Bekasi Lawan Stunting, 100 Keluarga Dapat Bantuan Ikan Bergizi

- Redaksi

Tuesday, 15 April 2025 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi lawan stunting (Dok. Ist)

Bekasi lawan stunting (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perikanan membagikan ikan segar dan beku kepada warga di daerah yang rawan stunting. Program ini bertujuan untuk membantu mengurangi kasus stunting di wilayah Kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, Iman Santoso, menyebutkan bahwa ada tiga desa yang menjadi sasaran program ini, yaitu Desa Kertarahayu, Desa Cibuntu, dan Desa Ciantra.

Di ketiga desa tersebut, sebanyak 100 keluarga menerima bantuan berupa ikan segar dan beku jenis Nila dan Bawal Darat. Setiap keluarga mendapatkan 2 kilogram ikan untuk menambah asupan gizi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penerima bantuan ini adalah keluarga yang teridentifikasi memiliki masalah stunting. Dengan bantuan ikan tersebut diharapkan bisa ikut menanggulangi permasalahan stunting di Kabupaten Bekasi,” kata dia, kepada wartawan, Senin (14/4/2025).

Baca Juga :  Prestasi Gemilang: Lima Pelajar Banyuwangi Raih Medali di Olimpiade Sains dan Matematika Asia

Ia juga menjelaskan bahwa program ini sudah dimulai sejak Februari 2025, dan akan terus berjalan hingga akhir tahun. Totalnya, akan ada enam kali pembagian ikan kepada warga yang terdata.

Program ini diberi nama Babe Angkat Stunting, sebagai bentuk nyata komitmen Pemkab Bekasi dalam mengatasi masalah stunting. Pemerintah daerah berharap, program ini dapat membantu menurunkan angka stunting secara signifikan.

“Kami berkomitmen untuk melaksanakan program ini secara berkelanjutan sepanjang tahun 2025. Dengan evaluasi dan pemantauan secara berkala untuk memastikan tercapainya target yang telah ditetapkan,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.

Berita Terkait

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap
Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru
MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun
Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional
Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru
Kapan Nilai TKA SD Keluar? Ini Jadwal Resmi dan Cara Ceknya
Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya
TPG April 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Lengkap Pencairan Tunjangan Profesi Guru Bulan Ini

Berita Terkait

Saturday, 2 May 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Cerai Maia Estianty: Kronologi, Tudingan, dan Fakta Hukum yang Jarang Terungkap

Friday, 1 May 2026 - 09:44 WIB

Polisi Terus Memburu Pelaku Pembunuhan Berencana terhadap Wanita Berusia 60 Tahun di Pekanbaru

Wednesday, 29 April 2026 - 06:24 WIB

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari Seminggu, Negara Hemat Anggaran Hingga Rp50 Triliun Setahun

Tuesday, 28 April 2026 - 09:41 WIB

Kapan Hardiknas? Ini Tanggal, Sejarah, dan Makna Hari Pendidikan Nasional

Monday, 27 April 2026 - 18:28 WIB

Balita di Cianjur Meninggal Dunia Usai Diduga Menyantap MBG: Fakta, Kronologi, dan Klarifikasi Resmi Terbaru

Berita Terbaru