Megawati Minta Kepala Daerah PDI-P Tunda Keberangkatan ke Retret, Bukan Melarang

- Redaksi

Wednesday, 26 February 2025 - 09:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Megawati (Dok. Ist)

Megawati (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Juru Bicara PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, menegaskan bahwa Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, tidak pernah melarang kepala daerah dari partainya untuk mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Dalam konferensi pers di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Selasa (25/2), Basarah menjelaskan bahwa Megawati hanya meminta kepala daerah PDI-P menunda keberangkatan ke lokasi retret melalui instruksi harian yang dikeluarkan pada Kamis (20/2).

Menurut Basarah, instruksi Megawati bukan untuk melarang, melainkan meminta para kepala daerah dari PDI-P yang belum berangkat agar menunda keberangkatan dan menunggu arahan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam instruksi tersebut, Ketua Umum tidak pernah melarang seluruh kadernya yang terpilih sebagai kepala daerah dalam Pilkada 2024 untuk ikut serta dalam retret yang digelar oleh Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri,” ucap Basarah.

Baca Juga :  Transaksi Qris Kena PPN, Dirjen Pajak Angkat Bicara

Bagi kepala daerah yang belum berangkat ke Magelang, Megawati meminta mereka untuk tetap berada di daerah masing-masing agar bisa langsung bekerja melayani masyarakat.

Megawati mengingatkan bahwa setelah dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto, kepala daerah harus segera bekerja dan fokus menjalankan program-program yang bermanfaat bagi rakyat.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran kepala daerah di wilayahnya sangat penting agar program-program pemerintahan dapat segera berjalan.

Sementara itu, bagi kepala daerah PDI-P yang sudah mengikuti retret di Magelang, Megawati menginstruksikan mereka untuk menyelesaikan pelatihan hingga akhir pada Jumat (28/2).

PDI Perjuangan meyakini bahwa pemimpin yang turun langsung ke masyarakat akan lebih efektif dalam memahami kebutuhan rakyat dan menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.

Berita Terkait

VIRAL! Video Berjilbab Mesum di Dalam Mobil Durasi 41 Detik Bikin Heboh Warganet, Ini Fakta dan Reaksi Netizen
Kapan Kartu Prakerja Dibuka Kembali? Ini Fakta Terbaru yang Wajib Kamu Tahu!
Kenapa Kapal Virgo Tenggelam? Terungkap Karena Ada Beberapa Faktor yang Diduga Pemicunya!
Gunung Merapi Siaga Level III: Awan Panas 2 Km Meluncur, Warga Diminta Waspada!
Belum Terima PKH Tahap 3 September 2026? Ini Cara Usulkan Diri sebagai Penerima Bansos
Bansos Beras 30 Kg Cair Sekaligus September 2026, Siapa Saja yang Berhak Menerimanya?
Amal Buton Adik Arie Kriting Meninggal Dunia Jelang Pernikahan, Sakit Apa? Ini Faktanya
Guruh Soekarno Putra Sakit Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Berita Terkait

Monday, 28 September 2026 - 11:10 WIB

VIRAL! Video Berjilbab Mesum di Dalam Mobil Durasi 41 Detik Bikin Heboh Warganet, Ini Fakta dan Reaksi Netizen

Monday, 28 September 2026 - 10:03 WIB

Kapan Kartu Prakerja Dibuka Kembali? Ini Fakta Terbaru yang Wajib Kamu Tahu!

Monday, 28 September 2026 - 09:49 WIB

Kenapa Kapal Virgo Tenggelam? Terungkap Karena Ada Beberapa Faktor yang Diduga Pemicunya!

Sunday, 27 September 2026 - 10:39 WIB

Gunung Merapi Siaga Level III: Awan Panas 2 Km Meluncur, Warga Diminta Waspada!

Saturday, 26 September 2026 - 13:26 WIB

Belum Terima PKH Tahap 3 September 2026? Ini Cara Usulkan Diri sebagai Penerima Bansos

Berita Terbaru