Rumah Sakit di Gaza Hanya Punya Bahan Bakar untuk Tiga Hari, Ribuan Nyawa Terancam

- Redaksi

Monday, 5 May 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah sakit di Gaza (Dok. Ist)

Rumah sakit di Gaza (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza mengumumkan pada hari Minggu bahwa rumah sakit di wilayah tersebut hanya memiliki persediaan bahan bakar yang cukup untuk tiga hari ke depan.

Jika pasokan tidak segera datang, banyak rumah sakit yang terancam berhenti beroperasi karena tidak bisa menyalakan generator listrik.

“Saat ini, pasokan bahan bakar di rumah sakit hanya cukup untuk tiga hari … Blokade terhadap pasokan bahan bakar untuk rumah sakit akan menghentikan operasi mereka yang menggunakan generator listrik,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak Israel kembali melancarkan serangan militer di Gaza pada 18 Maret lalu, lebih dari 2.400 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 6.400 orang lainnya terluka, menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan Gaza.

Baca Juga :  Sopir Truk di Jawa Timur Gelar Aksi Protes atas Isu ODOL

Kondisi rumah sakit di Gaza pun semakin memprihatinkan. Menurut Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Munir al-Barsh, hingga akhir April hanya 20 dari total 38 rumah sakit di wilayah itu yang masih bisa beroperasi, dan itu pun hanya sebagian.

Ia juga menyampaikan bahwa penutupan akses masuk ke Gaza memperparah situasi. Rumah sakit kesulitan menerima bantuan medis, peralatan, dan bahan bakar yang sangat dibutuhkan.

Serangan Israel pada 18 Maret disebut-sebut dipicu oleh penolakan kelompok Hamas terhadap rencana Amerika Serikat untuk memperpanjang gencatan senjata yang berakhir pada 1 Maret.

Sebagai bagian dari serangannya, Israel juga memutus aliran listrik ke pabrik pengolahan air laut (desalinasi) di Gaza dan menutup jalur masuk bagi truk-truk yang membawa bantuan kemanusiaan.

Baca Juga :  Tragedi Jeju Air: Kecelakaan Maut di Bandara Muan yang Merenggut Ratusan Nyawa

Kondisi ini membuat warga Gaza semakin tertekan, terutama mereka yang membutuhkan perawatan medis. Jika bahan bakar tidak segera disuplai, nyawa ribuan pasien bisa dalam bahaya.

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Berapa Jumlah Gaji 13 Pensiunan? Berikut ini Informasi Terbarunya!
Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!
Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana
Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?
WAR Tiket BTS Kapan? Strategi Gaspol Lawan Antrean Virtual
TPG Mei 2026 Kapan Cair? Ini Prediksi Jadwal dan Cara Cek Penerima

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Thursday, 4 June 2026 - 07:49 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Wednesday, 3 June 2026 - 08:15 WIB

Kenapa Indomaret Tutup Hari Ini? Ternyata Ini Akar Permasalahannya!

Wednesday, 3 June 2026 - 06:12 WIB

Alasan Prabowo Subianto Copot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana

Saturday, 30 May 2026 - 13:29 WIB

Status BLT Kesra 2026: Hoaks atau Fakta?

Berita Terbaru