Swarawarta.co.id – Dinas Kesehatan Kota Bogor melaporkan bahwa jumlah korban keracunan yang diduga akibat mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai 210 orang.
Jumlah ini terus bertambah dari data sebelumnya, dengan 34 orang di antaranya masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.
“Total perkembangan kasus dugaan keracunan makanan dari tanggal 7-9 Mei 2025, secara kumulatif total korban yang tercatat sebanyak 210 orang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sri Nowo Retno dalam keterangan tertulis, Minggu (11/5/2015)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut data yang dihimpun, korban keracunan berasal dari delapan sekolah yang menerima MBG dari satu SPPG yang sama.
Dinas Kesehatan Kota Bogor saat ini tengah melakukan investigasi epidemiologis untuk mencari sumber kejadian dan berkoordinasi dengan pihak sekolah serta instansi terkait dalam upaya penanganan.
Dinas Kesehatan juga telah mengambil sampel makanan untuk dilakukan uji laboratorium, namun hasilnya belum diumumkan.
Langkah-langkah ini dilakukan untuk memastikan penyebab keracunan dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
SwaraWarta.co.id – Perubahan sosial adalah hal yang mutlak, jelaskan faktor-faktor fundamental apa saja yang menyebabkan…
SwaraWarta.co.id – Jelaskan contoh perilaku baik dalam rangka memberi dukungan kepada pemerintah demi menyelesaikan sengketa…
SwaraWarta.co.id - Pernahkah kamu merasa pusing atau leher kaku setelah menyantap makanan bersantan atau gorengan?…
SwaraWarta.co.id – Kenapa harga sawit turun drastis? Pernahkah kamu memperhatikan pergerakan komoditas hijau yang satu…
Banyak pengguna Android pernah mengalami masalah yang sama. Awalnya ponsel berjalan lancar, aplikasi terbuka dengan…
SwaraWarta.co.id - Pernah gak sih kamu lagi asyik chattingan di kantor atau kafe, tiba-tiba merasa…