Bocah 11 Tahun di Pamekasan Hilang Terseret Arus Sungai Saat Bermain

- Redaksi

Tuesday, 13 May 2025 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bocah Pamekasan yang hilang (Dok. Ist)

Bocah Pamekasan yang hilang (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun bernama Hosairi dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai saat bermain di dekat rumahnya di Dusun Pao, Desa Palesanggar, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan. Kejadian ini terjadi pada Selasa siang (13 Mei 2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Sungai yang biasanya tenang berubah menjadi deras setelah wilayah sekitar diguyur hujan lebat. Menurut informasi yang didapat, Hosairi sedang bermain di sungai bersama temannya. Sayangnya, dia terseret arus, sementara temannya berhasil selamat.

Warga sekitar langsung berusaha mencari korban, dan kejadian ini dilaporkan ke BPBD Pamekasan sekitar pukul 12.00 WIB. Video yang beredar menunjukkan warga ikut membantu pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Petugas dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan relawan SAR dari BPBD Pamekasan langsung datang ke lokasi untuk membantu pencarian. Meski cuaca masih hujan dan arus sungai cukup deras, mereka tetap melanjutkan upaya pencarian, sambil menyusuri jalur sungai.

“Tim sudah ke lokasi, ini cuacanya hujan. Info dari lapangan, arus sungainya lumayan deras. Pencarian sambil terus melakukan pemantauan jalur-jalur sungai. Korban satu orang, satunya lagi selamat,” ujar Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dofir Rosidi.

BPBD juga sudah berkoordinasi dengan Basarnas agar pencarian bisa lebih maksimal. Hingga pukul 14.13 WIB, pencarian masih berlangsung.

Akhmad juga mengimbau agar orang tua lebih berhati-hati, terutama saat musim hujan.

Baca Juga :  Kementerian HAM Dukung Program Pendidikan Militer untuk Tingkatkan SDM Siswa

“Cuaca tidak menentu, kami imbau masyarakat yang memiliki anak kecil tidak bermain di sungai. Khawatir air besar tiba-tiba datang, apalagi tidak bisa berenang, bisa fatal,” katanya.

Berita Terkait

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB