365 Guru Besar Kedokteran Desak Pemerintah Benahi Kebijakan Kesehatan

- Redaksi

Wednesday, 21 May 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru Besar Kedokteran (Dok. Ist)

Guru Besar Kedokteran (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Sebanyak 365 guru besar dari berbagai Fakultas Kedokteran di Indonesia menyampaikan keprihatinan mereka terhadap arah kebijakan kesehatan nasional yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Mereka merasa kecewa atas keputusan-keputusan yang dibuat oleh pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Selasa (20/5/2025), para guru besar ini menyampaikan pernyataan sikap di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), Salemba, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka juga meminta Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI untuk segera mengambil langkah tegas demi perbaikan sistem kesehatan Indonesia.

Mereka menyuarakan delapan tuntutan utama, yaitu:

1. Mengutamakan keselamatan rakyat dan memastikan setiap orang mendapatkan layanan kesehatan yang bermutu.

Baca Juga :  Perubahan Struktur Organisasi di Lingkungan Pemkot Mojokerto: DPMPTSP Naker dan Bappeda Litbang

2. Menghentikan kebijakan kesehatan yang terburu-buru, tidak transparan, dan kurang melibatkan masyarakat.

3. Membatasi peran Kemenkes hanya pada urusan layanan dan distribusi tenaga kesehatan, sedangkan urusan pendidikan kedokteran diserahkan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi.

4. Menghentikan campur tangan Kemenkes yang melemahkan institusi pendidikan dan rumah sakit pendidikan.

5. Membangun kembali kepercayaan antara pemerintah, institusi pendidikan, dan tenaga medis.

6. Mengembalikan independensi kolegium dokter spesialis, agar bisa bekerja secara profesional tanpa tekanan.

7. Mendukung proses hukum di Mahkamah Konstitusi dan PTUN untuk membatalkan aturan-aturan yang dianggap merugikan sistem kesehatan.

8. Menuntut pemimpin Kemenkes yang memahami dunia kedokteran secara menyeluruh, sehingga mampu membuat kebijakan yang tepat dan berpihak kepada rakyat.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Subianto Kirim Karangan Bunga Dukacita untuk Suami Najwa Shihab

Prof. Herlina, salah satu perwakilan guru besar, menegaskan bahwa pernyataan ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan intelektual mereka kepada bangsa dan generasi mendatang.

Ia menyatakan bahwa kemandirian profesi dan kekuatan akademik adalah pondasi penting untuk membangun sistem kesehatan yang adil dan berkualitas.

“Pernyataan ini kami buat sebagai bentuk tanggung jawab intelektual, moral, dan kemanusiaan kami kepada bangsa dan generasi yang akan datang. Kami percaya, kemandirian profesi dan kekuatan akademik adalah fondasi penting bagi sistem kesehatan yang adil dan bermutu,” ujar perwakilan guru besar Fakultas Kedokteran se-Indonesia, Prof. Herlina.

Berita Terkait

Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!
Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!
OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya
Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!
Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!
IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya
Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran
Citilink Terminal Berapa di Bandara Soekarno-Hatta? Ini Panduan Lengkap dan Terbaru!

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 07:52 WIB

Cara Cek Penerima BSU 2026 Rp900 Ribu, Jangan Sampai Kelewatan!

Monday, 19 October 2026 - 10:19 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Monday, 19 October 2026 - 10:08 WIB

OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya

Monday, 19 October 2026 - 09:47 WIB

Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!

Sunday, 18 October 2026 - 10:30 WIB

Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!

Berita Terbaru