Peradi Siapkan 50 Saksi dalam Upaya Peninjauan Kembali Kasus Kematian Vina dan Eky

- Redaksi

Wednesday, 4 September 2024 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Dari lanjutan kasus pembunuhan Vina di Cirebon yang berlarut-larut, Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia atau DPN Peradi telah menyiapkan sebanyak 50 saksi untuk mendukung permohonan Peninjauan Kembali atau PK yang diajukan oleh enam terpidana dalam kasus kematian Vina dan Eky di Pengadilan Negeri Cirebon, Jawa Barat.

Ketua Umum DPN Peradi, Otto Hasibuan, mengungkapkan bahwa saksi yang disiapkan terdiri dari 30 saksi fakta dan 20 saksi ahli.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Otto menyatakan bahwa para saksi ini akan dihadirkan pada setiap sesi persidangan PK di PN Cirebon untuk memperkuat argumentasi dan membuktikan adanya dalil-dalil baru atau novum yang telah ditemukan oleh tim hukum mereka.

Menurut Otto, novum yang dimaksud adalah bukti-bukti baru yang belum pernah terungkap dalam persidangan sebelumnya yang dihadapi oleh keenam terpidana pada tahun 2016.

Baca Juga :  Lowongan PT Reska Multi Usaha (Kai Services) Untuk SMA/SMK Posisi Packaging Food Regional Pacitan

Dia menambahkan bahwa bukti-bukti baru tersebut diharapkan dapat memengaruhi keputusan hakim, sehingga membuka peluang bagi para terpidana untuk terbebas dari vonis yang dijatuhkan terkait kasus kematian Vina dan Eky.

Otto juga menegaskan bahwa tim hukumnya telah menyusun memori PK yang berisi berbagai argumen dan bukti baru yang ditemukan.

Meskipun memori PK ini terdiri dari banyak poin, ia menekankan bahwa beberapa novum di antaranya sangat penting dan memiliki potensi besar untuk mengubah putusan hakim.

Pada sidang perdana yang digelar di PN Cirebon, keenam terpidana yang menjadi klien Peradi—Eko Ramadhani, Hadi Saputra, Eka Sandi, Supriyanto, Rivaldy Aditya Wardana, dan Jaya—telah hadir untuk mengikuti jalannya persidangan yang agendanya adalah pembacaan memori PK oleh tim hukum mereka.

Baca Juga :  PSI Rayakan Ultah ke-9 di Semarang, Ini Rute Alternatif Hindari Kemacetan

Otto menjelaskan bahwa jaksa dijadwalkan akan memberikan tanggapan terhadap memori PK tersebut pada sidang berikutnya.

Di sisi lain, anggota tim kuasa hukum DPN Peradi, Jutek Bongso, menyampaikan bahwa sidang PK sempat dihentikan sementara selama 15 menit.

Ia mengungkapkan bahwa majelis hakim PN Cirebon yang dipimpin oleh Arie Ferdian, sempat berencana untuk melaksanakan persidangan secara tertutup.

Rencana ini didasarkan pada adanya unsur asusila dalam kasus kematian Vina dan Eky.

Namun, tim hukum dari Peradi menyatakan ketidaksetujuannya terhadap keputusan majelis hakim yang ingin melanjutkan sidang secara tertutup.

Mereka menegaskan bahwa dakwaan yang dijatuhkan kepada klien mereka tidak mencakup unsur asusila, melainkan berkaitan dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Baca Juga :  Utang Indonesia Tembus Rp10.000 Triliun: Alarm atau Masih Aman? Ini Faktanya!

Tim kuasa hukum Peradi juga menambahkan bahwa mereka akan menolak melanjutkan persidangan jika dilakukan secara tertutup.

Mereka berpendapat bahwa pengadilan ini seharusnya terbuka untuk umum, dan jika majelis hakim tetap memaksakan sidang tertutup, mereka akan menempuh jalur hukum lain.

Pada akhirnya, majelis hakim menyetujui usulan tim hukum Peradi dan memutuskan untuk menggelar sidang PK secara terbuka untuk umum.

Keputusan ini dianggap sebagai langkah yang tepat untuk menjaga transparansi dalam proses hukum yang sedang berlangsung.

Tim hukum Peradi menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperjuangkan keadilan bagi kliennya melalui jalur hukum yang tersedia.***

Berita Terkait

Kenapa Emas Naik Hari Ini? Ini Alasan Utama Lonjakan Harganya!
Apakah Hari Ini Tanggal Merah? Cek Fakta 5 Agustus 2026
EasySkor Launches: One-Stop Credit Management from Assessment to Repair for Indonesian Users
KJP Plus Agustus 2026 Kapan Cair? Ini Informasi Terbaru dan Cara Cek Penerima
Mengapa Gubernur BI Mundur? Di Balik Pengunduran Diri Perry Warjiyo
Kapan Bansos Tahap 3 Cair? Ini Jadwal, Nominal, dan Cara Cek Penerima PKH & BPNT 2026
Apakah CPNS 2026 Sudah Dibuka? Ini Fakta Terbaru dari BKN dan KemenPANRB
Apakah Iran Punya Nuklir? Mengungkap Rahasia Kekuatan Militer dan Program Atom Teheran

Berita Terkait

Thursday, 6 August 2026 - 09:12 WIB

Kenapa Emas Naik Hari Ini? Ini Alasan Utama Lonjakan Harganya!

Wednesday, 5 August 2026 - 09:15 WIB

Apakah Hari Ini Tanggal Merah? Cek Fakta 5 Agustus 2026

Tuesday, 4 August 2026 - 18:24 WIB

EasySkor Launches: One-Stop Credit Management from Assessment to Repair for Indonesian Users

Tuesday, 4 August 2026 - 09:13 WIB

KJP Plus Agustus 2026 Kapan Cair? Ini Informasi Terbaru dan Cara Cek Penerima

Monday, 3 August 2026 - 07:13 WIB

Mengapa Gubernur BI Mundur? Di Balik Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Berita Terbaru

Cara Ganti Nama di Zoom

Teknologi

Cara Ganti Nama di Zoom Paling Mudah untuk HP dan Laptop

Thursday, 6 Aug 2026 - 09:06 WIB