Berita

Jemaah Haji Berihram di Bir Ali, Ini Larangan yang Perlu Diperhatikan

SwaraWarta.co.id – Proses pemberangkatan jemaah haji dari Madinah ke Mekkah masih terus berlangsung hingga 25 Mei.

Salah satu titik penting yang mereka lewati adalah Bir Ali, tempat jemaah mengambil miqat atau memulai niat haji. Tak heran, kawasan ini sangat padat karena dipenuhi jemaah dari berbagai negara.

Calon jemaah haji asal Indonesia pun mengikuti prosedur yang sama, yaitu melaksanakan salat sunnah dua rakaat lalu melafalkan niat ihram di dalam bus. Setelah itu, mereka resmi memasuki kondisi berihram.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ternyata masih banyak jemaah yang belum sepenuhnya memahami apa saja yang dilarang saat berihram, terutama setelah keluar dari Bir Ali dan masuk ke wilayah tanah haram.

Prof. Aswadi Syuhada, seorang konsultan ibadah haji, menjelaskan bahwa ihram bukan hanya soal memakai pakaian putih tanpa jahitan.

Lebih dari itu, ihram adalah kondisi ibadah yang mengharuskan jemaah menjaga diri dari hal-hal yang dilarang secara agama.

“Untuk laki-laki, tidak boleh memakai pakaian berjahit atau menutup kepala. Untuk perempuan, tidak boleh menutup wajah dan telapak tangan,” kata Prof. Aswadi di Bir Ali, Madinah, ditulis Rabu (14/5/2025).

Prof. Aswadi menyampaikan bahwa salah satu kesalahan umum adalah jemaah laki-laki lupa melepas celana dalam. Meskipun terlihat sepele, hal ini bisa membuat mereka terkena denda (dam).

Larangan lainnya adalah menggunakan parfum atau barang-barang yang mengandung pewangi, termasuk sabun wangi. Begitu juga dengan penutup kepala seperti peci atau topi bagi pria.

Bagi perempuan, ada larangan memakai sarung tangan yang ketat seperti sarung tangan motor karena menutup bentuk jari-jari. Yang diperbolehkan adalah penutup tangan longgar yang tidak membentuk lekuk jari.

Menyentuh bagian suci Ka’bah seperti Hajar Aswad atau kain penutup Ka’bah (kiswah) yang diberi minyak wangi tidak membatalkan ihram. Larangan sebenarnya adalah jika seseorang memakai minyak wangi atas inisiatif sendiri.

Jika jemaah tidak sengaja melanggar lebih dari satu larangan sekaligus, misalnya menutup kepala dan memakai sepatu menutupi mata kaki, maka cukup membayar satu kali dam, yakni untuk pelanggaran yang paling berat.

Jemaah yang mampu akan turun di Masjid Dzulhulaifah untuk salat sunnah dua rakaat, lalu kembali ke bus untuk melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Sementara itu, lansia dan penyandang disabilitas diperbolehkan tetap di bus dan cukup melafalkan niat ihram di dalamnya. Hal ini sah secara hukum Islam dan tidak perlu memaksakan diri turun.

“Semua yang kita imbau bukan untuk menyulitkan, tapi agar ibadahnya sah. Sekaligus tidak menimbulkan beban fikih di kemudian hari,” ujarnya.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Mengapa Idlix Tidak Bisa Dibuka? Berikut Penyebab dan Solusi Mudahnya

SwaraWarta.co.id - Bagi para pecinta film dan serial, platform streaming gratis seperti Idlix sering menjadi…

9 hours ago

Kenapa BCA Gangguan Hari Ini? Ini Penyebab, Solusi, dan Update Terbaru 25 Mei 2026

SwaraWarta.co.id - Kenapa BCA gangguan hari ini? Layanan mobile banking BCA, termasuk BCA Mobile dan…

9 hours ago

Armocargo: Solusi Import China dan Jasa Import China yang Praktis untuk Bisnis Modern

Perkembangan perdagangan global membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk mendapatkan produk berkualitas dengan harga…

13 hours ago

Menurut Anda, Apa Itu Konflik? Jelaskan Mengenai Strategi Manajemen Konflik Berdasarkan Model Thomas-Kilmann? Mari Kita Bahas!

SwaraWarta.co.id – Disimak dengan baik-baik, apa itu konflik? Jelaskan mengenai strategi manajemen konflik berdasarkan model…

14 hours ago

Nggak Harus Punya Laptop, Ini 3 Jenis Kerja Online yang Bisa Dikerjakan Pakai HP!

SwaraWarta.co.id - Punya smartphone canggih di genggaman jangan cuma dipakai buat scrolling media sosial sampai…

14 hours ago

6 Cara Melaporkan Bansos yang Tidak Tepat Sasaran dengan Mudah

SwaraWarta.co.id - Melihat tetangga yang punya mobil baru atau rumah bertingkat tapi masih menerima bantuan…

1 day ago