Bagaimana Kecerdikan Nu’aim bin Mas’ud Berperan dalam Membantu Kemenangan Kaum Muslimin pada Perang Khandaq? Simak Penjelasannya!

- Redaksi

Thursday, 1 October 2026 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagaimana Kecerdikan Nu’aim bin Mas’ud Berperan dalam Membantu Kemenangan Kaum Muslimin

Bagaimana Kecerdikan Nu’aim bin Mas’ud Berperan dalam Membantu Kemenangan Kaum Muslimin

SwaraWarta.co.id – Bagaimana kecerdikan nu’aim bin mas’ud berperan dalam membantu kemenangan kaum muslimin pada perang khandaq?

Perang Khandaq (Ahzab) menjadi salah satu momen paling krusial dalam sejarah Islam. Pada tahun 5 Hijriah, kota Madina dikepung oleh pasukan koalisi kafir Quraisy, suku Ghatafan, dan pengkhianatan dari dalam oleh suku Yahudi Bani Quraizhah.

Di tengah situasi yang kian terdesak, kecerdikan seorang sahabat bernama Nu’aim bin Mas’ud RA hadir sebagai kunci pembalik keadaan yang sangat menentukan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masuk Islam di Tengah Kepungan Musuh

Nu’aim bin Mas’ud berasal dari suku Ghatafan, salah satu komponen utama pasukan sekutu penyerang Madinah. Secara mengejutkan, di tengah kecamuk perang, ia memeluk Islam secara diam-diam dan menemui Rasulullah SAW.

Baca Juga :  Mengapa Manajemen Rantai Pasokan Menjadi Sangat Penting pada Era Persaingan yang Semakin Ketat Saat Ini?

Ketika Nu’aim bertanya bagaimana ia bisa membantu, Rasulullah SAW memberikan arahan strategis: “Engkau hanyalah seorang diri di antara kami. Maka, pecah belahkanlah musuh jika engkau mampu, karena perang adalah tipu daya (taktik).”

Taktik Perang Saraf Memecah Belah Koalisi

Memanfaatkan posisinya yang belum diketahui telah masuk Islam, Nu’aim merancang strategi perang psikologis untuk merusak kepercayaan antar kubu musuh.

  • Mendatangi Bani Quraizhah: Nu’aim mengingatkan suku Yahudi ini bahwa jika Quraisy dan Ghatafan kalah lalu mundur, mereka akan ditinggalkan sendirian menghadapi umat Islam. Ia menyarankan agar Bani Quraizhah meminta beberapa tokoh penting Quraisy sebagai jaminan sebelum mulai menyerang.
  • Mendatangi Quraisy dan Ghatafan: Selanjutnya, Nu’aim mendatangi pimpinan Quraisy (Abu Sufyan) dan Ghatafan. Ia membocorkan “rahasia” bahwa Bani Quraizhah menyesal telah mengkhianati Nabi Muhammad SAW dan berencana menyerahkan tokoh-tokoh Quraisy untuk dieksekusi sebagai bentuk penebusan dosa.
Baca Juga :  Apakah Musik Haram? Ini Dia Pandangan Islam Terhadap Musik

Runtuhnya Aliansi Musuh dari Dalam

Siasat ini berhasil sepenuhnya. Ketika Bani Quraizhah meminta jaminan sandera sesuai saran Nu’aim, Abu Sufyan dan pimpinan Ghatafan langsung mempercayai peringatan Nu’aim. Rasa saling curiga melingkupi internal musuh, menyebabkan kerja sama koalisi lumpuh total tanpa perlu adanya pertumpahan darah besar di medan tempur.

Ketegangan internal ini semakin diperparah dengan hadirnya angin kencang dan cuaca dingin ekstrem yang dikirimkan Allah SWT. Pasukan gabungan tersebut akhirnya menderita krisis kepercayaan parah dan memilih untuk membubarkan barisan serta membatalkan pengepungan.

Pelajaran Penting dari Perang Khandaq

Kisah Nu’aim bin Mas’ud membuktikan bahwa kemenangan perang tidak hanya ditentukan oleh jumlah pasukan atau kekuatan senjata, melainkan juga oleh kejelian strategi, intelijen, dan kecerdasan komunikasi. Kecerdikan satu orang yang ditempatkan pada posisi dan momentum yang tepat mampu meruntuhkan aliansi puluhan ribu pasukan musuh.

Baca Juga :  Apa yang Dimaksud dengan Tujuan Pendidikan Disusun Secara Bertingkat?

 

Berita Terkait

JELASKAN HAKIKAT PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) DAN PERANNYA DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSA YANG BERKUALITAS?
Mengapa Demokrasi Kerakyatan Merupakan Demokrasi yang Cocok Bagi Indonesia? Ini Alasan Utamanya!
Jelaskan Faktor Lingkungan Internal yang Menjadi Motor Penggerak Perubahan di Bluebird dan Bagaimana Aspek Internal Historis Perusahaan Mendukung Transformasi ini?
Apa itu Ombudsman? Mengenal Penjaga Hak Kamu sebagai Warga Negara
Apa yang Anda akan Lakukan agar Peserta Didik Mampu Menerapkan dan Merefleksikan Materi yang Dipelajari dengan Situasi Kehidupan Nyata?
Bagaimana Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menumbuhkan Rasa Identitas Nasional? Apa Saja Tantangan yang Dihadapi dalam Menjaga Identitas Kebangsaan
Dalam Diskursus Ilmu Hukum, Kita Mengenal Dua Pendekatan Utama dalam Metodologi Hukum, Yaitu Metodologi Hukum Heteronom dan Metodologi Hukum Otonom
Perbedaan SSD dan HDD: Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhan Komputer Kamu?

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 06:12 WIB

Bagaimana Kecerdikan Nu’aim bin Mas’ud Berperan dalam Membantu Kemenangan Kaum Muslimin pada Perang Khandaq? Simak Penjelasannya!

Wednesday, 30 September 2026 - 09:16 WIB

JELASKAN HAKIKAT PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) DAN PERANNYA DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSA YANG BERKUALITAS?

Tuesday, 29 September 2026 - 12:13 WIB

Mengapa Demokrasi Kerakyatan Merupakan Demokrasi yang Cocok Bagi Indonesia? Ini Alasan Utamanya!

Tuesday, 29 September 2026 - 11:03 WIB

Jelaskan Faktor Lingkungan Internal yang Menjadi Motor Penggerak Perubahan di Bluebird dan Bagaimana Aspek Internal Historis Perusahaan Mendukung Transformasi ini?

Tuesday, 29 September 2026 - 09:42 WIB

Apa itu Ombudsman? Mengenal Penjaga Hak Kamu sebagai Warga Negara

Berita Terbaru