Ketegangan India-Pakistan Ganggu Penerbangan Internasional, Banyak Maskapai Ubah Rute

- Redaksi

Wednesday, 7 May 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat Korsel (Dok. Ist)

Pesawat Korsel (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Ketegangan militer antara India dan Pakistan membuat banyak maskapai penerbangan internasional harus mengubah rute penerbangan mereka.

Kondisi ini menyebabkan gangguan besar pada lalu lintas udara antara Asia dan Eropa, terutama pada Rabu, 7 Mei 2025.

Dilansir dari South China Morning Post, maskapai EVA Air asal Taiwan memutuskan untuk mengubah rute penerbangan ke Eropa demi alasan keselamatan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu penerbangannya dari Wina bahkan harus dialihkan kembali. Sementara penerbangan dari Taipei ke Milan kini harus berhenti dulu di Wina untuk mengisi bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan.

Maskapai asal Korea Selatan, Korean Air, juga melakukan penyesuaian rute untuk penerbangan dari Seoul ke Dubai. Mereka memilih jalur selatan yang melewati Myanmar, Bangladesh, dan India, agar tidak melewati wilayah udara Pakistan.

Baca Juga :  Menikmati Kuliner Lezat di Tepi Danau di Bistora Rawa Pening

Thai Airways juga ikut mengalihkan penerbangan ke Eropa dan Asia Selatan sejak Rabu pagi. Sementara itu, China Airlines dari Taiwan langsung mengaktifkan rencana darurat dan membatalkan penerbangan langsung ke London pada hari yang sama.

Maskapai dari Vietnam, Vietnam Airlines, mengumumkan bahwa penerbangan mereka juga terdampak dan jadwal rute penggantinya akan segera diumumkan.

Maskapai Eropa seperti Air France dan Lufthansa pun turut mengambil langkah serupa untuk menghindari wilayah udara Pakistan.

Akibat pengalihan rute ini, waktu perjalanan dari Eropa ke Asia dan Timur Tengah menjadi lebih lama.

Dalam beberapa kasus, waktu tempuh bisa bertambah hingga 100 menit. Hal ini tentu berdampak pada konsumsi bahan bakar dan biaya operasional yang meningkat.

Baca Juga :  Pelanggaran HAM Mengintai di Balik Tambang Raja Ampat: Perampasan Hak Lingkungan Hidup Bersih?

Situs pelacak penerbangan Flightradar24 mencatat dua penerbangan terakhir yang berhasil keluar dari wilayah udara Pakistan: pesawat Ethiopian Airlines menuju Seoul dan Turkish Airlines tujuan Istanbul dari Karachi.

Sementara itu, Qatar Airways juga menangguhkan semua penerbangan ke Pakistan dan mengumumkannya melalui media sosial. Beberapa penerbangan dari India ke Eropa juga terlihat harus menempuh jalur yang lebih jauh.

Situasi ini menjadi tantangan besar bagi industri penerbangan internasional, baik dari sisi logistik maupun ekonomi. Selain itu, banyak pihak kini makin khawatir dengan keamanan wilayah udara di kawasan Asia Selatan.

Berita Terkait

IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya
Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran
Citilink Terminal Berapa di Bandara Soekarno-Hatta? Ini Panduan Lengkap dan Terbaru!
BPNT Tahap 4 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal Rp600 Ribu, dan Cara Daftarnya!
VIRAL! Link Video Diduga Mahasiswi Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Tersebar di Media Sosial, Ini Fakta Aslinya yang Bikin Netizen Penasaran!
Geger! Link Video Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Viral di TikTok, Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya!
Bikin Penasaran! Ini Cara Mengusulkan PIP di SIPINTAR Biar Pasti Cepat Cair!
Pemerintah Bagi-bagi HP Gratis, Bansos Bakal Langsung Cair ke Rekening!

Berita Terkait

Saturday, 17 October 2026 - 11:36 WIB

IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya

Saturday, 17 October 2026 - 08:12 WIB

Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran

Friday, 16 October 2026 - 08:30 WIB

Citilink Terminal Berapa di Bandara Soekarno-Hatta? Ini Panduan Lengkap dan Terbaru!

Friday, 16 October 2026 - 07:50 WIB

BPNT Tahap 4 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal Rp600 Ribu, dan Cara Daftarnya!

Thursday, 15 October 2026 - 11:17 WIB

VIRAL! Link Video Diduga Mahasiswi Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Tersebar di Media Sosial, Ini Fakta Aslinya yang Bikin Netizen Penasaran!

Berita Terbaru