Peningkatan Arus Kendaraan Menjelang Liburan Nataru 2025 di Pelabuhan Gilimanuk

- Redaksi

Sunday, 22 December 2024 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Diberitakan bahwa jumlah kendaraan yang melintasi Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, menuju Jawa mengalami lonjakan signifikan pada Minggu, 22 Desember 2024.

Kenaikan ini terjadi seiring dengan mendekatnya Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT ASDP Indonesia Ferry, melalui Corporate Secretary Shelvy Arifin, mengungkapkan bahwa kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa mengalami peningkatan hingga 12 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Puncak arus kendaraan diperkirakan akan terjadi pada tanggal 22 hingga 23 Desember, yang merupakan periode kritis menjelang liburan.

Meskipun ada kenaikan arus kendaraan yang meninggalkan Bali, jumlah kendaraan yang masuk ke Bali dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur justru tercatat menurun hingga 33 persen.

Baca Juga :  Jadwal Kapal Tilongkabila Bulan Juli 2024, Jangan Sampai Ketinggalan!

Meningkatnya arus kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk memicu PT ASDP Indonesia Ferry untuk mengoptimalkan fasilitas dan sarana prasarana yang ada di pelabuhan, guna memastikan kelancaran arus penyeberangan.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan, PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan 30 kapal yang akan beroperasi dengan sistem bongkar muat yang dipercepat, terutama saat volume kendaraan yang masuk ke pelabuhan meningkat tajam.

Langkah ini diambil untuk menghindari kemacetan panjang di pelabuhan yang sering terjadi selama musim liburan.

Selain itu, penataan lahan juga dilakukan di wilayah Bulusan, Banyuwangi, untuk memisahkan truk dan kendaraan penumpang yang menggunakan layanan kapal ro-ro (LCM).

Hal ini diharapkan dapat memperlancar proses penyeberangan.

Baca Juga :  Kapolda Bali Diganti: Irjen Daniel Adityajaya Gantikan Irjen Putra Narendra

Selain itu, PT ASDP Indonesia Ferry juga melakukan pengalihan jalur lintasan untuk mengurangi kepadatan kendaraan barang di Pelabuhan Ketapang.

Pengalihan ini mengarahkan kendaraan barang menuju Pelabuhan Lembar di Lombok, Nusa Tenggara Barat, serta Pelabuhan Jangkar di Kabupaten Situbondo menuju Lombok, yang diharapkan dapat mengurangi beban di Pelabuhan Ketapang.

Di sisi lain, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Yani Andriyanto, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau kondisi cuaca di Selat Bali, bekerja sama dengan BMKG untuk memastikan keselamatan penyeberangan.

Mengingat cuaca yang sering berubah-ubah, Yani mengimbau agar pengendara sepeda motor membawa jas hujan, mengingat hujan lebat yang datang tiba-tiba bisa terjadi kapan saja.

Baca Juga :  Suami Jennifer Coppen Meninggal, Polisi Ungkap Kronologi

Untuk menghindari antrean panjang, pihaknya juga menyarankan agar penumpang memilih waktu penyeberangan di pagi hingga sore hari.

Sebab, arus kendaraan cenderung padat mulai pukul 18.00 hingga tengah malam.

Selain itu, penumpang juga diminta untuk membeli tiket H-1 sebelum keberangkatan, karena penjualan tiket langsung di lokasi pelabuhan sudah tidak lagi dilayani.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kepadatan dan memperlancar proses keberangkatan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, PT ASDP Indonesia Ferry berharap arus penyeberangan selama periode Nataru 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi semua penumpang dan pengendara.***

Berita Terkait

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!

Berita Terkait

Saturday, 6 June 2026 - 10:06 WIB

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

Saturday, 6 June 2026 - 09:57 WIB

Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Friday, 5 June 2026 - 09:35 WIB

BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG

Thursday, 4 June 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Berita Terbaru