’Aset itu milik Bhayangkari, sedangkan lahannya ada di lahan perhutani,’’ bebernya.

Berdasarkan data Dapodikdasmen, jumlah SD di Kabupaten Madiun adalah 405 sekolah, dengan 401 sekolah negeri dan empat siswanya swasta.

Baca Juga: Hasil Seleksi PPDB SMP Sidoarjo 2024 Jalur Afirmasi dan Zonasi

Kecamatan Saradan memiliki sebaran SD terbanyak yaitu 44 sekolah, sementara Kecamatan Sawahan memiliki jumlah SD terkecil yaitu 15 sekolah.

Berita Terkait

Bagaimana Proses Terbentuknya Harga Pasar? Kenali Proses dan Faktornya
JELASKAN CARA MELAKUKAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI? MARI KITA BAHAS DISINI!
Info Terupdate: Apakah Hari Ini Ada Demo di Jakarta? Cek Lokasi dan Rute Alternatifnya!
Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya
JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG
JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Berita Terkait

Friday, 12 June 2026 - 15:25 WIB

Bagaimana Proses Terbentuknya Harga Pasar? Kenali Proses dan Faktornya

Friday, 12 June 2026 - 12:33 WIB

JELASKAN CARA MELAKUKAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI? MARI KITA BAHAS DISINI!

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Wednesday, 10 June 2026 - 09:48 WIB

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Tuesday, 9 June 2026 - 14:42 WIB

JELASKAN PERBEDAAN EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Berita Terbaru