Profil Paus Leo XIV: Paus ke-267 dan Pemimpin Pertama dari Ordo Santo Augustinus

- Redaksi

Friday, 9 May 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Paus Leo XIV (Dok. Ist)

Potret Paus Leo XIV (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Gereja Katolik kini punya pemimpin baru. Kardinal Robert Francis Prevost resmi terpilih sebagai Paus ke-267 dan mengambil nama Paus Leo XIV.

Ia mencetak sejarah sebagai paus pertama dari Amerika Serikat dan juga paus pertama dari Ordo Santo Augustinus.

Robert Francis Prevost lahir di Chicago, Amerika Serikat, pada 14 September 1955. Sejak masa remaja, ia sudah tertarik pada kehidupan rohani dan pendidikan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia belajar di Seminari Minor Augustinian, kemudian melanjutkan ke Universitas Villanova di Pennsylvania, dan meraih gelar sarjana matematika serta belajar filsafat pada tahun 1977.

Tahun itu juga, ia masuk novisiat Ordo Santo Augustinus di Saint Louis. Ia mengucapkan kaul pertamanya (janji religius awal) pada 1978, dan kaul kekal (janji seumur hidup) pada 1981.

Baca Juga :  Hilang 17 Hari, Panwaslu Mimika Ditemukan Tanpa Busana

Setelah itu, ia menempuh pendidikan teologi di Catholic Theological Union di Chicago, lalu lanjut belajar hukum kanonik di Universitas Kepausan Santo Thomas Aquinas (Angelicum) di Roma.

Pada 19 Juni 1982, ia resmi ditahbiskan sebagai imam. Paus Leo XIV punya pengalaman panjang di bidang misi, terutama di Trujillo, Peru.

Selama lebih dari 10 tahun, ia melayani di sana sebagai pemimpin komunitas, pengajar, pembimbing calon imam, dan pastor paroki di daerah miskin.

Tahun 1999, ia kembali ke Amerika dan diangkat menjadi Prior Provinsi Ordo Augustinian. Ia lalu menjabat sebagai Prior Jenderal (pemimpin tertinggi ordo) selama dua periode hingga 2013.

Kariernya makin luas saat Paus Fransiskus menunjuknya sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Chiclayo, Peru, pada tahun 2014. Masih di tahun yang sama, ia ditahbiskan sebagai Uskup Tituler Sufar.

Baca Juga :  Membedah 2 Pendekatan dalam Reformasi BUMN di Indonesia: Menuju Transformasi Menuju BUMN Unggul

 

Pada 2015, ia menjadi Uskup Chiclayo dan aktif dalam Konferensi Waligereja Peru. Ia menjabat sebagai wakil presiden kedua serta ketua Komisi Kebudayaan dan Pendidikan.

Pada 2023, Paus Fransiskus memanggilnya ke Vatikan untuk menjadi Prefek Dikasteri untuk Para Uskup, yaitu pejabat tinggi yang membantu Paus memilih para uskup. Ia juga menjadi Presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin.

Tahun berikutnya, ia diangkat menjadi Kardinal dan menerima gereja tituler Santa Monica. Ia ikut berbagai kegiatan penting seperti Sinode Para Uskup.

Pada Februari 2025, ia resmi masuk dalam kelompok Ordo Para Uskup dengan gelar Gereja Suburbikaria Albano. Ia memimpin beberapa acara penting seperti Misa Yubileum untuk Angkatan Bersenjata dan doa Rosario untuk kesehatan Paus Fransiskus.

Baca Juga :  Pernikahan Anak Ancam Masa Depan, Menteri PPPA Serukan Perlindungan Hak Anak

Dengan pengalaman panjang dan dedikasi tinggi, Robert Francis Prevost kini resmi menjadi Paus Leo XIV, memimpin umat Katolik di seluruh dunia.

Berita Terkait

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya

Berita Terkait

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Berita Terbaru