Rupiah Menguat di Tengah Tekanan Dolar AS: Analisis Pergerakan Pasar

- Redaksi

Friday, 10 January 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.idNilai tukar rupiah menunjukkan penguatan pada awal perdagangan hari ini, Jumat, 10 Januari 2025.

Meski demikian, mata uang Indonesia ini tetap menghadapi tantangan dari peningkatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang terus menguat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ariston Tjendra, seorang analis pasar uang, menjelaskan bahwa meskipun rupiah mengalami kenaikan, dolar AS masih berada dalam posisi yang dominan di pasar global.

Menurut Ariston, dolar AS saat ini masih menunjukkan kekuatannya dibandingkan dengan mata uang lainnya.

Ia menilai bahwa kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk ekspektasi pasar terhadap data ekonomi AS yang positif.

Data dari Bloomberg mencatat bahwa rupiah mengalami kenaikan sebesar 0,20 persen atau setara dengan 32 poin.

Baca Juga :  Peserta Berikut Tak Wajib Ikut Tapera, Anda Masuk Kriteria?

Dengan demikian, nilai tukar rupiah berada pada posisi Rp16.185 per dolar AS, lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan pada hari Kamis sebelumnya, yang berada di level Rp16.217 per dolar AS.

Ariston juga mencatat bahwa indeks dolar AS pada pagi ini bergerak di kisaran 109,15, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan posisi pada pagi sebelumnya yang berada di level 109.

Ia menyebutkan bahwa malam ini pasar akan menantikan rilis data penting terkait tenaga kerja AS, termasuk data pekerja non-pertanian (Non-Farm Payrolls), tingkat pengangguran, dan rata-rata upah bulan Desember.

Ia menjelaskan bahwa pasar optimistis terhadap data tenaga kerja AS yang diperkirakan masih menunjukkan hasil positif.

Kondisi ini, menurut Ariston, memberikan dorongan bagi penguatan dolar AS.

Baca Juga :  Mengulik Kisah Rahwana dan Sinta, Romansa Bak Drama Korea

Selain itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan tarif Presiden terpilih Donald Trump juga turut memberikan sentimen positif bagi mata uang tersebut.

Dalam analisisnya, Ariston menyebutkan bahwa potensi pelemahan rupiah hari ini dapat mencapai level resisten Rp16.250 per dolar AS.

Namun, ia juga mengidentifikasi adanya potensi support di sekitar Rp16.150 per dolar AS.

Penguatan rupiah di tengah dominasi dolar AS mencerminkan adanya sentimen positif di pasar domestik, meskipun tantangan dari eksternal tetap kuat.

Pergerakan nilai tukar rupiah masih dipengaruhi oleh faktor global, terutama perkembangan ekonomi dan kebijakan moneter di AS.

Dengan rilis data tenaga kerja AS yang dinantikan malam ini, pasar diperkirakan akan menunjukkan volatilitas.

Baca Juga :  Rupiah Menguat Jelang Tutup Tahun, Tantangan Ekonomi Masih Membayangi

Optimisme terhadap ekonomi AS yang solid dapat mendorong penguatan lebih lanjut bagi dolar AS, yang pada gilirannya memberikan tekanan bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Meski begitu, penguatan rupiah di awal perdagangan menunjukkan adanya daya tahan yang cukup baik dari mata uang Indonesia di tengah tekanan eksternal.

Para pelaku pasar akan terus memantau perkembangan data ekonomi global serta kebijakan yang dapat memengaruhi pergerakan nilai tukar di hari-hari mendatang.

Dalam menghadapi kondisi ini, diperlukan strategi yang tepat untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Kolaborasi antara kebijakan moneter yang diterapkan oleh Bank Indonesia dan langkah-langkah pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi domestik menjadi kunci untuk menghadapi tantangan global.***

Berita Terkait

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!
Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya
Polytron G3 dan G3+ Resmi Meluncur! Mobil Listrik Pertama Karya Anak Bangsa dengan Jarak Tempuh 402 Km
Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern
Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern
Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!
Kapan Jadwal Pelaksanaan TKA SD 2026? Simak Tanggal Penting dan Tahapannya di Sini!
Iran Tegaskan Menolak Negosiasi dengan Donald Trump: Sikap Tegas di Tengah Tekanan AS

Berita Terkait

Saturday, 28 February 2026 - 13:01 WIB

Berapa Besaran Zakat Fitrah di Tahun 2026? Berikut Besaran Resmi dari BAZNAS!

Saturday, 28 February 2026 - 12:45 WIB

Mengapa Indonesia Memilih Impor Mobil dari India? Ini 3 Alasan Utamanya

Friday, 27 February 2026 - 18:39 WIB

Isuzu Panther Reborn 2026 Resmi Bangkit! SUV Legendaris Kini Lebih Irit, Tangguh, dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 18:35 WIB

Toyota Kijang Super 2026 Resmi Meluncur! Harga Rp240 Juta, MPV Legendaris Kini Lebih Irit dan Modern

Friday, 27 February 2026 - 10:56 WIB

Masih Nihil? Ini Dia Penyebab TPG Guru Madrasah PPG 2025 Belum Cair!

Berita Terbaru

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Teknologi

Cara Cek Pulsa Smartfren Terbaru di Tahun 2026

Saturday, 28 Feb 2026 - 12:53 WIB