Berita

Mbok Yem, Penjaga Warung Legendaris Gunung Lawu, Tutup Usia di Usia 82 Tahun

Swarawarta.co.id – Dunia pendakian kembali berduka. Sosok Wakiyem, atau yang lebih akrab disapa Mbok Yem, meninggal dunia pada Rabu (23/4/2025) di usia 82 tahun.

Perempuan yang dikenal sebagai pemilik warung legendaris di jalur pendakian Gunung Lawu ini telah menjadi bagian penting dalam kisah ribuan pendaki selama puluhan tahun.

Keberadaan Mbok Yem di Hargo Dumilah, hanya sekitar 115 meter dari puncak Gunung Lawu, membuat warungnya menjadi tempat singgah yang sangat dinanti para pendaki.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya menyajikan makanan hangat, ia juga memberikan semangat dan keramahan yang tak tergantikan di tengah suhu dingin pegunungan.

Heri Susanto, seorang pendaki asal Sukoharjo, menjadi salah satu dari sekian banyak orang yang memiliki kenangan kuat tentang Mbok Yem.

“Pendakian itu Mbok Yem sebagai tujuan camp karena di sana ada shelter-shelter untuk menginap. Kami mendaki tidak membawa tenda,” jelas Heri

Ia mengenang kunjungan pertamanya ke warung tersebut pada tahun 2014, di mana saat itu hanya ada dua warung yang berdiri di area tersebut, yaitu milik Mbok To dan Mbok Yem.

“Paling terkenal tetap Mbok Yem. Karena dia berjualan di gunung. Kan tempat Mbok Yem itu hampir di puncak, sedangkan Mbok To agak jauh dari puncak dan kurang strategis untuk istirahat. Selain itu, Mbok To itu sering libur, sementara Mbok Yem infonya tidak pernah libur, kecuali pada hari besar seperti hari raya,” tambahnya.

Namun, menurut Heri, warung milik Mbok Yem adalah yang paling ramai dikunjungi dan paling terkenal.

Para pendaki seolah menjadikan tempat itu sebagai salah satu destinasi utama sebelum atau sesudah mencapai puncak.

“Karena melihat akses logistik ke sana juga sulit, harga segitu tergolong murah. Waktu itu, nasi pecel telur harganya di bawah Rp 20.000. Selain pecel, kita juga dapat tempe. Untuk minum, harganya berbeda,” ungkapnya.

Sebagai alumni Etnomusikologi dari ISI Surakarta, Heri juga menilai bahwa selain nuansa warung yang hangat, harga makanan di sana terbilang sangat terjangkau.

Menu favoritnya pun masih ia ingat jelas yakni nasi pecel telur, sajian sederhana yang mampu memberikan tenaga setelah perjalanan panjang mendaki.

Bagi para pendaki, Mbok Yem bukan hanya penjual makanan di ketinggian 3.150 mdpl. Ia adalah simbol ketulusan, keteguhan, dan sosok ‘ibu’ yang selalu hadir bagi siapa pun yang datang.

Kini, warung yang dulunya dipenuhi canda tawa dan aroma masakan hangat itu akan terasa berbeda tanpa kehadiran beliau.

Kepergian Mbok Yem bukan hanya meninggalkan kehilangan fisik, tetapi juga meninggalkan ruang emosional dalam memori pendaki Tanah Air.

“Kalau mungkin ada yang disampaikan, mungkin bentuk terima kasih kepada Mbok Yem karena sudah membuka warung di Lawu. Dia telah menjadi tempat bagi teman-teman untuk mengisi perut dan tempat istirahat, serta menjadi tempat silaturahmi bagi para pendaki,” tutupnya.

Selamat jalan, Mbok Yem. Namamu akan selalu terpatri dalam langkah setiap pendaki yang pernah merasakan hangatnya sambutanmu di atas awan.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Gus Kikin Itu Siapa? Simak Rekam Jejak Karier dan Profil Singkatnya!

SwaraWarta.co.id - Gus Kikin itu siapa sebenarnya sampai nama beliau sering melintas di linimasa media…

22 hours ago

Berapa Digit Nomor yang Harus Diinput Saat Transaksi PLN Postpaid di Etrans?

SwaraWarta.co.id - Berapa digit nomor yang harus diinput saat melakukan transaksi PLN postpaid di etrans?…

22 hours ago

Mengapa ASN dan Organisasi Publik Dituntut untuk Memiliki Nilai Adaptif di Era Digital? Mari Kita Bahas!

SwaraWarta.co.id - Mengapa ASN dan organisasi publik dituntut untuk memiliki nilai adaptif kini menjadi pertanyaan…

22 hours ago

Kenapa Gritte Agatha Tidak Boleh Tampil di TV? Begini Kronologi dan Fakta Sebenarnya!

SwaraWarta.co.id - Kenapa Gritte Agatha tidak boleh tampil di tv? Nama Gritte Agatha mungkin sudah…

23 hours ago

Cara Buat Surat Sakit Sekolah yang Benar dan Alasan Langsung Diterima Guru

SwaraWarta.co.id - Bagaimana cara buat surat sakit sekolah ini bakal membantu kamu menyusun izin resmi…

23 hours ago

4 Cara Membuat Squishy Sendiri di Rumah yang Lembut dan Slow Rising

SwaraWarta.co.id - Cara membuat squishy ternyata jauh lebih mudah dari yang kamu bayangkan, bahkan tanpa…

2 days ago