Doa Pergi ke Masjid: Memohon Cahaya dan Bimbingan Ilahi

- Redaksi

Saturday, 14 September 2024 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Saat kita hendak menuju masjid untuk melaksanakan ibadah, kita dianjurkan untuk memanjatkan doa yang memohon petunjuk dan cahaya dari Allah.

Salah satu doa yang populer di kalangan umat Islam adalah doa yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas, sebagaimana tercatat dalam hadits Bukhari dan Muslim.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Doa ini mencakup permintaan agar Allah memberikan cahaya dalam berbagai aspek kehidupan kita, baik fisik maupun spiritual, sehingga perjalanan menuju masjid dan aktivitas ibadah kita senantiasa diberkahi dan diliputi oleh petunjuk-Nya.

Doa tersebut berbunyi sebagai berikut:

“Ya Allah, ciptakanlah cahaya di hatiku, cahaya di lidahku, cahaya di pendengaranku, cahaya di penglihatanku, cahaya dari atasku, cahaya dari bawahku, cahaya di sebelah kananku, cahaya di sebelah kiriku, cahaya dari depanku, dan cahaya dari belakangku.”

Permohonan ini menunjukkan keinginan agar Allah memberikan bimbingan dan petunjuk dalam setiap langkah hidup kita.

Baca Juga :  BSoD dan Cara Mengatasinya, Apa Saja? Cek

Cahaya di hati berarti memohon agar hati kita selalu dipenuhi dengan kebersihan, keikhlasan, dan ketulusan dalam beribadah.

Dengan hati yang diterangi cahaya Ilahi, kita akan lebih mudah menjalani kehidupan yang penuh berkah dan jauh dari kegelapan dosa.

Cahaya di lidah adalah permohonan agar lisan kita senantiasa digunakan untuk mengucapkan hal-hal yang baik dan benar, seperti zikir, doa, dan nasihat yang bermanfaat.

Selain itu, cahaya di pendengaran dan penglihatan merupakan bentuk harapan agar kita selalu diberi kemampuan untuk mendengar dan melihat hal-hal yang bermanfaat, serta mampu menjauhi segala bentuk keburukan dan fitnah.

Dengan cahaya yang mengelilingi diri kita dari segala arah—atas, bawah, kanan, kiri, depan, dan belakang—kita memohon perlindungan total dari Allah, sehingga setiap langkah dan keputusan kita dalam hidup selalu berada dalam bimbingan-Nya.

Doa ini juga melanjutkan:

“Ciptakanlah cahaya dalam diriku, perbesarlah cahaya untukku, agungkanlah cahaya untukku, berilah cahaya untukku, dan jadikanlah aku sebagai cahaya.”

Dalam permohonan ini, kita meminta agar Allah tidak hanya memberikan cahaya, tetapi juga memperbesar dan mengagungkan cahaya tersebut.

Baca Juga :  Doa Saat Menghadapi Cuaca Buruk: Hujan, Angin Kencang, dan Petir

Ini mengandung makna agar hidup kita selalu dipenuhi dengan bimbingan dan petunjuk Ilahi yang tidak pernah padam.

Cahaya yang diminta di sini bukan hanya sekadar penerangan fisik, tetapi juga cahaya spiritual yang membantu kita menghadapi berbagai cobaan dan tantangan hidup.

Menjadi cahaya juga berarti kita berharap agar dapat menjadi teladan dan sumber kebaikan bagi orang lain, serta mampu menebarkan manfaat dan kebaikan di sekitar kita.

Bagian terakhir dari doa ini berbunyi:

“Ya Allah, berilah cahaya kepadaku, ciptakan cahaya pada urat sarafku, cahaya dalam dagingku, cahaya dalam darahku, cahaya di rambutku, dan cahaya di kulitku.”

Permohonan ini lebih mendalam, karena mencakup setiap aspek fisik tubuh kita. Memohon agar urat saraf, daging, darah, rambut,

Baca Juga :  Doa Memohon Kemudahan dalam Pekerjaan: Memohon Pertolongan Allah dalam Setiap Urusan

dan kulit kita diberi cahaya berarti meminta agar seluruh tubuh kita dipenuhi dengan keberkahan dan perlindungan dari Allah.

Dengan tubuh yang diliputi cahaya, kita berharap agar setiap tindakan dan gerakan kita selalu sejalan dengan kehendak-Nya, dan tubuh kita senantiasa terjaga dari hal-hal yang merusak baik secara fisik maupun spiritual.

Secara keseluruhan, doa ini mengajarkan kita untuk selalu memohon cahaya dan bimbingan dari Allah dalam setiap aspek kehidupan.

Dengan berdoa seperti ini, terutama ketika hendak pergi ke masjid, kita berharap agar perjalanan dan ibadah kita selalu diliputi oleh petunjuk Ilahi, serta agar kita dijauhkan dari segala bentuk kegelapan dan keburukan.

Doa ini mengingatkan kita akan pentingnya memiliki hati yang bersih, lisan yang baik, dan tubuh yang diberkahi dalam setiap langkah menuju ketaatan kepada Allah.***

Berita Terkait

JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!
Bagaimana Jika Petugas Lapangan Sensus Menemukan Usaha Besar Non Prelist di Lokasi Pendataan Door to Door?
Mengapa Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting dalam Masyarakat yang Majemuk? Simak Penjelasannya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
Mengapa Kearifan Lokal Dapat Mengembangkan Kebudayaan Dan Ilmu Pengetahuan? Simak Pembahasannya Secara Lengkap!
Bagaimana Penomoran Bangunan untuk Keluarga/Bangunan/Usaha yang Tidak Ada di Prelist? Berikut ini Penjelasannya!
Apa Saja Dampak dari Bencana Alam Terhadap Kehidupan Manusia? Simak Pembahasannya Kali Ini!
Sudah Siapkan Dokumen? Ini Panduan Lengkap Cara Membuat Akun SPMB SMA 2026!

Berita Terkait

Sunday, 7 June 2026 - 13:27 WIB

JELASKAN PERKEMBANGAN ILMU PADA MASA BANI UMAYYAH DI ANDALUSIA? BERIKUT INI PENJELASANNYA!

Saturday, 6 June 2026 - 09:18 WIB

Bagaimana Jika Petugas Lapangan Sensus Menemukan Usaha Besar Non Prelist di Lokasi Pendataan Door to Door?

Saturday, 6 June 2026 - 06:56 WIB

Mengapa Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting dalam Masyarakat yang Majemuk? Simak Penjelasannya!

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 14:29 WIB

Mengapa Kearifan Lokal Dapat Mengembangkan Kebudayaan Dan Ilmu Pengetahuan? Simak Pembahasannya Secara Lengkap!

Berita Terbaru

Shin Tae-yong (Dok. Ist)

Olahraga

Shin Tae-yong Merapat ke Persija Jakarta?

Sunday, 7 Jun 2026 - 12:55 WIB