Gunung Marapi Kembali Erupsi, Warga Sekitar Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

- Redaksi

Sunday, 20 April 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Kabar terbaru datang dari Sumatera Barat, di mana Gunung Marapi kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Erupsi yang terjadi pada hari ini, Minggu (20/4/2025), mengeluarkan abu vulkanik dengan ketinggian yang belum dapat dipastikan.

Kendati demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat segera mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di sekitar gunung untuk meningkatkan kewaspadaan.

Erupsi kali ini menambah daftar panjang aktivitas vulkanik Gunung Marapi dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, gunung yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar ini juga sempat erupsi, menyebabkan hujan abu di beberapa wilayah sekitar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun belum ada laporan mengenai dampak signifikan terhadap permukiman warga, pihak berwenang tidak ingin mengambil risiko.

Baca Juga :  Mengapa Israel menyerang Gaza, Berikut ini Alasannya!

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di radius berbahaya Gunung Marapi untuk tetap tenang namun waspada,” ujar Kepala BPBD setempat melalui keterangan pers. “Pantau terus informasi resmi dari pihak berwenang dan siapkan masker serta perlengkapan darurat lainnya.”

BPBD juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Marapi secara intensif. Data dan analisis dari PVMBG akan menjadi acuan dalam menentukan langkah-langkah mitigasi selanjutnya.

Warga yang tinggal di lereng dan kaki Gunung Marapi diminta untuk tidak panik, namun tetap berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah. Abu vulkanik dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan iritasi pada mata dan kulit.

Baca Juga :  Menkominfo Sebut 42% Masyarakat Masih Sering Termakan Berita HOAX

Selain itu, potensi lahar dingin juga perlu diwaspadai, terutama saat terjadi hujan deras di sekitar gunung.

Pemerintah daerah setempat juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk penyediaan tempat pengungsian jika situasi semakin memburuk. Sosialisasi mengenai tindakan yang perlu diambil saat terjadi erupsi juga terus dilakukan kepada masyarakat.

“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” tegas perwakilan pemerintah daerah. “Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.”

Hingga berita ini diturunkan, aktivitas erupsi Gunung Marapi masih berlangsung dengan intensitas yang fluktuatif. Pihak berwenang terus memantau situasi dan akan memberikan informasi terbaru seiring dengan perkembangan yang ada.

Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya dan hanya mengandalkan informasi resmi dari BPBD dan PVMBG.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Satgas Pangan Polda Jatim Lakukan Operasi Pasar di Pasar Surabaya dan Gudang Bulog

 

Berita Terkait

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB