Desakan PC PMII Martapura: Bawaslu Kalsel Harus Konsisten Tegakkan Aturan Pilkada di Banjarbaru dan Kabupaten Banjar

- Redaksi

Thursday, 7 November 2024 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Disebutkan bahwa Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Martapura menyoroti dan mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Selatan agar bertindak konsisten dan adil dalam menegakkan aturan pilkada di wilayahnya.

Menurut PC PMII, Bawaslu perlu menghindari penerapan standar ganda dalam menangani dugaan pelanggaran pilkada, baik di Banjarbaru maupun di Kabupaten Banjar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desakan ini disampaikan pada Kamis, 7 November 2024.

Ketua PC PMII Martapura, Hamdani, menyatakan kekhawatirannya setelah mengamati fenomena politik dalam Pilkada Kalsel, khususnya terkait penanganan pelanggaran yang dilakukan Bawaslu di daerah tersebut.

Hamdani mengungkapkan bahwa penanganan dugaan pelanggaran yang dilakukan Bawaslu Kalsel menjadi sorotan tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menarik perhatian masyarakat di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Pencarian Wisatawan Hilang di Pantai Karang Papak, Cikelet - Garut

Hamdani menyoroti perkembangan terbaru mengenai keputusan Bawaslu Kalsel yang merekomendasikan izin pencalonan salah satu pasangan calon (paslon) Wali Kota Banjarbaru.

Keputusan ini kemudian direspon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarbaru yang mengesahkan pembatalan tersebut setelah adanya bukti pelanggaran dari paslon terkait.

Langkah tegas yang diambil ini, menurut Hamdani, menunjukkan konsistensi penegakan peraturan di Banjarbaru.

Namun, Hamdani menyanyangkan bahwa langkah serupa belum diterapkan dalam kasus di Kabupaten Banjar.

Ia menjelaskan bahwa Tim Pemenangan Paslon Bupati Banjar, Syaifullah Tamliha – Habib Ahmad Bahasyim, telah melaporkan dugaan pelanggaran yang mirip dengan kasus di Banjarbaru.

Laporan tersebut mengajukan tuntutan agar pencalonan Paslon Nomor Urut 1, yakni Saidi Mansyur – Habib Idrus Alhabsyie, dibatalkan dalam Pilkada Kabupaten Banjar.

Baca Juga :  Bupati Bandung Lepas Ekspor Produk Kimia Tekstil ke Amerika dan Bangladesh

Namun hingga saat ini, belum ada keputusan tegas dari Bawaslu Kalsel terkait laporan tersebut.

Dalam kesempatan ini, Hamdani menekankan pentingnya konsistensi Bawaslu dalam menerapkan aturan pilkada di seluruh wilayah Kalsel.

Ia merujuk pada kasus di Banjarbaru, di mana KPU dan Bawaslu dengan tegas menegakkan aturan serta memberikan sanksi kepada paslon yang terbukti melanggar.

Pembatalan pencalonan yang dilakukan terhadap paslon Wali Kota Banjarbaru, menurutnya, harus menjadi contoh bagi penanganan kasus serupa di wilayah lain.

Menurut Hamdani, penegakan keadilan dalam proses pilkada adalah hal yang sangat penting agar terciptanya kesetaraan bagi semua pihak yang terlibat dalam pemilu.

Ia menyatakan bahwa Bawaslu seharusnya bertindak tanpa adanya standar ganda atau perlakuan yang berbeda terhadap kasus yang serupa.

Baca Juga :  Tok! NasDem Resmi Tak jadi Usung Anies Baswedan

Ia menambahkan, jika ada dugaan pelanggaran yang memiliki kesamaan dengan kasus yang telah ditangani di Banjarbaru, maka Bawaslu harus tetap konsisten dalam memberikan keputusan dan tidak menyampaikannya.

Melalui pernyataannya, Hamdani berharap agar Bawaslu Kalsel tidak hanya tegas dalam menegakkan aturan, tetapi juga memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil dilakukan dengan prinsip keadilan yang sama bagi semua pasangan calon di wilayah Kalsel.

Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga integritas proses pilkada dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu.***

Berita Terkait

Kenapa Aceh Ingin Merdeka? Ini Alasan Sejarah dan Faktor di Baliknya!
Apakah Ada Demo Hari Ini di Jakarta? Simak Fakta Sebenarnya!
24 Agustus 2026 Apakah Cuti Bersama? Ini Jawaban Resmi dari Pemerintah
Kenapa Upacara tidak di IKN? Simak Begini Alasannya!
Cek Fakta Terbaru: Apakah Rhoma Irama Meninggal Dunia atau Hanya Hoaks?
Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026: Langkah Lengkap, Syarat, dan Tips Lolos Seleksi
Purbaya Sebut Belum Ada Pembahasan Soal Kenaikan Gaji PNS: Ini Fakta Lengkapnya
Cara Cek Desil Berapa: Panduan Lengkap untuk Mengetahui Status Kesejahteraan

Berita Terkait

Tuesday, 18 August 2026 - 11:12 WIB

Kenapa Aceh Ingin Merdeka? Ini Alasan Sejarah dan Faktor di Baliknya!

Tuesday, 18 August 2026 - 10:25 WIB

Apakah Ada Demo Hari Ini di Jakarta? Simak Fakta Sebenarnya!

Tuesday, 18 August 2026 - 10:12 WIB

24 Agustus 2026 Apakah Cuti Bersama? Ini Jawaban Resmi dari Pemerintah

Monday, 17 August 2026 - 13:13 WIB

Kenapa Upacara tidak di IKN? Simak Begini Alasannya!

Monday, 17 August 2026 - 09:45 WIB

Cek Fakta Terbaru: Apakah Rhoma Irama Meninggal Dunia atau Hanya Hoaks?

Berita Terbaru