Ekonomi

3 Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Dana Jaminan di Hari Tua

SwaraWarta.co.id – Memiliki dana Jaminan Hari Tua (JHT) di BPJS Ketenagakerjaan adalah aset berharga untuk masa depan.

Namun, bagaimana jika Anda membutuhkan dana tersebut untuk keperluan mendesak atau telah memasuki masa pensiun? Proses cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya cukup mudah jika Anda memahami langkah-langkahnya.

Artikel ini akan memandu Anda melalui tahapan-tahapan penting agar dana JHT Anda dapat dicairkan dengan lancar.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memahami Syarat dan Ketentuan Pencairan JHT

Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan, penting untuk memahami terlebih dahulu syarat dan ketentuan yang berlaku. Secara umum, peserta dapat mengajukan klaim JHT apabila memenuhi salah satu kondisi berikut:

  • Mencapai usia pensiun (56 tahun).
  • Mengundurkan diri dari pekerjaan.
  • Terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
  • Meninggalkan Indonesia untuk selama-lamanya.
  • Mengalami cacat total tetap.
  • Peserta meninggal dunia (klaim diajukan oleh ahli waris).

Pastikan Anda telah memenuhi salah satu syarat di atas sebelum melanjutkan proses pencairan.

Dokumen-dokumen pendukung seperti kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), surat keterangan kerja atau PHK (jika ada), dan buku tabungan juga perlu disiapkan dengan lengkap.

Langkah-Langkah Praktis Mencairkan Dana JHT

Setelah memastikan persyaratan terpenuhi, Anda dapat mengikuti beberapa cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan berikut:

  1. Pencairan Secara Online (Lapaspik): BPJS Ketenagakerjaan menyediakan platform online Lapaspik (Layanan Pengajuan Klaim Secara Elektronik) yang memungkinkan Anda mengajukan klaim dari mana saja. Anda perlu mengakses situs resmi BPJS Ketenagakerjaan dan mengikuti instruksi yang diberikan. Pastikan data diri dan dokumen yang diunggah sesuai dan valid.
  2. Pencairan Secara Offline (Kantor Cabang): Jika Anda memilih cara manual, Anda dapat datang langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat. Ambil nomor antrean untuk pengajuan klaim dan serahkan dokumen-dokumen yang telah disiapkan kepada petugas. Petugas akan membantu Anda dalam proses pengajuan.
  3. Pencairan Melalui Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile): Aplikasi JMO juga menyediakan fitur untuk pengajuan klaim JHT dengan beberapa persyaratan tertentu. Pastikan aplikasi JMO Anda telah diperbarui ke versi terbaru.

Setelah pengajuan disetujui, dana JHT akan ditransfer ke rekening bank yang telah Anda daftarkan. Proses pencairan biasanya memakan waktu beberapa hari kerja.

Penting untuk selalu memantau status pengajuan Anda melalui kanal yang telah Anda gunakan. Dengan memahami cara mencairkan BPJS Ketenagakerjaan dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, proses pencairan dana JHT Anda akan berjalan dengan mudah dan efisien.

 

Mulyadi

"Seorang penulis profesional yang melintang hampir 3 tahun lebih di berbagai macam media ternama di Indonesia seperti, Promedia, IDN Times, Pikiran Rakyat, Duniamasa.com, Suara Kreatif, dan SwaraWarta."

Recent Posts

Menurut Kalian Mengapa Kita Tidak Merasakan Bumi Berputar? Berikut ini Penjelasannya!

SwaraWarta.co.id - Pernahkah kalian duduk diam di kursi, lalu tiba-tiba teringat bahwa sebenarnya kita sedang…

9 hours ago

Usai Serang Venezuela, Greenland Jadi Target Ambisi Ekspansionis Trump

SwaraWarta.co.id - Usai operasi militer spektakuler yang berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro, pemerintahan Donald…

10 hours ago

Cara Aman Galbay Pinjol dengan Aman dan Kesehatan Mental Tetap Terjaga

SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara aman galbay pinjol? Menghadapi situasi gagal bayar (galbay) pinjaman online tentu…

10 hours ago

Asam Lambung Naik? Ini Cara Mengatasi yang Ampuh dan Alami

SwaraWarta.co.id - Mengalami sensasi terbakar di dada (heartburn) atau rasa pahit di kerongkongan tentu sangat…

10 hours ago

Cara Aktifkan Kartu XL yang Sudah Mati dengan Mudah dan Cepat

SwaraWarta.co.id - Pernahkah Anda mendapati sinyal kartu XL tiba-tiba hilang dan tidak bisa digunakan untuk…

10 hours ago

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

SwaraWarta.co.id - Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru membawa perubahan mendasar, di mana praktik…

1 day ago