Situr Wijaya Ditemukan Tewas di Hotel, Keluarga dan Polisi Ungkap Fakta Terbaru

- Redaksi

Friday, 11 April 2025 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinur Wijaya (Dok. Ist)

Sinur Wijaya (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Pihak keluarga wartawan Situr Wijaya yang ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mengungkapkan bahwa almarhum memang memiliki riwayat penyakit paru-paru.

“Kami akui memang beliau itu punya riwayat paru-paru dan tadi surat tentang riwayat penyakitnya itu dari puskesmas sudah kami serahkan kepada Kepolisian,” kata Sahrul yang merupakan perwakilan keluarga almarhum saat dikonfirmasi, Kamis.

Mengenai penyebab pasti kematian, Sahrul menyatakan pihak keluarga masih menunggu hasil autopsi dari tim Kedokteran.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami belum mau berasumsi lebih, karena kami masih menunggu autopsi yang lebih lengkap,” katanya.

Sahrul juga berharap pihak kepolisian bekerja secara profesional dalam mengusut kasus ini. Ia menilai ada kejanggalan sejak awal ditemukan hingga akhirnya ditangani oleh polisi.

Baca Juga :  BEM SI Gelar Aksi di DPR, Tolak Pengesahan Revisi UU TNI

Sementara itu, pihak Kepolisian mengungkapkan bahwa mereka menemukan beberapa jenis obat di kamar hotel tempat Situr ditemukan meninggal dunia pada Jumat malam (4/4).

Dari hasil pemeriksaan awal, dokter tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, seperti luka jeratan atau sayatan. Memar yang ada di tubuh korban dipastikan merupakan lebam akibat proses kematian alami.

Meski begitu, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi (untuk mengetahui apakah ada zat beracun dalam tubuh) dan histopatologi (pemeriksaan jaringan tubuh) untuk memastikan penyebab kematian.

Sebelumnya, kuasa hukum keluarga sempat menduga adanya unsur pembunuhan dalam kematian Situr Wijaya. Namun sampai saat ini, penyelidikan masih terus berjalan.

Berita Terkait

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich
Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis
Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!
Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak
BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!
BGN Stop Sementara Pembangunan Dapur Baru untuk MBG
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Saturday, 6 June 2026 - 15:40 WIB

Tom Bischof membawa energi muda ke lini tengah Bayern Munich

Saturday, 6 June 2026 - 10:06 WIB

Apakah MBG Akan Dihentikan? Fakta Terbaru Program Makan Bergizi Gratis

Saturday, 6 June 2026 - 09:57 WIB

Apakah Polres Buka Hari Sabtu? Berikut Ini Jadwal Operasionalnya!

Friday, 5 June 2026 - 18:00 WIB

Dua Inovasi Satu Misi: Mahasiswa MBKM UPN Veteran Jawa Timur Kembangkan Eco Paving Block dan Mie Fortifikasi Kalsium untuk Dukung SDGs di Desa Segorotambak

Friday, 5 June 2026 - 09:59 WIB

BPJS Kelas 1 Bayar Berapa? Simak Rincian Lengkapnya di Sini!

Berita Terbaru